
Namun Carisa pun tak ambil pusing pada hal itu, "Ayo Teh Carisa silahkan naik ke sini," Panggil MC itu memanggil Carisa.
Carisa pun berjalan menuju dimana Jevano berada, lalu setelahnya Jevano pun menyuapi Carisa yang kemudian di soraki oleh para tamu undangan dan juga tepukan tangan yang meriah.
"Kenapa harus Carisa?" Batin Yura tak sadar diri.
"Papa senangibag anak kita senang kayak gitu Ma," Ucap Saka.
"Mama juga Pa," Jawab Ayu.
"Nah ini adalah acara suprise di acara pesta ulang tahunnya Jevano, kalian pasti penasaran banget kan?" Tanya MC itu.
"Iya penasaran!"
"Hahaha oke oke, sabar dulu. Sebelum acara selanjutnya, kita main game dulu gimana? Atau mau dansa dulu?" Tanya MC.
"Game!" Seru para teman seangkatannya Jevano.
"Iya kak, game!" Seru salah satunya.
__ADS_1
"Oke! Kalo gitu kita main balon meledak ya?!" Ucap MC itu membuat para tamu undangan bersorak gembira menyetujui.
"Yang bisa mencahin balon sebanyak-banyaknya, bakal dapat hadiah. Penasaran gak apa hadiahnya tahun ini?" Tanya MC itu.
"PENASARAN!" Sorak mereka.
"Apa tuch kak?" Tanya Haris berteriak.
"Laptop MacBook air keluaran terbaru dongg! Yuhuuuuuu!" Ucap MC itu menunjukkan hadiah yang akan di dapati para pemenang.
Para tamu undangan pun bersorak gembira," Ayo dong kak! Kasih tahu clue nya apa aja!" Ucap salah satu tamu undangan yang sudah sangat bersemangat sekali.
"Oke!" Seru semuanya.
"Oke kita mulai?"
"Iyaaa!"
"1.... 2.... 3.... 4.... 5....." Hitung MC itu membuat para tamu undangan pun memilih asal siapa saja yang berada di hadapan mereka.
__ADS_1
"Rel maaf, kamu salah paham soal Rina. Mau degar penjelasan aku dulu kan?" Tanya Naufal.
"Harus, tapi aku lagi malas sama kamu" Ucap Aurel melepas cekalan tangan Naufal dari tangannya.
Aurel pun menarik Reno yang memang belum memiliki pasangan, dan tak minat untuk ikut. Karena dirinya juga sudah memiliki hadiah itu, "Eh aku gak ikutan Rel" Ucap Reno.
"Harus ikut! Gak mau tahu! Aku gak punya pasangan," Ucap Aurel memaksa Reno.
"Buset Rel, kamu kalo mau juga bisa beli. Gampang," Ucap Reno.
"Mau seru-seruan, udah ah. Aku maksa," Jawab Aurel.
Reno pun melirik Naufal yang juga melirik padanya, "Aduh pacar temen aku lagi, gak enak banget gila. Si Aurel juga apaan dah buset, bawa-bawa aku segala. Kenapa harus aku sih ah, Leon kek" Omelnya dalam hati.
Naufal pun menganggukkan kepalanya pada Reno, karena tahu apa yang berada di pikiran temannya itu. Naufal mengizinkan Aurel berpasangan dengannya, hingga perhatian Naufal teralih. Saat tangannya di tarik Rina, Naufal sendiri pun terkejut.
Bohong rasanya kalau Aurel tidak melihat Rina menarik lengan pacarnya terlebih dahulu, "Kamu suka kan sama Naufal?" Ucap Aurel dalam hati melihat keduanya.
"Maaf Rin, aku gak ikut game ini kalo gak sama Aurel. Udah cukup, aku gak mau pacar aku salah paham terus sama kamu" Ucap Naufal langsung melepaskan tangan Rina yang menariknya tadi.
__ADS_1