How Way Us Fell In Love

How Way Us Fell In Love
130


__ADS_3

Kalian pasti udah rencana in ini kan? Aduh... Naufal polos banget gila" Batin Leon.


"Kamu nanti kabarin dia pas kita udah dekat aja," Ucap Yura.


"Nanti kalo dia ternyata udah sampai di rumah aku gimana?" Tanya Aurel.


"Aku bakal nurutin apapun permintaan kamu, kalo misalnya Naufal sama Rina gak pergi barengan" Ucap Yura.


"Oke, kalo gitu aku minta kamu jauh-jauh aja deh dari Leon" Ucap Aurel menatang. "Bisa kan?" Tanya Aurel lagi.


"Gak bisa Rel," Jawab Leon cepat. "Aku masih butuh dia di sisi aku," Lanjut Leon membuat dahi Aurel memggerut dan Yura tersenyum menang.


"Kenapa juga kamu harus butuh dia di sisi kamu? Dia ini cuma mau manfaatin kamu aja," Ucap Aurel langsung di depan Yura.


Carisa baru saja tiba di rumah Jevano, bersama dengan kedua orang tuanya. Yang di sambut oleh Deri dan juga Tiara, di depan pintu gerbang rumah mereka yang menjulang tinggi itu.

__ADS_1


Kedua kelaurga itu pun saling menyapa satu sama lain, hingga Carisa pun bertemu dengan Jevano. Lantas Jevano pun dengan segera menarik Carisa untuk masuk ke dalam, untuk bertemu dengan teman-temannya. Sedangkan Saka dan Ayu, orang tua Carisa mereka sedang mengobrol di salah satu meja yang disediakan disana.


"Heloooo Caa" Sapa Haris menyapa Carisa.


"Haloo Ris!" Sapa Carisa balik.


"Wah...cantik banget ya Ca," Puji Reno kagum. "Jevano aja sampai gak bisa pangling tuh lihatin kamu terus, gak lepas matanya hahaha" Kekeh Reno meledek Jevano.


"Apaan sih! Gak usah goda-goda sama lihatin Carisa deh, dia punya aku!" Ucap Jevano posesif menarik Carisa untuk berada di belakangnya saja.


Carisa pun terkekeh geli melihat Jevano yang cemburu dengan temannya sendiri, "Eh gak papa tau. Kamu gak boleh gitu, eh ohiya Aurel sama Naufal belum sampai ya?" Tanya Carisa.


"Happy birthday Jevano!" Ucap salah satu gadis memberi Jevano hadiah, Jevano pun meyambut hangat hadiah yang di berikan oleh gadis itu.


"Thanks Salsa," Jawab Jevano tersenyum tipis pada teman seangkatannya itu.

__ADS_1


"Eh ada neng Salsa, kirain gak bakal datang. Nih si Reno nih cariin kamu dari tadi," Ucap Haris meledek Reno.


"Apaan sih," Kesal Reno langsung meninggalkan keempatnya.


Salsa pun hanya dapat tersenyum kikuk, saat melihat Reno yang sepertinya tidak ingin melihatnya sama sekali. "Aduh maaf Sa, aku gak maksud" Ucap Haris tak enak.


"Ck, kamu sih Ris kebiasan banget dah heran!" Omel Jevano. "Maaf ya Sa," Ucap Jevano tak enak hati aoda Salsa.


"Eh? Iya iya gak papa kok santai aja, lagian udah biasa kan hehe. Aku kesana dulu ya," Ucap Salsa pamit dan mereka pun mengiyakannya.


"Eh siapanya Reno?" Tanya Carisa penasaran.


Haris pun menatap Jevano membuat Carisa binggung dan juga ikut menatap Jevano, dengan tatapan yang bertanya-tanya. "Siapa Jev?" Tanya Carisa lagi.


"Cewe boongannya Reno sayang," Jawab Jevano terkekeh geli saat melihat kejadian di masa lampau.

__ADS_1


Aurel baru saja turun dari mobil Leon, di ikuti oleh Yura dan juga Leon. "Yura," Panggil Aurel membuat si empu nama pun menoleh.


"Aku ingatin ya, jangan buat masalah disini. Ini pesta ulang tahun Jevano, hari spesial buat dia. Paham kan?" Peringat Aurel.


__ADS_2