How Way Us Fell In Love

How Way Us Fell In Love
21


__ADS_3

Naufal baru saja memeluknya, Naufal memeluk Aurel. "Kamu gak papa kan? You okay? Maaf aku baru nanya keadaan kamu sekarang," Ucap Naufal melepaskan dekapannya pada Uarek dan bertanya dengan raut wajah khawatirnya pada Aurel.


"Jawab Rel," Ucap Naufal lagi karena Aurel hanya diam saja.


Aurel pun menggeleng-gelengkan kepalanya, membuat Naufal menghela nafasnya kasar dan kembali membAa Aurel ke dalam dekapannya.


"Kamu ada aku, maaf baru datang sekarang. Maaf aku egois, aku kangen banget sama kamu Rel" Ucap Naufal mengusap kepala Aurel sayang.


...🐈‍⬛🐈‍⬛🐈‍⬛...


"Jev aku pengen lihat Jeca, aku pengen rawat Jeca. Tante Tiara ada di rumah?" Tanya Carisa.


"Boleh aja sih, tapi aku nanti kayaknya gak di rumah Ca. Aku udah janji sama Rina, Mama ada sih di rumah. Kamu mau pulang ke rumah aku aja atau pulang ke rumah kamu?" Tanya Jevano.


"Rina? Rina yang teman sekals kamu itu ya?" Tanya Carisa.


Jevano pun menganggukan kepalanya, "Iya Ca. Dia minta tolong bantuin temenin beli kado untuk sepupunya. Soalnya katanya sepupunya itu seleranya sama kayak aku," Jelas Jevano.


Eh? Ngapain juga Jevano harus menjelaskannya pada Carisa?


"Aku ke rumah kamu aja deh, ada Tante Tiara kan?" Tanya Carisa.


"Boleh, Mama di rumah kok. Kamu serius gak papa aku tinggal?" Tanya Jevano tak enak.


"Gak papa kok," Jawab Carisa.


"Kayaknya Rina suka deh sama kamu," Lanjut Carisa.


Saat ini keudsnya sedang dalam perjalanan menuju rumah Jevano, dan berada di atas sepeda motor milik Jevano.


"Tau," Jawab Jevano.


"Loh kamu tahu? Berati beneran dong?" Tanya Carisa terkejut dan Jevano pun menganggukkan kepalanya.


"Wah... demi apa? Serius kamu Jev?" Tanya Carisa lagi.


"Iya Ca, aku tahu dari gerak-gerik nya aku sadar Rina suka sama aku. Lagian Rina kan sama Naufal teman dekat, Naufal juga ngasih tahu aku. Kayak ngode gitu biar Rina nya aku gas gitu," Jelas Jevano.


"Oh..." Sahut Carisa.


Akhirnya Jevano dan Carisa pun sampai di kediaman Leonarka. "Mobil siapa?" Tanya Carisa saat turun dari sepeda motor Jevano dan memberikan helm miliknya pada Jevano.


"Rina Ca, masuk dulu yuk?" Ajak Jevano pada Carisa dan Carisa pun menurut saja.


"Rina? Rina berarti udah kenal dong sama keluarga jevano juga sampai berani main ke rumah?" Batin Carisa.


"Vano pulang!" Teriak Jevano saat pintu rumahnya terbuka di ikuti Carisa yang berjalan di belakangnya.


Carisa terkekeh geli melihat Jevano yang berucap seperti itu barusan, sangat menggemaskan pikir Carisa.

__ADS_1


"Eh ada Carisa?!" Ucap Tiara senang bukan main.


"Halo Tante hehe," Sapa Carisa.


"Kenapa dia ikut kesini sih?" Ucap Rina dalam hati kesal, saat menatap Carisa dan Mama Jevano yang terlihat akrab.


Bahkan Mama Jevano langsung membawa Carisa ke dalam pelukannya, hingga merangkul gadis itu dan sangat ramah pada Carisa.


Perlakuan yang di berikan tiara tadi pada Carisa, membuat Rina cemburu setengah mati pada Carisa. Karena Tiara memperlakukan keduanya dengan cara yang berbeda, dapat Rina lihat kalau Carisa sangat lah istimewa bagi Mama Jevano di bandingkan dirinya.


Flashback


Tok tok tok


"Ya? sebentar," Ucap Tiara berjalan menuju pintu rumahnya untuk melihat siapa tamu yang sedang berkunjung ke rumahnya.


Ceklek


"Loh? Rina kan? Temannya Jevano?" Tanya Tiara agak terkejut.


