
"Jadi Mama minta tolong, kamu jagain Carisa dulu ya? Kalo dia kumat lagi, peluk aja. Kata Mama nya gitu semalam, Mama lupa bilang ke kamu" Jelas Tiara di balik telepon setelah menceritakan penyebab Carisa seperti itu.
Jevano pun menghela nafasnya kasar, dan melirik Carisa yang tertidur lelap. "Hm iya Ma, Jevano jagain Carisa kok" Jawab Jevano menurut pada Mamanya.
"Mama kayaknya pulang tengah malam bareng Papa, kamu tidur di kamar mana aja. Suruh dulu Binimah bersihin kamar tamu, Carisanya jangan di bangunin" Peringat Tiara
"Jevano tidur di sofa kamar aja deh Ma," Jawab Jevano yang malas keluar dari kamarnya
"Jangan macam-macam kamu ya?!" Pekik Tiara.
"Hih! Mama mira anak Mama mau berbuat yang enggak-enggak gitu? Gak kali Ma, Jevano gak ada niatan" Jawab Jevano malas.
"Iya deh iya Mama percaya, awas aja ya kamu!" Peringat Tiara tegas.
"Iya Ma, Jevano gak ngapa-ngapain kok. Ntar kalo tiba-tiba hujan terus Carisa kumat gimana? yang repot siapa? Vano juga kan?" Tanya Jevano.
"Ya udah terserah kamu, yang penting jangan tidur satu ranjang aja" Jelas Tiara.
"Iya Maa..." Jawab Jevano lembut.
"Mama tutup, kerjaan Mama masih banyak" Ucap Tiara langsung mematikan sambungan teleponnya.
...🐈⬛🐈⬛🐈⬛...
"Pagi Ca, baru bangun?" Tanya Jevano yang baru aja masuk ke kamar.
Carisa baru saja bangun dari tidurnya, dan langsung terduduk di atas kasur Jevano dengan mata yang terlihat berat dan bengkak karena menangis tadi malam.
"Pagi juga Jev, tadi malam aku ngerepotin banget ya? Maaf, kamu tidur dimana tadi malam?" Tanya Carisa.
"Aku tidur di sofa kamar, gak kok kamu gak ngerepotin. Mau sarapan dulu gak?" Tanya Jevano dan Carisa pun menggelengkan kepalanya ringan.
"Ini minum dulu, biar hangat perutnya. Ini wedang jahe tadi pagi sebelum ke kantor Mama buatin buat kamu," Ucap Jevano memberikan segelas wedang jahe hangat untuk Carisa.
"Aaaa gak suka... pasti gak enak di tenggorokan..." Rengek Carisa.
"Coba dulu, dikit aja deh gak papa. Biar enakkan, kepalanya pasti masih pusing kan?" Tanya Jevano perhatian.
__ADS_1
"Sedikit," Cicit Carisa.
"Iya sedikit," Ucap Jevano melemebut membuat Carisa pasrah dan terpaksa meminum wedang jahe itu.
"Habisin ya Ca, Mama bangun pagi-pagi banget lo buat buatin kamu wedang Jahe" Ucap Jevano sebelum Carisa meneguk minuman itu.
Carisa pun menghela nafasnya kasar, dan dengan sedikit keraguan. Carisa pun meminumnya dengan perlahan dengan Jevano yang mengawasi ah tidak, majsunya Jevano menatap Carisa dan berhadap kaalu Carisa akan menghabiskan minuman itu.
Carisa dengan perasaan tak enak pun, langsung meneguk segelas habis wedang jahe itu dan memberikan gelasnya pada Jevano saat sudah habis.
"Lucu banget mukanya," Kekeh Jevano menepuk-nepuk kepala Carisa gemas.
Carisa pun memanyunkan bibirnya kesal, "Tante mana? Udah berangkat kerja ya sama Om?" Tanya Carisa.
Jevano pun menganggukkan kepalanya, "Mama nitip ini tadi" Ucap Jevano memberikan sticy note titipan Mamanya pada Carisa.
