DERITA ISTRI PERTAMA

DERITA ISTRI PERTAMA
Bab 33_s3


__ADS_3

Amar langsung menemui Aya di dalam kamarnya, Aya nampak sangat senang karena melihat Amar yang membawa sebuah boneka besar untuknya.


"Om Amar itu apa?" tanya Aya dengan polosnya..


Amar pun langsung tersenyum dan kemudian memeluk sang keponakan yang paling dia sayangi..


"Ini untuk Aya, kan besok Aya ulang tahun jadi Om bawa hadiahnya sekarang. Takutnya besok Om sibuk gak sempat deh cari hadiah buat kamu sayangku.." ucap Amar sembari memberikan boneka yang dia bawa kepada Aya...


Aya pun nampak sangat senang dan bahagia karena mendapatkan hadiah yang sangat dia inginkan...


"Terima kasih Om, Aya sayang banget sama Om.." ucap Aya sembari memeluk Amar dan mencium pipinya..


Graha yang melihat kedekatan Aya dan sang kakak pun ikut senang, karena ternyata Amar benar benar berhasil menerima mereka dengan lapang dada, berhasil melupakan bahwa dulu Berlian adalah wanita yang paling di cintai oleh Amar.


"Yah kok Ayah gak ikut di peluk, Ayah nangis deh." ucap Graha sembari menghampiri Aya dan Amar..


Aya dan Amar langsung menengok kearah belakang mereka dan melihat Graha tengah berdiri disana..

__ADS_1


"Ayah.. Aya juga sangat sayang sama Ayah.." ucap Aya sembari berlari dan langsung memeluk Graha...


Amar pun nampak bahagia melihat Graha dan Berlian berhasil mendidik Aya dengan sangat baik..


Graha pun tersenyum..


"Aya sudah bilang terima kasih sama Om Amar belum, terus Aya mau meminta hadiah apa sama Ayah dan Bunda?" tanya Graha sembari tersenyum..


Aya pun mengangguk dan kemudian tersenyum..


"Sudah Ayah,, Aya mau nanti Ayah sama Bunda memberikan Aya adik yang cantik." ucap Aya sembari tersenyum...


"Baiklah anak cantik, ya sudah ayo kita ke meja makan ajak juga Om Amar biar makan bersama." ucap Graha sembari tersenyum..


Aya pun langsung menarik tangan Amar dan kemudian ketiganya berjalan beriringan menuju meja makan..


Berlian pun melihat mereka bertiga sedang berjalan menuju meja makan..

__ADS_1


Berlian langsung tersenyum melihat sang suami dan sang mantan 😂😂 sedang berjalan beriringan.


"Ayo kita sarapan sekarang, semuanya sudah siap." ucap Berlian sembari menata piring diatas meja makan..


Opa Rahman yang baru keluar dari dalam kamarnya pun kaget melihat Amar yang telah berada di rumah mereka pagi pagi sekali..


"Amar cucuku kamu sudah disini? Mana Salsa koj dia gak di ajak?" tanya Opa Rahman sembari tersenyum..


Amar pun langsung bangun dari duduknya dan kemudian berjalan menghampiri sang Opa dan mencium punggung tangan Opa Rahman..


"Assalamualaikum Opa, Salsa kerja Opa jadi aku datang sendiri.." ucap Amar sembari tersenyum..


Setelah semua keluarga berkumpul kini mereka pun sarapan bersama dengan hikmat dan tenang..


Hari ini Graha libur kerja karena hari ini Graha akan membantu Berlian untuk menyiapkan semua keperluan untuk merayakan ulang tahun sang putri yang ke 7 tahun...


Graha pun tersenyum kearah Aya yang sedang lahabnya menghabiskan rotinya.. Graha jadi bernostalgia ke masalalunya bagaimana dulu perjuangannya menyakinkan hati Berlian sang istri hingga pada akhirnya mereka di beri kepercayaan dengan lahirnya Cahaya..

__ADS_1


Setelah selesai sarapan Amar pun berpamitan untuk segera kekantor karena ada mettting dadakan..


Setelah Amar pergi, Graha dan Berlian pun bersiap untuk berangkat berbelanja ke supermarket untuk berbelanja segala keperluan untuk merayakan acara ulang tahun Cahaya...


__ADS_2