How Way Us Fell In Love

How Way Us Fell In Love
62


__ADS_3

Sudah 2 hari lamanya Carisa di rawat di rumah sakit, dan hari ini adalah hari kepulangan Carisa dari rumah sakit. Dan sudah 3 hari juga lamanya, Jevano dan keluarganya menunggu kabar dari keluarga Carisa.


Namun tadi lagi sebelum Jevano berangkat ke sekolahnya, Saja menghubungi kedua tua Jevano. Saka emgajak kelaurga Jevano untuk sarapan bersama di sebuah restoran.


Dengan bertujuan, untuk membicarakan hal yang memang harus mereka bicarakan.


Flashback


"Ca," Pangg Ayu.


"Kenapa Ma?" Tanya Carisa meletakkan ponselnya.


Semenjak Cairan keguguran, Carisa sama sekali tidak merasa sedih namun dirinya malah kembali kepada diri Carisa yang dulu lebih banyak berbicara dari pada murung seperti sebelum-sebelumnya.


"Tadi... Jevano susul kamu lagi ke sini Ca" Ucap Ayu.


"Carisa gak suka Mama sama Papa bahas dia terus," Ucap Carisa yang memang tidak menyukai itu.


"Kamu gak mau maafin Jevano hm? Mama rasa jalan terbaik untuk kamu sama Jevano kalian itu harus di nikahin Ca... Mama gak mau kamu" Ucap Ayu terpotong.


"Mama malu punya anak yang udah gak gadis lagi? Sampai Mama kepikiran" Ucap Carisa di potong oleh Saka.


"Bukan sayang, bukan gitu. Jangan salah paham dulu, bukan gitu maksud Mama" Ucap Saka.


"Ma... Pa... tolong" Ucap Carisa memohon.


"Ca gak, kita gak bisa lari dari masalah ini. Papa sama Mama udah mutusin kalo kamu sama Jevano itu memang harus baikan, karena kalian juga ngelakuin itu atas dasar sama-sama mau kan? Kalian harus di nikahkan," Ucap Saka membuat Carisa tak berkutik.


"Kenapa kamu gak lari aja saat Jevano memperlakukan kamu seperti itu? Seharusnya ada kesempatan itu kan?" tanya Saka lagi membuat Carisa diam membisu.


"Karena kamu juga sama-sama mau kan?" Tanya Saka membuat Carisa mengigit bibirnya.


"Paa udah Pa..." Lerai Ayu menarik lengan suaminya.


"Papa sama Mama tu sayang sama kamu Ca, jadi yang terbaik untuk kamu. Kami mutusin kalo kamu sama Jevano memang harus di nikahkan!" Putus Saka tegas.


"Pa... tapi Carisa masih mau sekolah Pa..." Ucap Carisa merengek.


"Iya Mama sama Papa tau Ca, kalian harus terikat pertunangan dulu. Besok Mama sama Papa mau ketemu sama orang tua Jevano, kita mau sarapan bareng . Gak ada tolakan ya Ca, ini salah satu bentuk tanggung jawab perbuatan zina kamu itu!" Ucap Saka sarkas.


"Ma... ayo dong Carisa gak suka sama Jevano please... Carisa gak mauu" Rengek Carisa pada Ayu.


"Maaf Ca, keputusan Papa sama Mama udah bulat. Papa sama Mama gak mau dengar alasan apapun," Jawab Saka final lalu keluar dari kamar inap Carisa.


Carisa pun menatap Papa nya, Saka yang sudah menutupi pintu kamar inap ya. Lalu Carisa beralih menatap Ayu, "Maa..." Rengek Carisa.


"Maafin Mama sama Papa ya? Menurut kamu memang ini yang paling terbaik untuk kamu sama Jevano," Ucap Ayu mengusap rambut Carisa sayang, lalu pergi meninggalkan kamar inap Carisa hendak menyusul Saka.


Flashback off .


"Bapak Saka Leonarka dan Ibu Ayu Lestari Leonarka?" Tanya salah satu staf karyawan.

__ADS_1


"Ya saya sendiri," Jawab Saka.


"Mari Pak, Bapak Deri dan keluarga sudah menunggu di ruang reservasi" Ucap pelayan itu menunjukkan jalan pada Saka juga Ayu.


