DERITA ISTRI PERTAMA

DERITA ISTRI PERTAMA
Bab 65


__ADS_3

Berlian kini tengah berada di kamarnya, sedangkan Graha menunggu Berlian yang sedang bersiap untuk menghadiri sebuah acara yang akan mereka hadiri bersama..


Graha menunggu dengan sabar tak lama setelah itu Berlian turun dengan berdandan sangat cantik..


"Kamu sangat cantik hari ini sayang." ucap Graha sembari memegang tangan Berlian.


Berlian tersipu malu mendengar ucapan Graha.


"Mas Gra bisa saja..." ucap Berlian sembari tersipu malu...Graha tersenyum bahagia melihat Berlian menatapnya dengan penuh cinta...


Setelah itu Graha dan Berlian menghadiri acara konversi pers yang di adakan oleh Opa Rahman mengenai rencana pernikahan Graha dan Berlian..


"Mas aku malu deh." ucap Berlian ketika masih berada di dalam mobil..


"Udah jangan takut kan ada Mas." ucap Graha sembari tersenyum.


Acara pun kini di mulai ada beberapa wartawan yang sedang meliput berita mengenai Graha dan Berlian.


Disana ada salah seorang yang mengenal Berlian sebagai mantan istri dari Amar Alamsyah..


"Maaf bukannya Nona Berlian adalah mantan istri dari Tuan Amar Alamsyah." tanya seorang wartawati yangs sedang meliput berita tentang mereka..

__ADS_1


Berlian tertunduk merasa membuat malu Opa dan Graha, semua orang akan tahu bahwa Cucu seorang pengusaha sukses menikahi seorang janda tanpa anak..


Opa yang melihat raut wajah Berlian pun mencoba menjawab pertanyaan dari wartawati tersebut..


"Memang Berlian ini pernah menikah, tapi gak ada salahnya bukan jika memang Tuhan mengizinkan mereka untuk hidup dalam ikatanpernikahan." ucap Opa Rahman mencoba membela Berlian..


Graha tersenyum melihat sikap sang Opa yang ternyata mampu menerima Berlian 100%..


"Iya memang calon istri saya pernah menikah dan saya menerima apapun kondisi dari calon istri saya, karena saya mencintainya menggunakan sepenuh hati saya bukan hanya untuk prioritas atau sebagainya." ucap Graha semakin membuat tenang hati Berlian..


Setelah acara konversi pers selesai Berlian dan Graha berserta Opa Rahman kembali ke rumah yang mereka tempati..


"Opa maafkan Lian, karena Lian telah membuat Opa malu." ucap Berlian sembari tertunduk..


Berlian tersenyum dan kemudian mencium tangan Opa Rahman dengan penuh kasih sayang..


"Iya Opa terima kasih ya." ucap Berlian sembari tersenyum..


Graha tersenyum melihat pemandangan yang tak biasa melihat raut bahagia di wajah sang Opa..


🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿

__ADS_1


Satu minggu kemudian datang kemana pada hari ini adalah hari paling bahagia buat Graha dan Berlian..


yaitu hari dimana Graha dan Berlian akan mengikat janji suci sehidup semati..


Berlian nampak sangat cantik mengenakan gaun pernikahan modern yang berhiaskan permata di Bagain dadanya membuat aura kecantikan Berlian terpancar..


Graha pun terlihat sangat tampan dengan setelan jas berwarna putih menambah aura ketampanan yang Graha miliki terpancar jelas.


Graha pun sangat bahagia melihat Berlian dengan balutan gaun pengantin yang membuatnya menambah besar cinta yang Graha miliki...


Graha dan Berlian kini telah berada du hadapan sang penghulu, dengan lantangnya Graha mengucapkan ijab qobul dan semua tamu undangan mengatakan sah dengan serentak..


Raut bahagia terlihat di wajah Berlian dan Graha akhirnya perjuangan Graha menanti Berlian selama hampir 6 tahun tak sia sia..


Berlian tersenyum ke arah Graha..


"Terima kasih ya Mas, tolong bimbing aku dan ingatkan aku jika aku salah." ucap Berlian pelan..


Di luar gedung terlihat raut bahagia dari seorang wanita yang tak kuasa menahan tangis bahagia..


"Selamat menempuh hidup baru putriku, semoga kamu selalu bahagia." ucap Bunda Risa dengan pelan....

__ADS_1


Bunda Risa hanya mampu menghadiri acara pernikahan Berlian dari jauh dan kemudian menitipkan sebuah kado kecil untuk sang mempelai setelah itu Bunda Risa pergi dengan menahan airmata bahagianya...


__ADS_2