DERITA ISTRI PERTAMA

DERITA ISTRI PERTAMA
Bab 40


__ADS_3

Waktu berjalan semakin cepat dua minggu sudah Berlian menghilang dari keluarga Wiguna..


Kini kondisi Bunda Hesti juga semakin membaik, kesadarannya berangsur mulai pulih..


Disaat Bunda Hesti membuka mata dirinya mencari Berlian...


"Lian..." ucap Bunda Hesti pelan..


Ayah Wiguna dan Amar sangat senang karena pada akhirnya Bunda Hesti bisa sadar kembali setelah dua minggu koma..


"Bunda..." ucap Amar pelan..


"Mana putriku, mana Berlian dia tidak apa apakan?" ucap Bunda Hesti dengan lemah..


Semua orang bingung dengan ucapan Bunda Hesti..


"Dia baik baik aja Bunda, Berlian sedang berada di rumah."ucap Amar berbohong agar Bundannya tidak syok..


Tak lama setelah itu Dokter Graha datang untuk memeriksa kondisi Bunda Hesti..


"Selamat pagi Ibu, bagaimana kondisi anda saat ini? Apa ada keluhan?" ucap Dokter Graha dengan tersenyum..


Bunda Hesti menatap ke arah Dokter tampan yang ada di depannya..


"Tidak ada Dokter.." ucap Bunda hesti pelan..

__ADS_1


"Baiklah Ibu kalau begitu perbanyak istirahat dulu dan jangan stress." ucap Dokter Graha lalu Dokter Graha pamit untuk keluar..


"Graha" panggil seorang perempuan yang tak lain adalah teman Graha semasa kuliah dia adalah Sekar, Sekar sudah seperti adik buat Graha.


"Kar kenapa kesini?" ucap Graha sembari terus berjalan.. pasti cari Anton ya?" ucap Graha kemudian.


"Ih kamu ini tahu aja Gra? Dimana Anton?" ucap Sekar dengan tersenyum malu..


Anton dan Sekar adalah sepasang kekasih yang telah Graha anggap seperti adiknya sendiri..


"Aku belum melihatnya, aku baru saja sampai." ucap Graha menjelaskan..


"Kemana ya dia." jawab Sekar dengan khawatir..


"Paling kecantol cewek lagi, Awas loh di duain." ucap Graha meledek Sekar..


"Gra parah lo mau ngadu domba aku sama Sekar ya, enggak Sayang maaf tadi aku di kamar mandi.." ucap Anton yang tiba tiba telah berada di belakang keduanya..


"Kita jadi pergi?" tanya Sekar kepada Anton...


"Yah aku di tinggal, terus sama siapa dong?" ucap Graha memohon..


Anton mendekat ke arah Sekar kemudian merangkul bahu kekasihnya..


"Makanya Gra cari istri ya minimal pacar dulu yah agar gak jadi jomblo karatan. Hati hati loh nanti keburu Om Om sudah gak ada yang mau." ucap Anton sembari tertawa renyah..

__ADS_1


"Wah wah pelanggaran ini. Awas aja ya nanti kalau aku sudah bahagia dengan seseorang kalian gak boleh iri." ucap Graha dengan PD nya.


Anton dan Sekar sama sama tertawa.


"Buktiin dulu Gra mana cewek yang mau sama kamu? Kalau ada gak apa apa deh aku jadi supir kamu selama sebulan tanpa digaji." ucap Anton meledek.


"Oke.. awas ya aku pegang janjimu." ucap Graha sembari tertawa..


Setelah melihat Anton dan Sekar pergi Graha kembali keruangannya dan duduk di kursi kebesarannya sembari memikirkan sesuatu..


Bayangan Berlian kembali muncul di fikiran nya.


"Ya Allah kenapa selalu wajah gadis itu yang bermain di otakku." ucap Graha sembari mengacak acak rambutnya.


💔💔💔💔


Satu bulan kemudian akhirnya pengadilan mengabulkan gugatan perceraian yang Berlian ajukan, kini Berlian resmi menyandang status janda. Sesuai apa yang Berlian katakan sebelumnya setelah semua urusannya dengan keluarga Wiguna selesai Berlian berniat merantau di luar Jakarta.


Intan pun sedih melihat Berlian hendak pergi.


"Lian kamu serius dengan keputusanmu ini, terus bagaimana dengan aku." ucap Intan dengan sedih..


Berlian menghampiri sahabatnya kemudian memeluknya..


"Kita masih bisa video call Tan, udah jangan sedih gitu dong." ucap Berlian sembari mereka berpelukan..

__ADS_1


Berlian dan Intan memang sudah lama saling mengenal semenjak sama sama bekerja di Keluarga Wiguna sebagai karyawan Butik milik Bunda Hesti.


Dan Berlian sudah menganggap Intan seperti adik buat dirinya sama seperti Fani...


__ADS_2