How Way Us Fell In Love

How Way Us Fell In Love
177


__ADS_3

Hubungan aku memang gak baik sama Leon pun ya memang karena Yura Ca, tapi kita sekarang udah baikan kok. Aku sama Leon udah damai, gabut banget sih kalo aku harus ribut sama Leon cuma gara-gara Yura? Disini jelas-jelas Leon gak ada salah sama sekali, karena yang deluan gak bicaraan sama dia itu ya memang aku."


"Dan padahal ternyata cewe aku sendir yang goda Leon, dan aku tahu itu. Yura selalu cari kesempatan buat ketemu Leon, di saat aku ada tugas organisasi dan sibuk. Dan dia manfaatkan waktu itu buat selingkuh sama Leon di belakang aku," Jelas Jevano.


"Sebenarnya juga.... aku selama 3 hari belakangan ini juga ketemu Yura terus Ca... aku cuma mau mastiin perasaan aku. Aku gak macam-macam kok, selama 3 hari belakangan aku ketemu dia terus-terusan, aku sama sekali gak ada perasaan aman, nyaman, di saat dekat sama dia."


"Dari situ aku jadi bisa tahu, kalo aku emang sama sekali gak ada perasaan sedikit pun lagi sama dia. Maaf aku gak ngomong ke kamu Ca, dan baru sekarang ngomongin ini ke kamu. Serius aku takut banget Ca... hiks..." Isak Jevano.


"Aku beneran takut Ca... aku takut kamu pergi dari aku gitu aja, kamu jutekin aku lagi aku takut kamu gak mau ketemu sama aku lagi. Kamu pasti ngerasa jijik banget sama aku, maaf aku udah buat kepercayaan kamu jadi hilang ke aku."


"Maaf udah ngerusak semua rencana masa depan kamu, maaf aku udah buat kamu stress sampai kita kehilangan anak kita, maafin aku Ca... aku serius sama kamu... please jangan tinggalin aku Ca..." Mohon Jevano.


"Aku tahu kita masih terlalu dini dan belum cukup umur buat ngomongin soal kayak gini, tapi aku janji ke kamu Ca. Aku selalu ada di samping kamu, baik dalam keadaan duka maupun suka cita. Aku mau kamu yang selalu disini," Ucap Jevano menujukkan letak hatinya.

__ADS_1


"Jevano... hiks... maaf aku udah buat kamu jadi mikir sampai overthingking kayak gitu, aku sayang sama kamu Jev...." Isam Carisa lalu beralih memeluk Jevano begitupun dengan Jevano.


...🙏🏻🙏🏻🙏🏻...


"Kamu masih mau hubungin dia? Apa perkataan aku tadi pagi masih belum jelas buat kamu? Kamu masih belum sadar?" Tanya Leon saat mendapati Yura yang sedang menatap ruang obrolan chatnya bersama Jevano.


"A... aku mau ketemu dia buat jelasin apa yang seharusnya aku jelasin sama dia," Jelas Yura.


"Soal hubungan kamu, aku dan Nara," Ucap Yura membuat Leon kaget.


"Kenapa? Kamu kaget kan? Kamu gak bakal nyangka kalau aku bakal ngomong yang sebenarnya sama Jevano?" Tanya Yura.


"Baguslah, Jangan rebut Jevano dari Carisa. Meraka udah pantas buat bersama," Ucap Leon meninggalkan Yura.

__ADS_1


"Leon!" Teriaknya membuat langkah pria itu terhenti.


"Maksud kamu apa ngomong gitu?! Maksud kamu aku gak pantas buat Jevano?! Hikss...." Isak Yura.


"Aku gak ngomong gitu," Jawab Leon dingin.


"Tapi kamu selalu buat aku ngerasa kayak gitu!" Ucap Yura meninggikan suaranya.


"Hiks...." Isak Yura menutupi wajahnya dan terduduk di lantai.


Leon mengerutkan dahinya binggung, "Gak biasanya?" Pikirnya. "Kenapa hari ini dia baperan banget sih? Biasanya bakal b aja?" Batin Leon.


Leon pun memilih untuk tidak perduli, dan membiarkan Yura terduduk di lantai sambil menangis.

__ADS_1


__ADS_2