How Way Us Fell In Love

How Way Us Fell In Love
165


__ADS_3

"Kayaknya aku udah gila deh," Ucap Jevano menggeleng-gelengkan kepalanya.


""Hah? Baru sadar?" Tanya Reno.


"Engga, bukan itu" Ucap Jevano.


"Terus apa?" Tanya Haris.


"Yura, aku 2 hari belakangan ini ketemuan terus sama dia. Gatau kenapa bawaannya aku senang aja gitu kalo ketemu dia," Ucap Jevano.


Plak


Naufal yang sedari diam menyimak pun, melempar Jevano dengan botol Aqua. Hingga membuat Jevano meringis, "Sadar diri ya! Ingat Carisa! Udah ah, jangan balik lagi ke Yura. Kamu punya tanggung jawab besar ya Jev sama Carisa, kamu udah janji sama orang tuanya. Awas aja kalo kamu sampe main belakang sana Carisa, kita bertiga yang maju deluan" Nasihat Naufal dan keduanya pun mengiyakannya.


"Bener tuh Jev, kata Naufal" Sahut Haris.


"Leon siap siaga tuh rebut Carisa, pasti sih. Dia udah ikhlasin tau itu Carisa sama kamu. Apalagi Jino, masih menggebu-gebu juga tuh" Tambah Reno memanas-manasi Jevano.


"Tau tuh, udah deh. Apasih yang kamu harapkan dari Yura?" Tanya Haris.

__ADS_1


Jevano pun menggelengkan kepalanya, "Aku juga gak ngerti sama diri aku sendiri" Jawab Jevano.


"Emang ya orang lama itu, emang susah banget buat di lupain. Apalagi kalo hubungannya udah lama," Tambah Reno.


"Eh Carisa tahu gak soal ini? Kalo kamu masih sering ketemu sama Yura?" Tanya Naufal.


"Gak lah, mana mungkin Jevano kasih tahu Carisa. Bisa mati dia di bunuh Carisa," Ucap Haris tertawa renyah.


"Wkwkwk iya bener" Tambah Reno.


"Eh Carisa udah tahu belum?" Tanya Naufal.


"Soal kamu yang udah ingat sama ingatan kamu lah," Tanya Naufal membuat Jevano menggeleng-gelengkan kepalanya dan menggusak rambutnya kasar.


"Duh... Jev serius deh, kamu juga maunya jangan memperkeruh keadaan gitu dong. Nanti repot dah, pusing kan. Mending kamu jujur aja deh sama Carisa, gimana kalo nanti Carisa malah tahu sendiri? Tahu sendiri lah mantan kamu itu, dia pasti udah tahu kan kalo ingatan kamu udah balik?" Tanya Reno.


"Iya sih, Yura tahu. Dia tahunya pas dia datang ke acara ulang tahun aku semalam itu" Jawab Jevano.


"Kamu gak takut kalo Yura ngomong sesuatu sama Carisa hari ini? Dan keceplosan kalo kamu udah ingat sama semuanya" Ucap Reno.

__ADS_1


"Arghh... jangan gitu dong! Aku lagi binggung ini sama perasan aku!" Ucap Jevano mengacak rambutnya asal.


Pukul 11 malam.


Setelah 3 minggu terakhir ini Jevano pulang ke rumah dengan cepat, namun baru kali ini Jevano pulanh lewat dari jam biasanya.


Tiara ya g sudah khawatir pun langsung segera menuju pintu garasi rumahnya, saat mendengar deru suara mesin mobil yang baru saja tiba di rumahnya.


Dengan langkah cepat, serta kantuknya Tiara yang sedari tadi menerpanya pun menghilang begitu saja. Tiara pun langsung berkacak pinggang, saat Jevano baru saja menutup pintu mobilnya.


"Kenapa kamu baru pulang jam segini? Gak kabarin Mama atau Papa lagi! Buat ornag tua khawatir aja!" Omel Tiara.


"Maaf Ma, hp Jevano lowbat. Lupa bawa cargernya tadi," Jawab Jevano membuat Tiara langsung luluh dan mengajak Jevano langsung masuk ke dalam rumah.


"Mama udah makan malam?" Tanya Jevano perhatian.


"Udah tadi bareng sama Papa, kamu makan dimana?" Tanya Tiara.


"Bareng Carisa tadi sore hehe," Jawab Javeno.

__ADS_1


__ADS_2