DERITA ISTRI PERTAMA

DERITA ISTRI PERTAMA
Bab 86_s2


__ADS_3

Di dalam kamar yang terpisah Bunda Hesti menangis mengingat apa yang suaminya katakan.Hatinya merasa pedih Bunda Hesti mengerti bagaimana perasaan sama mantan istri dikala itu.


" Kenapa Ayah tega melakukan ini sama Bunda, seolah Ayah membuat Bunda menjadi seorang wanita yang tega merebut suami orang bahkan Ayah menyembunyikan ini selama bertahun-tahun." jerit hati Bunda Hesti.


sementara itu Ayah Wiguna masih termenung di dalam kamarnya, Ayah Wiguna tahu bahwa Bunda Hesti kecewa namun semua sudah terjadi yang ada hanyalah sesal yang berkepanjangan.


"Maafkan Ayah Bunda Ayah tahu Bunda pasti kecewa tapi ini semua diluar dugaan Ayah. tanpa disengaja Ayah bertemu dengan orang-orang yang telah Ayah sakiti maafkan Ayah Bunda." ucap Ayah Wiguna sembari menatap langit-langit kamarnya.


Rasa kecewa yang diterima oleh Bunda Hesti tidak sebanding dengan rasa kecewa yang telah Maheswari terima dulu.Seandainya waktu bisa terulang kembali mungkin tidak ada yang pernah melakukan kesalahan namun seperti apapun kita berusaha sesuatu yang terlewatkan tidak akan pernah kembali terulang..


Didalam kesendiriannya Bunda Hesti berpikir keras jika dirinya marah untuk apa semuanya sudah terlewatkan begitu jauh bahkan setelah 30 tahun yang lalu dan kini Maheswari pun telah meninggal dunia.

__ADS_1


Bunda Hesti mencoba untuk berlapang dada dan menerima semua masa lalu suaminya karena dia pun menyadari bahwa tidak ada satu manusia pun yang sempurna karena kesempurnaan hanyalah milik Allah Subhanahu Wa Ta'ala.


Dalam kesendiriannya Bunda Hesti pun berfikir dan berniat untuk mengunjungi kediaman Prawira,menemui Opa Rahman selaku ayah dari Maheswari wanita yang yang telah dia rebut suaminya.


pada keesokan harinya, Bunda Hesti mengunjungi kediaman Prawira dan berniat untuk menemui Opa Rahman. Ayah Wiguna pun bertanya.


"Bunda mau kemana? Tolong maafkan Ayah Bunda Ayah tahu Bunda pasti kecewa. Ayah hanya ingin jujur terhadap Bunda karena Ayah sangat tersisa menyimpan semua ini dari Bunda." ucap Ayah Wiguna sembari memegang kedua tangan sang istri.


" Sudahlah Ayah Lupakanlah semuanya Anggaplah semua ini sebagai pembelajaran untuk kita Bunda tahu Dan bunda juga mengakui bahwa hati Bunda sangatlah sakit namun mau seperti apapun semua itu telah terjadi dan sekarang Bunda minta sama Ayah untuk memperbaiki semuanya." ucap Bunda Hesti.


Ayah Wiguna pun menatap kearah sang istri, kemudian membalas pelukannya.

__ADS_1


" Terima kasih atas pengertian Bunda, Ayah akan mencoba memperbaiki segalanya dan Ayah minta Bunda bersedia membantu Ayah untuk meyakinkan kan Om Rahman agar mau memaafkan Ayah." ucap Ayah Wiguna lirih.


Bunda Hesti pun tersenyum kemudian berpamitan untuk pergi namun Bunda Hesti tidak berterus terang Ke mana arah dan tujuannya.


"Ayah Bunda mau ke butik dan mungkin pulangnya agak larut dan doakan Bunda agar semua urusan Bunda cepat selesai dan kita bisa bahagia seperti dulu." ucap Bunda Hesti sembari tersenyum.


🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿


Dilain tempat Berlian sedang memandikan sang buah hati kemudian Graha datang dari arah belakang dan dengan Sigap membantu Berlian sang istri.


"Sayang apa yang bisa dibantu, ingat ya ya kamu nggak perlu capek-capek nanti akan ada baby sister yang merawat anak kita.Tugas kamu hanya satu tetap jaga kesehatan kamu dan selalu ada disampingku." ucap Graha dengan lembut.

__ADS_1


__ADS_2