"Iya Tante, halo Tante" Sapa Rina ramah.


"Oh ya hai? Kamu nyari Jevano? Jevano kayaknya pulang malam," Jelas Tiara.


Padahal Tiara tahu sendiri, kalau Jevano menitipkan Rina yang datang ke rumahnya. Dan sudah pamit padanya, untuk keluar sebentar dengan Rina.


"Oh ya?" Tanya Rina tak suka. "Oh ya udah, ayo masuk" Ajak Tiara mempersilahkan Rina masuk.


Rina menelan ludahnya dalam-dalam sebelum masuk ke rumah Jevano, sangat terlihat jelas bahwa kehadiran dirinya tidak di sambut dengan baik oleh Ibu pria yang di sukainya itu.


Apa karena dirinya tidak membawa buah tangan? Pikir Rina.


Rina pun masuk, dan mengikuti Tiara yang berjalan di depannya dan membawa Rina ke ruang tamu kediaman keluarga Leonarka.


"Rina kamu tunggu disini aja dulu ya, nanti Jevano datang kok" Ucap Rina tersenyum pada Rina dan Rina pun menganggukkan kepalanya sedikit canggung.


"Iya Tante, makasih Tante" Jawab Rina.


"Kamu mau minum apa?" Tanya Tiara.


"Eh? Gak usah Tante, gak papa kok" Jawab Tiara.


"Oh ya udah kalo gitu, Tante tinggal dulu ya" Ucap Tiara.


"Jevano pulang!"


flashback off


"Rin bentar ya? Aku mau dulu sebentar. Gerah banget," Pamit Jevano untuk ke kamarnya dan Rina pun mengiyakannya.

__ADS_1


Selama 15 menit menunggu Jevano, akhirnya Rina pun melihat Jevano yang sedang menuruni anak tangga dan sepertinya sedang menuju ke arahnya.


Tunggu! Jevano membawa seekor kucing di gendongannya, mengemaskan sekali pikir Rina.


"Apa Jevano mau kenalin aku ke peliharaannya?" Batin Rina kesenangan.


"Rin bentar ya, aku mau antar Jeca ke taman belakang dulu," Pamit Jevano.


"Jeca?" Tanya Rina.


"Aaaaa Jeca!" Seru Carisa semangat dari pintu taman belakang dan menghampiri Jevano yang sedang mengendong Jeca.


Rina pun memeprhatikan langkah, ah tidak langkah. Carisa berlari untuk menghampiri Jevano, dan kucing itu.


"Namanya Jeca?" Batin Rina.


"Yaampun Jeca! Sini sini sama momy! Gemes banget sih kamu?!" Ucap Carisa semangat sambil mengambil alih kucing itu dari Jevano.


Jevano pun tekekeh pelan, dan mengelus kepala Jeca sayang.


"Jevano tuh Ca, marahin Jeca terus gara-gara pipis sembarangan" Ucap Tiara.


"Mamaaaa" Rengek Jevano.


"Kok kamu malah marahin Jeca sih? Kan dia gak tau!" Omel Carisa.


Dan berakhir lah beberapa perdebatan ringan antara Jevano dan Carisa, dengan Tiara yang mengompori Carisa.


"Anak Mama sebenarnya siapa sih? Aku apa Carisa?" Tanya Jevano kesal, karena Mamanya selalu membela Carisa.


"Mama sih maunya Carisa, soalnya Carisa gak susah di atur!" Sindir Tiara.


"Iya deh terserah Mama aja, Jevano jadi anak Tante ayu aja!" Ngambek Jevano.


"Ca aku tinggal dulu ya? Gak papa kan? Bentar aja, ada yang mau kamu titipin?" Tanya Jevano.


"Gak papa kok, gak deh gak ada Jev," Jawab Carisa.


"Udah deh kamu pigi sana, kasian Rina dari tadi nungguin kamu. Jangan pulang malam!" Peringat Tiara pada Jevano.


"Iya Ma," Jawab Jevano.


"Yuk Rin," Ajak Jevano dan berjalan mendekati Dina.


Rina pun bangkit dari duduknya, "Tante daya pamit dulu ya, maaf menganggu waktunya" Ucap Rina sopan


"Iya gak papa kok, jangan pulang malam-malam ya cantik? Have fun!" Ucap Tiara.


"Secara gak langsung, Tante Tiara bilang aku ganggu waktunya kan?" Batin Rina.

__ADS_1


__ADS_2