
"Kenapa kamu bisa pergi sama Rina?" Tanya Leon menginterupsi Naufal dengan tatapan tajamnya.
"Maaf, aku ke paksa. Ah gak, dia maksa harus pergi sama aku. Aku mau jelasin ke Aurel, please" Ucap Naufal memelas pada Leon.
"Oke, awas aja ya!" Peringat Leon.
"Yura," Ucap Jevano dalam hati.
"Ah dia ngedatangin Jevano? Berani banget?" Kekeh Naufal dalam hati.
"Ingat Ceirsa gak tahu kamu udah ingat semuanya," Bieim Reno pada Jevano saat Reno mengetahui kemana arah tatap pria itu.
"Iya, Yura dan Rina sedang berjalan menuju ke arah Jevano dan sekumpulan teman-temannya. Hal itu sedikit membuat Carisa merasa terbakar api cemburu, bagaimana tidak? Jevano tidak melepas pandangannya dari Yura. Hingga saat ini gadis itu, sudah berdiri tepat di hadapan Jevano.
"Eh Yura itu kan? Ya ampun udah lama gak ngelihat dia secara langsung gini, makin cantik aja."
"Jevano sama Yura udah gak pacaran lagi kan? Itu Jevano serius ngundang Yura mantannya ke acara pesta ulang tahunnya?"
__ADS_1
"Duh nanti Jevano pilih Yura apa Carisa ya?"
"Eh Yura udah balik?"
"Yura cantik banget!"
Tiara tak sengaja menangkap kehadiran Yura, yang datang ke acara pesta ulang tahun anaknya. Rasanya ingin sekali Tiara mengusir perempuan itu dari rumahnya, yang sudah membuat anaknya hampir gila karena di tinggalkan tanpa alasan yang jelas.
Tiara juga tidak bodoh, Tiara pastinya juga menyelidiki apa alasan perempuan itu meninggalkan anaknya tanpa kejelasan. Ternyata gadis itu hamil, dan mendapatkan beasiswa dari Kakek Leon, untuk melanjutkan mimpinya dan meninggalkan Jevano tanpa penjelasan apapun.
"Ma? Mama gak ngundang dia kan? Kenapa dia disini sekarang?" Tanya Deri berbisik.
"Dia siapa Ra?" Tanya Ayu penasaran.
"Gitu diaa datang, semua teman Jevano dan Carisa bisik-bisik gitu semua. Siapa sih? Temen Jevano? Sepupu? Kayaknya bukan ya?" Tanya Saka.
"Happy your born day! Long time not to see you, i hope you happy always and i still love you." Ucap Yura pada Jevano, "Kamu udah ingat aku kan? Jev?" Tanya Yura sambil memberikan sebuah paper bag pada Jevano.
__ADS_1
"Thanks," Ucap Jevano. "Kamu tahu dia dia siapa?" Tanya Jevano pura-pura tidak mengenal Yura dan menanyakannya pada Reno.
"Eh? A...a... dia temen sekelas kita dulu," Ucap Reno sambil menggaruk tengkuk lehernya.
"Bilang sama MC nya tamu udah datang semua, mulai aja sekarang" Ucap Tiara pada pelaksana acara, agar acara segera di mulai.
"Temen?" Tanya Yura lalu terkekeh kecil. "Gak Jev, kita lebih dari itu. Biar aku bantu kamu ingat, aku mantan kamu. Your last girlfriend. Aku bukan cuma sekedar teman sekelas," Ucap Yura memperjelas dan menatap Carisa sekilas yang juga menatapnya dengan tatapan aneh? Mungkin.
"Selamat malam semua," Ucap MC pembawa acara ulang tahun Jevano malam ini, hingga membuat perhatian mereka semua pun beralih pada MC itu.
Tiara dan Deri pun menghela nafasnya lega, "Ngapain lagi sih dia kesini? Ada urusan apa?" Batin Tiara menggeram kesal.
"Malam..." Sahut para tamu undangan.
"Berhubung tamu undangannya sudah hampir lengkap nih, gimana kita mulai saja acaranya sekarang juga?" Tanya pembawa acara itu.
"Ayooo kak!" Seru Haris berteriak semangat.
__ADS_1