
"Aaaaaaaaa bosan bangett" Gerutu Carisa.
Padahal hari ini adalah hari pertamanya libur karena di skor, tapi ini masih pukul 10 pagi. Dan dirinya sudah merasakan bosan yang sangat teramat bosan, Carisa hanya bermain hp saja dan tidak melakukan apapun.
"Ngapain ya ini enaknya?" Tanya Carisa pada dirinya sendiri.
"Di bawah ada apa ya?" Gumamnya.
"Ada makanan enak gak ya? Apa minta bibik masak aja?" Gumamnya lalu memilih untuk bangkit dari duduknya dan menuju dapur.
Carisa pun menuruni anak tangga rumahnya satu-persatu, "Loh Mama gak ke kantor?" Tanya Carisa saat melihat Mamanya yang sedang bersantai di ruang keluarga.
"Maaa" Panggil Carisa membuat Ayu pun menjawabnya dengan berdehem.
"Ma di kulkas masih ada camilan gak?" Tanya Carisa duduk di sebelah Ayu dan mengintip ponsel Mama nya.
"Lihat sana, Mama belum ada buka kulkas hari ini" Ucap Tiara yang masih fokus pada ponselnya.
Carisa pun melirik pada ponsel Carisa, "Lah sejak kapan Mama suka main game?" Tanyanya dalam hati.
__ADS_1
"Mama tumben gak kantor?" Tanya Carisa.
"Bentar lagi, siap makan siang nanti Mama baru kantor" Ucap Ayu membuat Carisa menganggukkan kepalanya.
"Carisa mau ke dapur deh, mau cari camilan dulu" Ucap Carisa bangkit dari duduknya dan menuju dapur.
...🙏🏻🙏🏻🙏🏻...
Yura dan leon baru saja tiba di sekolah, dengan Leon yang membawa mobil dan Yura duduk di sebelahnya. "Kamu mau langsung masuk ke sekolah? Serius?" Tanya Leon membuat Yura menganggukkan kepalanya pasti.
"Gak ada larangan juga man?" Tanya Yura.
"Terserah, ini" Ucap Leon memberikan kunci mobilnyaalu pergi meninggalkan Yura begitu saja di dalam mobil.
Mata Yura seketika membola saat mendapati mobil Jevano, yang baru saja terparkir tepat di sebelah mobil Leon. Dengan segera Yura pun langsung buru-buru untuk keluar dari mobil, dan menghampiri Jevano. Jevano masih belum menyadari kalau Yura sedang menunggu Jevano, yang sedang bersiap untuk keluar dari mobilnya.
Tak lama Jevano pun keluar dari dalam mobil dan menutup pintu mobilnya, serta tidak lupa untuk mengunci pintu mobilnya.
"Jevano," Panggil Yura dari belakang Jevano.
__ADS_1
Langkah Jevano pun terhenti, ia sudah pasti sangat mengenali suara gadis ini. Siapa lagi kalau bukan orang yang berada di masa lalunya dulu? Jevano pun berbalik, dan tebakannya benar.
Kalau perempuan yang baru saja memanggilnya itu adalah Yura.
Dahi Jevano mengerut, "Jev... aku kangen..." Lirih Yura.
"Ngapain kamu disini?" Tanya Jevano.
"Jev... aku kangen sama kamu" Ucap Yura yang mulai terisak.
"Gak usah nangis kayak gitu di depan aku, udah gak mempan Ra" Ucap Jevano berbalik badan, namun Yura memeluk tubuh Jevano dari belakang.
"Lepas,"
"Gak,"
"Lepasin Yura."
"Aku gak mau, sebentar aja kayak gini please..."
__ADS_1
Jevano pun menghela nafasnya kasar, dan membiarkan Yura untuk memeluknya kali ini dalam sekejap.
"Hahaha see? kamu masih ada simpan rasa kan pasti sama aku? Buktinya kamu masih mau aku peluk kayak gini Jev, jangan bohongin diri kamu sendiri. Kamu masih sayang kan sama aku?"