How Way Us Fell In Love

How Way Us Fell In Love
70


__ADS_3

Carisa pun menggeleng-gelengkan kepalanya, dan memilih untuk membereskan belanjaan yang di bawakan oleh teman-teman Jevano. Dan Aurel pun, ikut membantu Carisa untuk membereskan belanjaan tersebut.


"Eh buset tadi kita ketemu Yura heh!" Seru Haris semangat bergosip.


"Eh serius?" Tanya Naufal.


"Sama leon, kamu tahu soal ini gak Rel?" Tanya Reno.


"Tau, tapi tadi pagi. Pas Leon bilang dia pulang sekolah mau ketemu Yura gitu deh. Katanya Yura. disini cuma Ahri ini aja, besok pagi udah balik lagi. Sekolah dia disana belum selesai," Jelas Aurel seadanya dari apa yang dia tahu.


"Bagus deh kalo cuma sebentar," Sahut Haris sambil menyilang kan kakinya.


"Yura yang kalian bicarain ini itu yang mantan Jevano itu kan ya?" Tanya Carisa menebak-nebak, hingga membuat keadaan tiba-tiba hening hingga Naufal pun berdehem untuk menetralkan suasana.


"Iya Ca, udah putus lama juga kok mereka" Sahut Naufal.


"Yura kenal sama Leon ya?" Tanya Carisa pada Aurel.


"I... iya Ca, mereka lumayan dekat. Gitu deh pokoknya," Jawab Aurel seadanya dan Carisa pun hanya menganggukkan kepalanya.

__ADS_1


"Lumayan dekat apanya cobak, dekat banget sih itu. Sampe ketahuan selingkuh apa gak keterlaluan dekatnya?" Sindir Haris halus.


Karena suasana sudah tidak enak, Reno pun dengan segera untuk menganti topik pembicaraan mereka.


"Eh kita bulan depan udah pensiun nih, udah sibuk sama ujian semester 1. Terus sibuk sama urusan kuliah, kalian mau daftar dimana? Atau mau jadi pengangguran aja?" Tanya Reno random.


"Gak tau sih, ikut alur apa kata orang tua aja si kalo aku" Ucap Reno yang jalan hidupnya selalu di atur dan harus ada campur tangan orang tuanya di dalam segala kegiatan yang diikutinya.


Reno pun menganggukkan kepalanya mengerti, "Kamu Ris?" Tanya Reno.


"Aku disini sih, kayaknya. Ikut jejak bokap sih pasti. Ambil hukum aku," Jawab Haris.


"Kamu sendiri Ren?" Tanya Naufal.


"Kalo aku ikut kemana Naufal pergi aja deh," Jawab Aurel asal.


"Cie ciee Naufal ehemm..." Ledek Haris pada Naufal.


"Iya cantikku, kita barengan aja ya? Sampe tua juga aku siap kok," Gombal Naufal membuat teman-temannya termasuk Carisa bergidik ngeri.

__ADS_1


Tok tok tok


"Kenapa gak langsung masuk aja sih? Bentar aku buka dulu ya," Ucap Carisa berjalan hendak membukakan pintu kamar inap Jevano.


Ceklek


Mata Naufal, Harus, Reno dan Aurel pun langsung membola saat melihat tamu yang tak mereka sangka itu berdiri di hadapan mereka.


"Cantik banget," Batin Carisa sekilas saat melihat gadis yang berdiri di depannya saat ini.


"H... hi long time not to see you guys" Sapa gadis itu sedikit canggung.


"Dan kamu? Oh hai," Sapa gadis itu pada Carisa.


"O..oh? Hai, kamu?" Tanya Carisa.


"Kenalin, aku Yura. Mereka yang di dalam udah kenal aku dengan baik kok pastinya," Ucap Yura percaya diri sambil memperkenalkan dirinya angkuh.


"O..oh ya? Aku Carisa," Ucap Carisa menyambut tangan gadis itu.

__ADS_1


"Ayo silahkan masuk," Ajak Carisa dan Yura pun masuk.


Yura tidak datang dengan sendirinya namun di temani oleh Leon. Aurel pun menatap Leon dengan tatapan tajam, sedangkan Leon mengucapkan 'Sorry' pada Uarek tanpa suara dengan tangan yang memohon pada Aurel.


__ADS_2