How Way Us Fell In Love

How Way Us Fell In Love
159


__ADS_3

Sudah 3 hari lamanya Carisa tidak masuk ke sekolah, dan rasanya dirinya bosan sekali. Carisa sama sekali tidak ada keluar rumah, karena dari yang di lihatnya.


Jevano 3 hari belakangan ini kelihatan kelelahan sekali, dan hari ini Jevano datang ke rumah Carisa setelah 3 hari tidak bertemu.


Itu pun Carisa yang meminta untuk keluar karena bosan, bukan atas dasar kemauan Jevano sendiri.


"Kamu begadang terus ya?Lingkar mata kamu makin hitam," Tanya Carisa.


"Hah? I... iya Ca, aku belajar" Bohong Jevano.


"Jangan terlalu di forsir deh Jev, kesehatan kamu lebih penting" Ucap Carisa membuat Jevano menganggukkan kepalanya.


"Kamu udah makan?" Tanya Jevano.


"Belum, aku masih kenyang. Kamu udah? Mau mampir dulu?" Tanya Carisa.


"Aku juga masih kenyang, kita makannya sehabis pulang jalan-jalan aja gimana?" Tanya Jevano.


"Iya boleh, pas balik aja. Aku juga masih kenyang, aaaaa senang banget! Besok aku udah sekolah," Seru Carisa semangat.


Jevano pun terkekeh pelan, "Udah gak sabar banget ya Tuan putri aku mau ke sekolah besok hm?" Ucap Jevano mengusak rambut Carisa sayang.


"Libur semester lalu kamu kemana?" Tanya Carisa.

__ADS_1


"Hmmm, kita staycation di Jogja Ca. Aku pergi bareng Haris, Naufal, sama Reno. Seru sih, nanti kapan-kapan kesannya bareng kamu deh" Ucap Jevano.


"Janji yaaaaa!" Ucap Carisa membuat Jevano menganggukkan kepalanya cepat.


"Tapi gak libur semester ini, tau sendiri kan? Kita padatt," Jelas Jevano.


Carisa pun memanyunkan bibirnya gemas, "Iya kan padat banget. Padahal kita butuh refreshing juga kan yakk" Ucap Carisa.


"Tapi gak papa deh, lagian bukan buat siapa-siapa. Untuk kita berdua juga, ada manfaatnya" Ucap Carisa membuat tersenyum bahagia.


"Pinter banget tunangannya aku," Ucap Jevano bangga pada Carisa sambil mengacak rambut gadis itu untuk sekian kalinya.


"Udah ish jantung aku deg deg an terus kalo kamu kayak gitu melulu ke aku," Omel Carisa memegangi jantungnya yang berhasil membuat Jevano tekekeh pelan melihat tingkah gadisnya itu.


...🙏🏻🙏🏻🙏🏻...


"Yura," Panggil Leon.


"Apa?"


"Siap-siap sekarang, Kakek mau ketemu kamu sekarang. Bawa Tara," Ucap Leon.


"Sekarang banget? Harus?" Tanya Yura.

__ADS_1


"Iya, cepat. 20 menit aku tunggu di mobil, gak pakai lama. Gak lebih dar 20 menit," Ucap Leon.


"Leon please, 20 menit itu gak cukup buat aku mandi.Lain lagi aku harus diapain perlengkapan Tara," Jelas Yura.


"2 jam, cepat. Kakek suruh kita makan malam disana, jadi sebelum jam 6 kita harus udah disana" Ical Leon melirik jam rumahnya yang sudah menujukkan pukul 3 siang.


"Oke, sebentar" Ucap Yura langsung segera bergegas ke kamar mandi.


1 Jam, 45 menit kemudian.


"Lama banget!' Omel Leon saat Yura baru saja turun dari kamar sambil menggendong Tara.


"Masih ada 15 menit lagi ya! Ayo cepat buruan!" Ucap Yura tak sabar.


"Siniin," Ucap Leon mengambil alih Tara karena melihat Yura yang sudah kesusahan membawa barang-barang perlengkapan Tara dan juga miliknya serta milik Yura sendiri.


Karena mereka akan menginap di kediaman Afnan, di mansion mewah milik Kakek Leon sendiri.


"Maaaa" Rengek Tara saat Leon membawanya memasuki mobil terlebih dahulu Karana Yura ingin memastikan barang-barang mereka ke bagasi mobil.


"Sama Papa dulu ya sayangg," Ucap Yura dari belakang.


"Huaaaa! Mama!" Rengek Tara.

__ADS_1


"Heii Tara ini Papa kamu loh? Kok gak mau sihh?" Tanya Leon.


__ADS_2