How Way Us Fell In Love

How Way Us Fell In Love
48


__ADS_3

"Gak, aku gak mau Jevano!" Bentak Carisa.


"Besok pagi jemput aku, sekarang kamu pulang!" Teriak Carisa membentak Jevano.


"Ca..." Lirih Jevano lagi-lagi nerusg untuk mendekati Carisa, dan hendak membujuk gadis itu.


"Let me..." Ucap Jevano dipotong langsung oleh Carisa.


"Jangan dekat-dekat!" Peringat Carisa menatap Jevano nyalang.


"Ca.. please..."


"Pulang Vano! Kamu mau pulang sekarang? Atau kamu mau aku gak mau berhubungan sedikit pun lagi sama kamu?!" Tanya Carisa meninggikan suaranya.


"O... oke aku pulang,"


...🐈‍⬛🐈‍⬛🐈‍⬛...


Pagi ini seperti yang di janjikan oleh Carisa kemarin sore, Jevano datang untuk menjemput Carisa untuk berangkat ke sekolah bersama.Hingga membuat kedua orang tua Carisa dan juga Jevano bernafas dengan lega, karena keduanya kini sudah baikan.


Carisa terlihat santai saja saat berhadapan Jevano, begitupun juga Jevano yang bersikap seperti biasanya atas permintaan gadis itu.


"Nah gitu dong, Mama kan senang lihatnya kalo kalian balik kayak gini lagi..." Ucap Ayu tersenyum senang menatap Carisa dan Jevano bergantian, begitupun juga dengan Saka.


"Tau nih berantan kenapa sih kalian?" Tanya Saka penasaran.


"Sttt Papa ih," Peringat Ayu menyenggol lengan suaminya membuat Jevano dan Carisa pun saling bertukar tatap


Setelah usai sarapan, Carisa dan Jevano pun langsung berpamitan untuk berangkat ke sekolah. Selama perjalanan menuju sekolah, Carisa hanya diam saja dan tidak mengatakan sepatah kata pun.


"Ca?" Panggil Jevano namun gadis itu tak menyahut.


"Turunin aku di depan Jev, aku berangkat sekolah sama Leon" Ucap Carisa.


"Apa? Leon? Gak Ca," Tolak Jevano.


"Apaan sih? Emangnya kamu siapa? Kamu gak ada hak buat ngatur aku mau pergi sama siapa aja turunin aku di depan!" Pinta Carisa dengan suara yang memekikkan telinga.


Mau tak mau, Jevano pun menurunkan Carisa sesuai permintaan gadis itu.


Jevano pun memakirkan mobilnya di pinggir halte, dan benar saja Leon sudah berada di depan sana bersama dengan mobil miliknya.

__ADS_1


Carisa pun langsung keluar dari mobil Jevano tanpa pamit, bahkan membanting pintu mobil Jevano kuat-kuat dengan sengajanya.


"Pelan-pelan Ca astaga..." Ucap Jevano pelan walaupun Carisa tidak akan mendengarkannya.


Setelah Jevano memastikan kalau Carisa benar-benar sudah masuk, ke dalam mobil Leon. Baru lah Jevano menghela nafasnya kasar lalu, memukul setir mobilnya.


"Kamu bodoh Jevano! Kamu cowo brengsek!" Umpat Jevano pada dirinya sendiri.


"Aaaaa Carisa akhirnya kamu sekolah juga! Kamu kenapa sih? Kenapa gak mau ketemu sama aku 2 hari yang lalu? Bikin kesel aja tau gak!" Kesal Aurel.


"Hehe maaf ya Rel, aku lagi gak enak badan banget soalnya. Bawaannya pengen tidur terus," Jelas Carisa.


"Iya gak papa kok, tapi sayang banget Jumat kemarin padahal kemarin sileksi peserta debat bahasa Inggris. Eh kamunya malah gak ikutan, gak sekolah juga" Sesal Aurel.


"Ih Aurel kamu bau banget jangan dekat-dekat aku deh, kamu pakai farfum apa sih?" Tanya Carisa menutupi hidungnya tak suka.


Aurel pun mengedip-ngedipkan matanya berkali-kali, "Aku pakai farfum aku yang biasa kok. Biasanya juga kamu bilang aku wangi banget pakai farfum ini," Ucap Aurel binggung.


"Hih gak, sekarang gak suka lagi. Bau banget! Besok-besok kamu jangan pakai yang ini lagi deh!" Pinta Carisa.


