DERITA ISTRI PERTAMA

DERITA ISTRI PERTAMA
Bab 06_s3


__ADS_3

Setelah Salsa mengganti pakaiannya kini Salsa merias sedikit wajahnya, tak di sangka dress yang di kasih oleh Amar sangat pas dengan bentuk tubuhnya..


"Cantik..." ucap Amar tanpa sengaja memuji Salsa ketika Salsa keluar dari dalam mobil Amar.


Salsa terlihat tersipu malu, hatinya dag dig dug mendapatkan pujian dari lelaki yang kini sedang berada di sampinganya.


"Kita mau kemana Mas?" tanya Salsa sedikit agak canggung..


"Kita cari makan dulu di sekitar sini ada restoran yang sangat enak, disana menyediakan aneka menu yang di jamin bikin nagih." ucap Amar dengan percaya diri..


Salsa pun hanya tersenyum dan kemudian mengangguk..


Amar sampai tak berkedip menatap cantiknya wajah Salsa, hal itu tentu membuat Salsa menjadi salah tingkah..


"Mas jangan menatapku seperti itu dong aku kan jadi malu.." ucap Salsa sembari tertunduk karena malu..

__ADS_1


Amar pun tersenyum dan kemudian meminta maaf..


"Iya Sa maaf ya habis kamu terlihat beda si dari biasanya. Dan aku merasa beruntung jika bisa memilikimu." ucap Amar tanpa sadar terlontar kata yang selama ini dia pendam..


Salsa merasa bingung setelah mendengar ucapan Amar..


"Maksud Mas Amar apa? Salsa menjadi bingung deh." ucap Salsa sembari tersenyum..


"Sa ada satu hal yang ingin aku kasih tahu sama kamu, Sa aku mau jujur kalau aku sayang sama kamu apa kamu mau menjalin hubungan ini denganku?" tanya Amar sembari menatap Salsa dengan pandangan yang membuat Salsa merinding..


Melihat Salsa diam membuat Amar ciut nyali.


"Maafkan aku Sa, aku tahu kok aku gak pantas buat kamu apalagi kamu tahu sendiri masalakuku itu seperti apa? Aku pernah gagal dua kali dan aku juga hanya seorang mantan napi, ya sudah ayo kita makan aja dan kamu lupakan apapun yang aku katakan tadi ya?" ucap Amar sembari menunduk karena malu..


Salsa menjadi tak enak hati setelah mendengar ucapan Amar..

__ADS_1


"Mas bukan begitu maksudku, aku hanya kaget saja tadi aku gak nyangka Mas akan ngomong ini. Mas kan tahu selama ini aku gak pernah berpacaran jadi aku bingung harus bagaimana. Tapi bukan maksud aku untuk membuat Mas merasa gak enak hati aku mau kok Mas menjalin hubungan sama kamu Mas." ucap Salsa. Jawaban Salsa membuat hati Amar benar benar berbunga bunga..


Amar serasa kena syok jantung setelah mendengar jawaban Salsa..


"Sa kamu gak bercanda kan? Apa kamu hanya sedang mempermainkan perasaanku?"tanya Amar seolah masih gak percaya dengan ucapan Salsa..


Salsa pun menjadi ketawa melihat tingkah Amar yang menurutnya itu lucu..


"Mas aku itu seorang aparatul negara mana mungkin aku bercanda apalagi ini masalah hati. Jika aku boleh jujur aku juga punya perasaan yang sama seperti yang Mas rasakan. Dan aku janji aku akan belajar menjadi seseorang yang baik buat Mas." ucap Salsa lagi lagi membuat Amar tak percaya..


Amar pun sepontan langsung memeluk Salsa..


"Makasih ya Sa, aku janji aku akan menjadi seseorang yang baik buat kamu, dan aku janji aku gak akan melakukan kesalahan yang sama lagi. Aku ingin mencintaimu karena Allah dan aku ingin menghabiskan sisa umurku hanya denganmu.." ucap Amar sembari memeluk Salsa..


Salsa merasa terharu dan juga bahagia, Salsa bisa melihat kejujuran dimata Amar..

__ADS_1


__ADS_2