How Way Us Fell In Love

How Way Us Fell In Love
75


__ADS_3

"Hah? apa tuh beb?" Tanya Haris bercanda.


"Bab beb bab beb, eh ini kita-kita makan malam di rumah sakit aja gak? Mau ayam penyet? Mumpung lagi di depan nih," Tanya Reno pada Haris.


"Maulah!" Jawab Haris semangat.


"BMM, bayar masing-masing tapi" Jelas rmek yang tahu maksud dari kesenangan temannya itu.


"Ck yaudah deh, gak papa. Bentar aku tanya Carisa, Ca kamu mau makan malam apa?" Tanya Haris.


"Kalian apa? Samain aja dehh," Jawab Carisa.


"Kita ayam penyet sih, kamu?" Tanya Haris.


"Yaudah samain aja," Jawab Carisa. "Aurel sama Naufal?" Tanya Carisa.


"Aman, udah di telepon Reno juga. Yakan Ren?" Tanya Haris di balik telepon.

__ADS_1


"Hah apa?" Tanya Reno.


"Aurel sama Naufal udah kamu telepon belum?" Tanya Haris.


"Oh udah kok udah," Jawab Reno. "Terus kamu sama Carisa pesan apa?" Tanya Reno.


"Samain aja Ren, 6 ya Ren. Kamu juga udah aku hitung jumlahnya," Jelas Haris.


"Oke!" Seru Reno lalu memutuskan sambungan telepon.


"Kok 6 sih? Kamu pesan dua porsi?" Tanya Carisa.


Carisa pun hanya menggeleng-gelengkan kepalanya tak heran, "Terserah kamu deh, ayo naik ke atas" Ajak Carisa.


"Ntar an Ca, nunggu Reno dulu. Kasian itu Aurel sama Naufal, kasih ruang dulu buat mereka berdua. Biar baikan," Jelas Haris.


...🙏🏻🙏🏻🙏🏻...

__ADS_1


Pukul sudah menunjukkan pukul 9 malam, tapi Carisa rasanya enggan sekali untuk kembali pulang ke rumahnya. Lagi pula besok adalah hari libur, jadi Carisa pun akhirnya meminta izin kepada kedua orang tuanya untuk menemani Jevano di rumah sakit.


Dan mau tidak mau, Ayu dan Sama pun harus memperbolehkannya, karena kalau di larang pun akan percuma. Carisa pasti akan keras kepala, dan akan tetap tidur di rumah sakit.


"Vano badan kamu gak pegel? Ayo dong banguun, kamu gak kangen aku lagi apa ya? Tante Tiara? Om Deri? Yang lain juga?" tanya Carisa pada Jevano yang masih terbilang lemas dari tidurnya.


Carisa pun menghela nafasnya kasar, lalu memegangi tangan Jevano dan tanpa sadar Carisa pun akhirnya tertidur lelap sambil memegangi tangan Jevano di dalam genggamannya.


Pukul 22.15 WIB


Tiba-tiba Jevano bangun dari mimpi indahnya selama 2 hari lebih, hampir 3 malam. Jevano menatap pada platfon rumah sakit, lalu beralih pada tangannya yang terasa di genggam oleh seseorang. Jevano pun mengedip-ngedipkan matanya saat melihat seorang gadis yang sedang tertidur lemas sambil memegangi tangannya.


Sebenarnya Jevano merasakan teramat pegal pada tangannya yang di genggam oleh Carisa, dan sedikit mengegrekkan tangannya dan berusaha agar gadis yang berada di depannya ini tidak terganggu. Namun tak disengaja, Jevano membangun gadis itu dan membuat Carisa terkejut bukan main.


Sontak Carisa langsung bangkit dari duduknya, dan melihat Jevano yang sudah sadar di hadapannya saat ini. Keduanya pun saling bertukar tatap, Carisa juga masih belum biasa percaya ini.


"Je... Jevano..." Lirih Carisa. "Kamu..." Ucap Carisa menggantung.

__ADS_1


"Kamu siapa?" Tanya Jevano yang memang tidak mengingat Carisa siapa.


__ADS_2