How Way Us Fell In Love

How Way Us Fell In Love
107


__ADS_3

"Ya gitu, btw dia mantan Jevano. Mantan Jevano satu-satunya, dan itu Yura. Yura masih sayang sama Jevano, gak tau deh kalo Jevano nya ya. Semalam aja pas Jevano kecelakaan Yura bela-belain balik ke Indonesia dari Paris, banyangin deh jauhnya Paris" Jelas Leon.


"Curhat bro?" Tanya Jino tekekeh pelan membuat Leon mendelikkan matanya malas.


"Itu Perempuan yang dia putus gara-gara kamu itu kan?" Tanya Jino dan Leon pun menganggukkan kepalanya.


"Sampe sekarang aku masih rada gak baik gitu sama si Jevano, dia salah paham terus ke aku. Padahal cewenya juga yang gatal," Jelas Leon.


"Lah tapi kamu suka?" Tanya Jino terkekeh.


"Her body, she give me her body free to me" Ungkap Leon.


"beneran?!" Tanya Jino tak percaya membuat Leon menganggukkan kepalanya. "Jevano tahu?" Tanya Jino.


Leon pun menggelengkan kepalanya, "Gak tahu. Aku yang pertama, dia hamil anak aku. Makanya dia bisa dapat beasiswa ke Paris, Kakek aku yang handel semua, semua kelaurga aku tahu kecuali Aurel" Jelas Leon.


"Eh gila? Sumpah?" Tanya Jino yang masih tak percaya membuat Leon menganggukkan kepalanya.


"Anak kamu?" Tanya Jino lagi.


"Iya, tapi aku gak bakal nikahin Yura. Gak akan pernah, aku cuma biaya in hidup mewah dia yang gila yang itu" Jelas Leon.

__ADS_1


"Heh sumpah gilak Leon? Kamu masih SMA dan udah? Udah jadi bapak?" Tanya Jino heboh namun memelankan suaranya.


"Cuma kamu aja yang tahu, jaga rahasia deh. Aku tahu kamu bisa jaga rahasia ini, makanya aku kasih tahu. Sekarang anak aku di Paris, di rawat sama baby sister disana" Jelas Leon.


"Pantesan," Ucap Jino.


"Apa?"


"Liburan semalam kamu ke Paris kan?" Tanya Jino membuat Leon menganggukkan kepalanya.


"Lahiran dia," Jelas Leon.


"Ya gak ada sih, mereka oke-oke aja dan ngebiarin itu. Tau sendiri lah gimana keluarga aku kan?" Tanya Leon tekekeh.


"Iya sih,"


"Tapi keluarganya Yura gak tahu kalo dia udah hamil, dan disana cuma tahunya kalo Yura ya belajar aja. Orang tua dia mikirnya Yura emang beneran dapat beasiswa disana jalur prestasi anaknya," Jelas Leon.


...🙏🏻🙏🏻🙏🏻...


Keesokan harinya, seusai Jani semalam Carisa selepas sekolah akan mengunjungi apartemen Jino. Carisa juga sudah meminta izin dengan Ayu da Saka, dan keduanya pun mengizinkannya.

__ADS_1


Karena Bunda Jino, sudah menelepon orang tua Carisa.


"Em... Jino" Panggil Carisa saat Jino melewati depan kelasnya.


"Iya kenapa Ca? Nanti jadi kan?" Tanya Jino.


"Eh kalian mau kemana?" Tanya Aurel penasaran.


"Mau ke apartemen Jino, eh jangan bilang Naufal sama Jevano ya Rel" Pinta Carisa.


"Sesayang itu kamu sama Jevano? Sampe gak mau dia tahu kalo kita keluar bareng Ca?" Batin Jino.


"Eh mau ngapain dulu??" Tanya Aurel heboh.


"Bunda aku pengen ketemu sama Carisa, udah lama gak ketemu. Besok bunda aku mau balik ke Bandung," Jelas Nino membuat Aurel menganggukkan kepalanya mengerti.


"Oke deh kalo gitu, aku tutup mulut kok Ca dengan rapat" Ucap Aurel sambil menutup mulutnya. "Janji, eh itu kayaknya Naufal sama Jevano udah nunggu di depan" Ucap Aurel.


"Eh Rel, kamu ajak Jevano ngomong dulu. Aku mau ngomong penting sama Jino" Pinta Carisa.


"Oke siap!"

__ADS_1


__ADS_2