2 menit kemudian.


Ceklek


Saka dan Ayu pun masuk ke dalam ruangan itu, dengan deru, Tiara dan juga Jevano yang sudah berada di dalam sana semenjak 30 menit yang lalu.


"Maaf kamu agak terlambat," Ucap Saka sambil menarik kursi untuk di dudukinya.


"Gak papa, kami juga baru sampai" Jawab Deri.


"Kita langsung ke poinnya aja, tujuan pertemuan kita maka. ini" Tegas Sama yang masih enggan berlama-lama untuk berhadapan dengan anak yang sudah merusak masa depan putrinya berantakan.


Deri pun menghela nafasnya kasar, "Ini surat yang kamu minta Ka. Kalo menurut kamu ada yang perlu di revisi, kita bisa revisi ulang" Ucap Deri menyerahkan surat perjanjian pertuangan Jevano dan Carisa.


......Surat Perjanjian Pertunangan ......


Yang bertanda tangan di bawah ini:


Pihak A


Nama : Jevano Mefaza


Alamat : Komplek A, blok A


Tempat, Tgl Lahir : -


Agama : -


Pihak B


Alamat : -


Tempat, Tgl Lahir: -


Agama : -


...Syarat Perjanjian...



Apabila Pihak A menduakan pihak B, maka Pihak A wajib memberikan semua aset yang di milikinya.


Apabila pihak A berbuat macam-macam dengan pihak B, maka pihak B berhak untuk menuntut pihak A.


Pihak B berhak atas pihak A, begitu juga sebaliknya.


Pihak B berhak mengatur semua kehidupan pihak A.

__ADS_1


dll.



Dari pernjanjian di atas, menenangkan bahwa pada hari 22 Juli 2022. Telah terjadinya kesepakatan antara kedua belah pihak yaitu pihak A bertunangan dengan pihak B.


Apabila pihak A membatalkan pertunangan tersebut, mana akan di kenakan sanksi untuk memberikan seluruh aset yang di miliknya pada pihak B. Dan apabila pihak B yang membatalkan pertuangan ini, maka tidak akan mendapatkan sanksi apapun itu.


Demikian surat pertanyaan ini di buat dengan sadar, rapat paksaan dari pihak manapun dan dengan sebenar-benarnya dan semoga bisa di patuhi oleh kedua pihak.


Pihak Pertama Pihak Kedua


(Jevano) Carisa


Saksi :



Saka Leonarka


Ayu Lestari Leonarka


Ayu begia Mefaza


Deri Mefaza



...Diketahui oleh pengacara :...


...Doni Jaya...


Terlihat jelas sekali, bahwa pihak yang sangat di untungan disini adalah Carisa sendiri. Saka dan Ayu pun membaca surat perjanjian itu, secara bergantian dengan cermat.


"Oke kami setuju," Ucap Sama setelah berdiskusi dengan karena sebentar.


Lalu Deri dan Saka pun langsung menandatangani surat tersebut dan juga Jevano, sedangkan Carisa nanti menyusul.


"Kita harus melakukan ini secara resmi bukan?" Tanya Deri.


"Apa kita perlu menggelar untuk acara pertunangan ini?" Tanya Ayu ragu.


"Iya Yu, biar orang-orang semua tau dan gak salah paham sama hubungan anak-6 kita. Gimana nanti kalo kita adai sekalian di hari ulang tahun Jevano?" Saran Tiara.


"Ya udah kek, siapkan aja tanggalnya. biar aku sama Ahu bisa ngatur jadwal kami juga" Jawab Saka.


"Tanggal 25 Juni" Jawab Tiara.


"Oke, kamu kosongkan jadwal kami di hari hari itu" Jawab Ayu tersenyum ramah.


"Ah iya... Jevano kayaknya kamu harus pendekatan lagi kan sama Carisa? Bisa gak kamu jemput Carisa di rumah sakit?" Tanya Ayu melirik jam tangannya.

__ADS_1


"Bentar lagi jam 1 siang Carisa keluae dari rumah sakit, Om sama Tante lagi ada rapat dadakan penting di kantor" Ucap Ayu yang mulai melunak pada Jevano.


"H..huh? Ah iya Tante oke" Jawab Jevano.


__ADS_2