"Carisa maaf banget ya, Tante gak bisa nemenin kamu. Padahal ini hari Minggu :(, Tante sama Om lagi ada urusan mendesak di luar kota dan harus di urus secepatnya. Wedang jahenya kamu minum ya? Kalo mau lagi di dapur masih ada kok, tanya aja ke Bi Inah. Tante panik banget tadi malam pas tahu kamu kambuh dari Jevano, Tante juga udah cerita kok sama Jevano soal trauma kamu. Maaf ya kalau itu buat kamu gak nyaman, hari ini kamu di temenin sama Jevano dulu ya? Have fun cantiknya Tante!."
^^^Tante Tiara^^^
Carisa menghela nafasnya kasar, 'kruk kruk' bunyi dari perut Carisa membuat Jevano dan Carisa snsdiir memandangi perut Carisa.
"Astaga... ini perut bikin malu aja!" Jerit Carisa dalam hati merutuki perutnya sendiri.
"I..iya" Jawab Carisa malu.
"Ya udah kamu cuci muka dulu, bersih-bersih" Suruh Jevano. "Oh iya tadi malam aku bawain pakaian buat kamu, ada di kamar mandi ya di dalam paper bag. Pakai yang kamu suka aja, jangan di pakai semua" Hhvao Jevano membuat Carisa binggung bukan main.
"Hah?" Tanya Carisa.
"Udah sana bersih-bersih, nafas kamu bau!" Ucap Jevano. menggoda Carisa, padahal nyatanya bau nafas Carisa sama sekali tidak tercium.
Dengan refleknya Carisa langsung menutup mulutnya dengan kedua tangannya, "Serius kamu Jev??" Tanya Carisa heboh sendiri.
"Hehe bercanda kok Ca, aku tunggu di bawah ya! Mau ngasih makanan Jeca dulu" Ucap Jevano meninggalkan Carisa di kamar.
...Room Chat...
__ADS_1
Reno :
*mengirimkan gambar*
Vano, kamu trending nih sama Rina di forum sekolah wkwkwk
Haris :
Di kira pacaran gak tuh
Jevano :
Siapa sih jahil banget, ngambil foto sembarangan. Mana di posting di akun gosip sekolah lagi dih
read
Jevano menatap kesal pada layar ponselnya, dimana ada seseorang yang diam-diam mengambil fotonya bersama Rina kemarin sore.
Saat sedang makan bersama dan di foto itu terlihat jelas kalau Jevano dan Rina seperti sepasang kekasih remaja, karena keduanya sama-sama tertawa entah hal apa yang membuat keduanya tertawa lepas seperti itu.
Jevano pun langsung menghubungi admin dari pemilik akun itu, dan meminta untuk menghapus foto tersebut. Tentu saja Jevano mengumpat pada pemilik akun itu, hingga membuat pemilik itu ketakutan bukan main karena di ancam oleh Jevano.
Hingga membuat admin forum sekolah pun, memilih untuk menghapus foto itu.
Rina tersenyum tipis, saat melihat foto yang di upload di forum sekolah itu dan sedang membaca beberapa komentar positif yang di tujukan untuknya.
"Wah Rina sama Jevano kalo kayak gini cocok juga aku kira Rina itu tipe cewek cool ternyata kalo sama pacarnya sendiri jadi humble banget gitu kelihatanya."
"Aku tim Kak Rina sama Kak Jevano deh,"
"Kak Rina cantik banget, cocok deh."
"Rina pacaran aja deh sama Jevano, atau emang udah pacaran ya??"
"Aaaaaa mau jadi Kak Rina juga huaa..."
Begitulah kira-kira beberapa komentar positif yang di tujukan pada Rina, dan tak jarang ada juga beberapa komentar jahat yang di tujukan untuk Rina tentu saja komentar itu di berikan oleh para gadis yang menyukai Jevano.
__ADS_1
Yang mengatai Rina jelek lah, tidak cocok, bahkan di anggap murahan karena di sebut sok dekat dengan Jevano. Dan beberapa ujaran kebencian lainnya, hingga membuat Rina mendengus kesal.
"Ulah kamu ya Rin?" Tanya Naufal saat Rina malah tersenyum senang, saat melihat postingan yang di posting oleh forum sekolah itu.