How Way Us Fell In Love

How Way Us Fell In Love
116


__ADS_3

"Maaf? Emangnya aku terlalu ngekang kamu ya Ca? Gak kan? Aku cuma mau kamu gak terlalu berhubungan dekat sama mantan kamu itu, aku juga gak ada larang sama sekali kan."


"Tapi gak ada temenan antara cewe sama cowo yang gak mgelobatin perasaan di antara mereka, apalagi kayak kalian. Mantanan kan? Contohnya kita aja deh Ca," Tunjuk Jevano pada dirinya dan Carisa bergantian.


"Kita juga awalnya temen dulu kan? Ca aku sayang sama kamu, jangan sampai tinggalin aku gara-gara kamu belum bisa lupain mantan kamu itu."


"Aku marah, ya karena aku sayang tapi kesal sama kamu. Let me be your last, aku mau pulang aja. Aku ngambek," Ucap Jevano langsung bangkit dari duduknya.


"Ih Jevano! orang kali mau ngambek tuh gak bilang-bilang tau! Kenapa kamu bilang sama aku kalo kamu ngambek sihh!" Omel Carisa memaksa Jevano untuk kembali duduk di kursi.


"Ya karena aku pengen ngambek aja," Jawab Jevano malas menatap Carisa.


Carisa pun terkekeh kecil, "Lucu banget deh, kayak anak kecil tahu gak" Ucap Carisa memalingkan kepala Jevano untuk menatapnya.


"Kamu gak mau ngelihat aku Jev?" Tanya Carisa.

__ADS_1


Jevano pun membuat asal arah matanya, asalkan itu tidak menatap Carisa. "Aku masih ngambek Ca," Jawab Carisa.


"Ya kan aku udah minta maaf sama kamu," Ucap Carisa, namun Jevano masih enggan.


Cup!


Carisa baru saja mengecup bibir Jevano?! Damn! Rasanya Jevano ingin meledak-ledak saat ini juga, "Udah di maafin kan?" Tanya Carisa sok imut saat Jevano menatapnya dengan tatapan kaget pria itu.


"Gak, aku mau pulang" Ucap Jevano sebenarnya salah tingkah dan melepaskan tangan Carisa paksa dari pipinya.


"Ya udah besok kita jalan-jalan yuk? Kamu mau kemana?" Tanya Carisa mengandeng lengan Jevano.


"Gak kemana-mana, mau istirahat. Aku Capek," Ucap Jevano menyindir Carisa.


Carisa pun mendengus kesal, dan melepaskan lengan Jevano begitu saja. "Jevano aku sama Jino itu cuma temanan, iya kita emang pernah jadi mantan tapi ya udah gitu aja. Aku juga udah gak suka sama Jino, aku anggap dia temen aku gitu juga sebaliknya. Please deh, aku" Ucap Carisa di potong oleh Jevano.

__ADS_1


"Iya aku ngerti kok, lain kali aku gak bakal aneh-aneh lagi. Gak bakal cemburu lagi kalo kamu sama Jino mau ngapain aja di luar sana, kan cuman temen. Iya kan? Aku pulang ya? Udah jam 9 malam, Papa sama Mama udah nunggu," Ucap Jevano tersenyum tipis lalu pergi meninggalkan kediaman Leonarka membuat Carisa mendengus kesal.


"Hati-hati!" Pekik Carisa namun Jevano mengabaikannya.


...🙏🏻🙏🏻🙏🏻...


"Berangkat sekolah sama siapa Ca?" Tanya Saka saat melihat putrinya yang sudah rapi dan hendak pergi ke sekolah.


"Gak sarapan dulu? Buru-buru banget?" Tanya Ayu.


"Carisa berangkat sama Jevano Pa, Carisa bawa bekal aja deh Ma" Ucap Carisa mengambil kotak bekal dan memasukkan makanan ke dalam kotak makan tersebut.


Sama pun memggerutkan dahinya binggung, "Ngapain sih kamu buru-buru banget? Jevano aja belum datang. Ini juga masih jam setengah tujuh," Ucap Sama melirik jam tangan yang melekat di tangannya.


"Hehehe gak papa Pa," Jawab Carisa. "Oh iya Ma Pa, besok kan Jevano ulang tahun kan ya. Carisa nanti malam boleh gak tidur di rumah Mama Tiara?" Tanya Carisa membuat Ayu dan Saka saling bertukar tatap.

__ADS_1


__ADS_2