"Ck kenapa sih?!" Kesal Aurel.


"Ihh gak tau gak sukaa!"


"Kandidatnya siapa aja?" Tanya Carisa yang masih menutupi hidungnya.


"Siapa ya, seingat aku Nafa, Rafa, Atika, sama cadangannya Adik kelas 1 aku gak tau siapa. Lupa," Jelas Aurel membuat alis Carisa tertaut binggung.


"Loh Jevano? Bukannya kemarin dia kandidat tetapnya ya?" Tanya Carisa.


"ajegamo ngundurin diri Ca, Jevano juga ngundurin diri dari kapten bakset. Kayaknya lagi banyak masalah deh akhir-akhir ini, kalian... lagi ada masalah?" Tanya Aurel.


"Huh? Engga kok, kita oke oke aja" Jawab Carisa.


"Oh gitu... oke deh, oh iya Ca besok kita ada ulangan fisika" Ucap Aurel.


"Kamu ada simpan catatan bulan lalu gak Rel? Aku boleh pinjam? Mau aku fotoin aja," Tanya Carisa.


"Gak ada aku Ca, nanti deh pas pulang sskolah aku fotoin terus aku kirim ke kamu ya Ca" Ucap Aurel.


"Oke deh, gitu juga boleh. Makasih Aurel," Ucap Carisa.

__ADS_1


Di kantin.


"Siang Ca, udah lama gak sekolah. Makin cantik aja," Sapa Leon duduk di depan Carisa.


"Apasih Leon," Sahut Carisa salah tingkah.


"Pulang sama siapa? Mau bareng gak?" Tanya Leon.


"Dia pulang sama aku," Ucap jegano berlaku begitu saja.


Carisa pun menatap punggung Jevano yang sudah melewati mejanya begitu saja bersama Naufal, "Maaf ya Leon. Aku pulang sama Jevano," Tolak Carisa.


"Iya gak papa kok, besok pergi sekolahnya bareng mau gak Ca?" Ajak Leon yang pantang menyerah.


"Boleh deh, nanti aku bilangin ke Jevano ya! Besok pagi jemput di rumah aku aja, gak usah di halte lagi" Jelas Carisa.


"Oke Caca, ditunggu ya kabar baiknya!" Ucap Leon lalu bangkit dari duduknya dan meninggalkan Carisa yang sedang menunggu Aurel memesan makanan mereka.


Tak perlu menunggu waktu yang lama, setelah kepergian Leon beberapa menit kemudian Aurel pun sudah muncul dengan nampan makanan, yang berisi mie pasta dan juga tes manis dingin.


"Tadi Leon kesini ya Ca?" Tanya Aurel.


Carisa pun menganggukkan kepalanya, "Dia ngajak aku pulang pergi bareng sekolah," Jelas Carisa.


"Tuh kan, kamu gak percayaan sih sama aku. Leon itu suka sama kamu, tapi kamunya suka Jevano. Ya mau gimana lagi, tapi bagus sih dia udah ada usaha, gak kayak sebelum-sebelumnya" Ucap Aurel tanpa sadar ucapan itu membuat Carisa terdiam.


"Eh?" Ucap Aurel menutup mulutnya dengan kedua tangannya. "Maaf Ca aku gak maksud," Ucap Aurel tak enak.


Carisa pun tersenyum lalu terkekeh ringan, "Gak papa Rel. Santai aja kali hahaha. Lagian aku sama Jevano itu cuma temanan doang kok, aku gak suka sama dia" Jelas Carisa.


"O... oh ya! Ku kira kamu suka sama Jevano, jadi gimana Ca?" Tanya Aurel menggoda Carisa.


"Gimana apanya?" Tanya Carisa binggung sambil menyeruput teh manisnya.


"Gimana sama Leon? Sepupu aku itu kira-kira ada kesempatan gak?" Tanya Aurel menggoda Carisa.


"Apasih rel, ngawur deh" Sahut Carisa terkekeh pelan.


"Kok aku tiba-tiba gak selera makan gini ya? Padahal tadi aku pengen banget makan mie pasta," Ucap Carisa melihat piringnya.


"Loh kenapa Ca?" Tanya Aurel yang semenjak tadi sedang menyantap mie pasta miliknya.

__ADS_1


"Gak tahu nih Rel, tiba-tiba aku gak pengen apa-apa" Ucap Carisa.


__ADS_2