
...Room Chat...
Yura:
2 Minggu lagi aku balik Jev
Bisa tolong jemput aku di bandara?
read
^^^Jevano: ^^^
^^^Suruh Leon kan bisa^^^
Jevano mencampakkan ponselnya setelah menjawab pesan dari Yura, entah kenapa rasanya Jevano berat sekali untuk lepas dari perempuan itu.
Jevano merasa dirinya tidak bisa untuk mengabaikan Yura, dan tidak membalas pesan dari gadis itu. Biarpun itu bentuk penolakan darinya, tetapi Jevano pastinya akan tetap membalas pesan Yura.
Ting!
Nah, lihat saja. Bahkan sekarang Jevano kembali mengambil ponselnya, yang tadinya di campakkannya begitu saja.
...Room Chat...
Yura :
Leon gak bisa
^^^Jevano:^^^
^^^Gak usah manja^^^
__ADS_1
^^^Udah gede^^^
^^^Bisa naik taksi kan?^^^
^^^Aku sibuk pacaran sama Carisa^^^
^^^Jangan ganggu, gak ada waktu buat jemput-jemput kamu ke bandara ^^^
Yura:
Bentar aja plis 😥
read
"Stop Jevano, jangan sampai luluh. mending kamu tidur," Ucap Jevano memilih untuk memejamkan matanya.
...🙏🏻🙏🏻🙏🏻...
"Hai pagi juga," Sapa Carisa.
"Aku kelas dulu ya," Pamit Jino dan diangguki oleh Carisa.
Salah satu siswa pun tak sengaja menyenggol bahu Carisa secara kasar, "Eh Carisa" Panggilnya hingga si empu nama pun menoleh.
"Kenapa?" Tanya Carisa jutek.
"Kamu lumayan dekat ya sama anak baru itu? Iya kan? Nama ig nya dia apa? Aku pengen follow akun Instagram dia," Ucap siswi itu.
"Em... kamu tanya sendiri aja deh, aku takut dia marah kalo aku kasih tahu kamu" Ucap Carisa tak suka.
"Ih kamu itu gak boleh serakah lah" Sahut siswi itu.
__ADS_1
"Lah maksudnya? Apa maksud kamu bilang aku serakah kayak gitu? Aku gak serakah tuh, dan gak merasa kayak gitu" Ucap Carisa tak suka.
"Iyalah kamu kan udah ada Jevano, terus kamu juga mau sama anak baru itu gitu kan? Dih sok laku keras banget ya!"
"Ih apaan sih! Aku sama Jino itu temenan ya! Gak usah ngadi-ngadi deh!"
"Ahh awalnya sama Jevano juga dulunya kamu temenan kan? Apa susahnya sih kamu kasih aku nama akun Instagram dia doang? Kamu pasti suka kan sama dia? Takut ga kamu dia ke cantik sama cewe lain? Makanya kamu gak mau bilang apa nama akun Instagram nya dia?"
"Privasi bego! Privasi!" Ucap Carisa emosi sambil menunjuk-nunjuk di depan wajah siswi itu.
"Heh! Berani ya kamu nunjuk-nunjuk aku!" Ucap siswi itu menjambak rambut Carisa.
"Eh sakit anjing!" Umpat Carisa tak sengaja.
Aurel dan Naufal yang kebetulan hendak ke kelas, melihat beberapa kerumunan di depan kelas Aurel. Namun matanya membulat lebar saat berjalan semakin dekat, Aurel dan Naufal pun saling bertukar tatap.
"Carisa kan Rel?" Tanya Naufal setengah panik.
"Panggil Jevano cepat! Aku pisahin mereka, buruan!" Suruh Aurel memukul-mukul lengan Naufal dan di angguki oleh Naufal.
Aurel pun segera bergegas untuk memisahkan keduanya, "Carisa!" Teriak Aurel.
"Apa hah apa?!"
"Murahan! Sasimo! Sana sini mau!"
"Heh jaga ya mulut busuk kamu itu!" Ucap Carisa mencabik bibir siswi itu kesal.
"Ahhh...." Ringis siswi itu sakit saat dirasanya ujung bibirnya mengeluarkan darah.
"Buset Carisa sangar banget itu heh!" Ucap Harusss menujuk Carisa saat gadis itu mencabik mulut Tasya.
__ADS_1
"Lah Carisa???" Heboh Reno. "Eh ayo ayo!" Ajaknya.