
"Kita emang dekat ya?" Tanya Jevano.
"Ck! Untung kamu lagi sakit, kesel juga sih. Tapi kasihan, iyalah kita deket banget malah. Nih ya aku kasih tahu, kita kurang satu nih, si Naufal. Kita itu temenannya berempat," Jelas Haris.
"Terus? Naufalnya mana?" Tanya Jevano.
"lagi otw sama mbak pacarnya," Jawab Reno.
"Aku sama Carisa pacarannya gimana?" Tanya Jevano polos membuat Haris yang sedang meneguk air pun tersedak.
"Apa?? Kamu sama Carisa pacaran?" Tanya Haris heboh.
Iya Reno sama Haris masih belum tahu soal ini, cuma Aurel dan Naufal saja yang tahu. Awal mulanya Carisa cerita pada Aurel, dan Aurel cerita pada Naufal. Dan Naufal, cerita pada Mama Jevano Tiara.
Srett!
Pintu kamar inap Jevano pun terbuka lebar, dan masuk lah Carisa dan juga Tiara yang baru saja kembali dengan wajah yang lebih segar daripada tadi.
"Loh? Haris Reno? Baru datang? Tumben, mana Naufal?" Tanya Tiara menyapa teman Jevano.
Hehe iya nih Tante," Jawab keduanya.
__ADS_1
"Naufal nanti nyusul bareng Aurel Tante," Jawab Reno dan Tiara pun hanya menganggukkan kepalanya saja.
"Kalian lagi ngomongin aku?" Tanya Carisa menatap ketiganya bergantian.
"O..oh gak kok Ca, hehe gak papa" Jawab Haris membuat Carisa memicingkan matanya curiga.
"Jevano," Panggil Tiara menghampiri anaknya.
"Ada yang kamu pengen gak sayang? Makanan? Atau apa? Barang mungkin?" Tanya Tiara.
Jevano pun menggelengkan kepalanya, "Mama punya album foto Jevano waktu kecil gak? Boleh gak Jevano lihat? Siaoa tahu Jevano bisa ingat dikit-dikit," Ucap Jevano random.
Tiara pun tersenyum tipis, "Ya udah nanti Mama minta orang di rumah buat bwain album foto kecil kamu ya?" Ucap Tiara membuat Jevano menganggukkan kepalanya.
"Iya Ma gak papa," Ucap Jevano mengerti dan Tiara pun mengusap rambut dan pipi putra semata wayangnya itu dengan sayang.
Cup!
Tiara pun mencium pipi Jevano, "Mama tinggal sebentar ya? Carisa, Haris, Reno Tante titip Jevano dulu ya? Gak papa kan Tante tinggal sebentar?" Tanya Tiara pada ketiganya.
"Iya Tante," Jawab ketiganya.
__ADS_1
"Tante tenang aja, Jevano aman kok sama kita" Jawab Haris percaya diri.
"Iya Tante, bener kata Haris" Tambah Carisa.
"Yaudah, kalo gitu Tante tinggal dulu ya?" Ucap Tiara langsung melenggangkan kakinya keluar dari kamar inap Jevano.
"Hati-hati ya Ma," Ucap Jevano dan Tiara pun tersenyum tipis bahagia mendengar hal tersebut.
"atasi kalian bicarain aku ya?!" Curiga Carisa menghampiri Haris dan Reno.
"O..oh engga kok Ca, perasaan kamu aja tuh" Jawab Reno asal namun terlihat gugup.
"Naufal mana?" Tanya Carisa. "Bareng sama Aurel?" tanya Carisa.
"Katanya sih gitu, eh Ca itu apaan?" Tanya Haris penasaran apa isi dari kantong plastik yang sejak di genggam oleh gadis itu.
"Nih, makanan tadi dari kantin bawah" Ucap Carisa memberikan kantong plastik itu pada Haris.
"Wah aku gak minta lohh, makasih Caca" Ucap Haris semangat membuat Reno menatap Haris tak heran, lalu beralih pada Jevano.
"Gimana Jev? Udah baikan belum itu kepala kamu?" Tanya Reno.
__ADS_1
"Lumayan, tapi masih agak berdenyut gitu kalo banyak gerak. Ini lukanya lama gak ya keringnya?" Tanya Jevano.
"24 jahitan itu," Ucap Haris santai smab mencicipi isi kantong plastik tadi.