
Disini aja, aku mau lihat lebih dekat" Ucap Jevano kembali menepuk-nepuk brangkar yang memang lumayan lebar untuk satu orang, bahkan cukup untuk di tiduri oleh 3 orang.
"Tapi," Ucap Carisa megantung.
"Kamu bilang kita pacaran, pasti kita pernah kayak gini juga kan? Apalagi kamu bilang kita minggu depan mau tunangan," Ucap Jevano spontan.
"O..oh iya," Jawab Carisa memberanikan dirinya dengan perasaan yang gugup untuk menaiki brangkar itu dengan pelan-pelan dan hati hati di sebelah kiri Jevano.
Cariaabpun membuka ponselnya segera, dan membuka akun Instagram milik orang tua Jevano.
"Ini Mama kamu, Ini Papa kamu dan ini kamu" Ucap Caidaa memperkenalkan kedua orang tua Jevano pada Jevano.
"Mama?" Tanya Jevano. "Nama Mama sama Papa aku siapa? Tanya Jevano.
"Ini namanya Mama Tiara, ini Papa Deri. Kalo nama kamu itu namanya Jevano Mefaza, nah kamu itu anak tunggal di keluarga kamu dan kamu gak punya saudara kandung. Sama kayak aku, kita sama-sama anak tunggal. Terus, kamu itu anaknya kalo di sekolah lumayan bandel, suka cabut. Tapi kamu pintar," Malas Carisa.
Jevano pun terkekeh kecil, "Masa aku kayak gitu? Emang ada orang begitu?" Tanya Jevano yang sedang menertawai dirinya sendiri.
__ADS_1
"Ya ada, kan kamu. Gimana sih," Sahut Carisa terkekeh kecil.
"Oh iya kamu itu anaknya humble banget, baik, anak klub basket juga sih, kamu punya 3 teman dekat eh ralat. 4, ada Aurel, Haris, Reno, sama Naufal. Nah ini dia foto kalian berempat, disini gak ada Aurel tapi" Jelas Carisa menunjukkan foto Jevano bersama teman-temannya.
"Ini Naufal, Haris, sama Reno" Ucap Carisa sambil menunjukkan pada Jevano.
"Kalo Aurel?" Tanya Jevano.
"Nah ini Aurel," Tunjuk Carisa pada layar ponselnya yang menampilkan foto Aurel.
"Aurel ini temenan dekat sama aku, kita satu kelas" Jelas Carisa.
"Kamu," Ucap Jevano menatap Carisa.
"Huh? Aku?" Tanya Carisa.
"Iya, tentang kamu. Aku penasaran, gimana kita bisa pacaran?" Tanya Jevano.
__ADS_1
Carisa pun mengedip-ngedipkan matanya, "Gak usah penasaran, mending kamu tidur. Isitrhat udah malam," Ucap Cadiaa langsung bangkit dari brangkar Jevano dan menuju sofa untuk segera tidur.
"Good night Carisa" Ucap Jevano namun gadis itu tak bergeming.
...🙏🏻🙏🏻🙏🏻...
Tiara baru saja bangun dari tidurnya, semenjak kemarin sore Tiara tertidur lelap. Dengan Ayu yang setia menemani Taira di sebelahnya, Tiara pun mengerjakan matanya berkali-kali. Lalu duduk di atas kasur, dan melihat Ayu yang masih tidur di kasur sebelahnya.
Tiara hendak mencari ponsel miliknya, namun tak menemukannya.
"Yu" Panggil Tiara membangumkan temannya.
"hmmm," Sahut Ayu yang terlihat enggan bangun dari tidurnya.
"Udah jam berapa Yu? Ke rumah sakit yuk, aku pengen lihat Jevano" Ucap Tiara.
Ayu pun langsung membuka matanya, dan duduk di atas kasar perlahan. "Jevano udah sadar kok, tadi malam" Ucap Ayu semangat seperti orang yang bukan baru saja bangun dari tidurnya.
__ADS_1
Mata Tiara langsung berbinar, "Kamu serius? Kamu gak bercanda kan?" Tanya Tiara.
"Engga Ra, astaga. Mana mungkin kan aku bohong, yaudah kamu cepetan mandi. Biar kita ke rumah sakit sekarang," Ajak Ayu segera bersiap.