
Ceklek
Reno, dan Haris pun baru saja masuk ke dalam kamar Jevano. "Oi ayo Jev, Tante Tiara nitip kamu tadi suruh bawa turun ke bawah" Ucap Reno yang tadi pasang dengan Mama Jevano.
"Iya bentar, Naufal mana?" Tanya Jevano.
"Bentar lagi dia, lagi jemput Rina katanya" Jawab Haris.
"Lah kok Rina sih? Terus Aurel berangkat sama siapa?" Tanya Jevano binggung.
"Tau tuh heran, katanya mau jaga perasaan Aurel tapi maish kayak gitu. Eh ayo buruan, tamu kamu udah banyak tuh" Ucap Reno menarik lengan Jevano.
Lantas ketiganya pun menuruni tangga rumah Jevano satu persatu, menuju halaman belakang rumah Jevano yang sudah ramai di penuhi oleh para tamu undangan.
"Thanks," Ucap Rina menutup pintu mobil milik Naufal pelan.
"Nanti pulangnya kamu sama Reno aja ya? Gak papa kan?" Tanya Naufal.
"Kok gitu sih? Nanti kalo Mama aku nanya gimana?" Tanya Rina memanyunkan bibirnya.
__ADS_1
"Bilang aja aku nginap di rumah Jevano," Jawab Naufal asal lalu menjalankan mobilnya.
"Aurel mana?" Tanya Rina.
"Aku antar kamu dulu baru jemput Aurel," Jawab Naufal tanpa menatap Rina.
"Kenapa gak sekalian aja? Kan sejalan?" Tanya Rina.
"Jangan, nanti Aurel salah paham Rin. Aku gak mau Aurel mikir yang gak gak lagi soal hubungan aku sama kamu," Jelas Naufal tanpa melirik Rina sedikit pun.
Rina pun memutar bola matanya malas, dan memilih untuk menatap keluar jendela. "Kalo gitu sama aja aku pergi sendiri, kamu cuman ngantar aku sampai depan pagar Jevano doang. Bukan temanin aku di dalam," Ucap Rina kesal.
"Okey Fine," Ucap Rina dengan perasaan yang kesal nya bukan main.
"Ih! Naufal mana sih?! Kenapa lama banget dah, biasanya tepat waktu banget! Udah jam segini lagi, sejam lagi acaranya di mulai woi" Gerutu Aurel di depan rumahnya menunggu Naufal yang tak kunjung datang.
Tin!
Leon baru saja mengklekson mobilnya, Aurel yang sedang berada di depannya pun segera menghampiri mobil Leon. Leon pun membukakan jendela kaca mobilnya, dapat Aurel lihat di samping kursi kemudi ada seorang penumpang.
__ADS_1
Belum sampai Aurel berjalan menuju mobil milik Leon, Leon sudah terlebih dahulu keluar dari mobil miliknya.
"Cieee... datang juga nih jadinya? Udah baikan yaa?" Goda Aurel menyenggol lengan Leon yang mau datang ke acara ulang tahun Jevano.
"Biasa aja kali woi," Ucap Leon menoyor kepala Aurel.
"Ihh Leon!" Kesal Aurel.
"Mau kesana juga kan? Naufal kok belum datang? Mau barengan gak?" Tanya Leon.
"Aku barengan sama Naufal," Jawab Aurel menolak.
Yura pun turun dari mobil Leon, hingga membuat mata Aurel membola. "Kamu bakal bawa cewe ini ke pesta ulang tahun Jevano? Jangan ngelucu deh, pantas ya datang. Aku kira kalian emang beneran udah baikan, jangan aneh-aneh deh kak. Csdiaa disana Leon. Kamu benaran suka gak sih sama Carisa?" Tanya Aurel.
"Hah? Leon? Suka... Carisa? Carisa pacar Jevano kan?" Tanya Yura.
"Iya, dia suka sama Carisa. Aku gak sudi punya kakak ipar kayak kamu," Ucap Aurel membuang wajahnya.
Yura pun tersenyum tipis, "Padahal aku pengen dekat sama kamu. Jangan salah paham soal kedekatan aku sama Leon," Jelas Yura.
__ADS_1