How Way Us Fell In Love

How Way Us Fell In Love
167


__ADS_3

Pagi ini Aurel dan Naufal berangkat bersama, namun dahi Naufal mengernyit heran saat mendapati Yura yang sedang duduk di balkon atas. Sedangkan Yura sendiri tidak menyadari kalau Naufal berada di bawah, yang sedang menjemput Aurel ke masion megah milik keluarga Afnan.


"Hei," Sapa Aurel dan melihat kemana arah tatap kekasihnya itu.


Aurel mendengus kesal, saat mengetahui kekasihnya sedang melihat Yura yang sibuk dengan ponselnya. "Nanti aku cerita, ayo! Nanti kita telah," Ucap Aurel menyadarkan Naufal.


"Itu Yura kan ya? Aku gak mungkin salah lihat gak sih Rel?" Tanya Naufal saat perjalanan menuju gerbang keluar.


"Hmm," Jawab Aurel berdehem saja.


Karana Naufal sedang menaiki motor kebanggaannya, dan diliriknya Aurel dengan wajah cemberut dari kaca spion motornya. "Bad mood kenapa woii?" Batin Naufal. "Masih lagi loh?" Ucapnya lagi dalam hati.


Naufal pun memilih untuk mengurungkan beribu pertanyaan yang ingin di ajukannya pada Aurel, karena sepertinya kekasihnya itu sedang dalam suasana hati yang buruk.


"Morning cantik ku," Sapa Jevano pada Carisa.


"Haiii morning hehe udah lama gak ketemu sama kamu," Ucap Carisa yang baru saja masuk ke dalam mobil milik Jevano.

__ADS_1


"Iya maaf ya," Ucap Jevano.


"Iya gak papa kok, kan udah kemarin sore. Yaudah yuk jalan," Ajak Carisa.


Namun Jevano tak menjalankan mobilnya, hingga membuat Carisa binggung. "Kenapa?" Tanya Carisa.


Jevano pun merentangkan tangannya, "Aku pengen di charger sama kamu. Batre aku udah terkuras habis 3 hari ini, soalnya gak deket-deket sama kamu" Ucap Jevano manja membuat Carisa gemas sendiri pada Jevano.


Carisa pun tertawa geli, "Apaan sih... astaga..." Ucap Carisa lalu masuk ke dalam dekapan Jevano.


"Aku kangen sama kamu Ca, aku nyaman dan aku juga sayang banget sama kamu. Tapi kenapa aku masih teringat soal hubungan aku sama Yura?" Batin Jevano.


"Udah yuk jalan, nanti telat" Ucap Carisa meminta Jevano untuk melepaskan pelukannya secara paksa.


"Okeyy tuan putri," Jawab Jevano membuat Carisa geleng-geleng kepala melihat tingkah aneh Jevano di lagi hari ini.


Aurel dan Naufal baru saja sampai di sekolah, dan hampir saja keduanya telat. Karena gerbang akan ditutup 3 menit lagi, "Maaf ya? Kamu jadi harus jauh-jauh buat jemput aku kesana, kamu sih bandel. Kan aku bisa bareng Leon aja tadi," Ucap Aurel.

__ADS_1


"Ih apaan sih Rel, gak telat juga kita kan hm? Yuk masuk, bentar lagi kelas kamu juga bakal mulai kan? Kita masih ada waktu 10 menit lagi buat masuk ke kelas. Aku antar kamu ke kelas kamu dulu ya?" Ucap Naufal.


"Yaudah deh terserah kamu," Jawab Aurel.


"Sini pegangan," Ucap Naufal meraih tangan Aurel untuk di genggamnya.


"Kok mereka makin dekat sih Rin? Bukannya kemarin lusa kamu sama Naufal pergi dinner bareng ya? Dinner atau makan siang sih? Lupa," Tanya Lia.


"Iya sama Naufal, Aurel juga. Aku kalah, udah capek. Mau fokus sama sekolah aja," Jawab Rina meninggalkan teman-temannya.


Lia dan Nabila pun saling bertukar tatap, hingga membuat Nabila mengindikkan bahunya tidak tahu.


...🙏🏻🙏🏻🙏🏻...


"Pa" Panggil Tiara pada suaminya.


"Kenapa Ma? Tumben mukanya serius banget pagi-pagi?" Tanya Deri sambil menyedu teh hangatnya di pagi hari, dan di temani oleh ponselnya yang sedang mihat berita terkini mengenai pasar modal saham.

__ADS_1


__ADS_2