How Way Us Fell In Love

How Way Us Fell In Love
147


__ADS_3

"Kamu mau makan apa Rin? Nih menunya, nanti kami pesan aja" Ucap Naufal


"Aku udah gak selera makan ngelihat kalian berdua kayak gini di depan aku," Ucap Rina membantin kesal pada Naufal.


"Okey," Jawab Rina lalu melirik dan membolak-balikkan daftar menu, lalu memanggil pelayan untuk memesan.


"Rin kamu rencana kuliah kemana?" Tanya Aurel basa-basi.


"Belum tau, kamu?" Tanya Rina.


"Aku ikut Naufal, kita bakal kuliah ke luar negeri bareng" Jawab Aurel pamer.


"Ah... iya? Senang dengarnya," Bohong Rina.


"Rin aku pengen langsung ke poinnya aja, sebenarnya aku ngajak ketemu sama kamu kayak gini. Ada yang pengen aku sampein ke kamu," Jelas Naufal.


"Apa?"


"Uem... Rin kita udah balik lagi kayak dulu, aku pengen Aurel jadi tempat persinggahan aku yang terakhir kalinya. Aku juga mau ngejaga Aurel, aku sayang banget sama dia" Ucap Naufal tiba-tiba.


Dan ini tidak atas permintaan Aurel sendiri, dan ini memang kemauan Naufal karena tidak ingin bersandiwara terlalu jauh dan memilih untuk langsung to the point saja, pikirnya akan lebih baik.


Rina pun menganggukkan kepalanya mengerti, menggulum bibirnya dan menatap keduanya secara bergantian. "Aku... senang kalian bisa balik kayak dulu lagi," Jawab Rina.


"Bohong, kamu mau nangis kan? Maaf Rin," Batin Aurel.

__ADS_1


"Semoga kalian bahagia ya?" Ucap Rina.


"Pasti Naufal sama aku sama-sama sayang kok. Gak ada yang bisa ganggu hubungan kita, iya kan sayang?" Tanya Aurel sambil menggaet lengan Naufal mesra.


Naufal pun menatap Aurel sayang dan menggenggam tangan Aurel yang menggaet lengannya, "Iya sayang. Kamu satu-satunya perempuan yang aku cintai setelah Mama," Ucap Naufal menatap Aurel dalam penuh arti.


"Apa-apaan ini? Apa Naufal sengaja ngajak aku makan malam cuma buat lihat kemesraan mereka? ****! Apa ini permintaan Aurel karena cemburu?" Batin Rina.


Rina menahan air matanya yang hampir berkaca-kaca itu, kali ini dia harus menahan harga dirinya.


"Eh makan dulu yuk, makanan kamu udah datang juga Rin. Aku lapar," Ucap Aurel.


Rina pun berusaha untuk bersikap dengan elegan, karena ini menyangkut harga dirinya. Rina pun mengakuinya kalau dirinya salah, karena sudah menganggu hubungan Aurel dan Naufal.


Dan itu sudah kedua kalinya.


...πŸ™πŸ»πŸ™πŸ»πŸ™πŸ»...


Jevano baru saja membanting tubuhnya di atas kasur empuk miliknya, rasanya lega sekali saat tertidur di atas kasur. Seluruh badannya, hingga kepalanya terasa lelah sekali setelah beraktivitas tiada hentinya sejak tadi pagi hingga sekarang menujukkan pukul 10 malam.


"Duh malas banget lagi mau mandi," Ucapnya sambil memejamkan matanya.


"Tapi kalo aku gak mandi sekarang, besok pagi malah makin pegel" Ucapnya langsung memilih untuk bangkit dan memaksakan diri untuk mandi dengan segera.


Setelah 20 menit berada di kamar mandi, Jevano pun keluar dari kamar mandi dengan rambut basahnya. "Seger banget gila," Gumamnya sendiri.

__ADS_1


"Jadi gak ngantuk, lihat hp aja deh bentar. Siapa tahu ada yang penting, seharian gak buka juga" Gumam Jevano.


...Room Chat ...


Carisa :


Jev udah sampai rumah?


^^^Jevano:^^^


^^^Udah cantik^^^


^^^Kamu istirahat ya^^^


^^^Besok aku jemput kayak biasa^^^


^^^Goodnight swetieπŸ’—^^^


...Room Chat ...


Yura:


2 Minggu lagi aku balik Jev


Bisa tolong jemput aku di bandara?

__ADS_1


read


__ADS_2