How Way Us Fell In Love

How Way Us Fell In Love
169


__ADS_3

...Room Chat...


^^^Aurel:^^^


^^^Sayang^^^


^^^Hehe^^^


^^^Dimanaa^^^


^^^kamu udah di kantin?^^^


"Udah di balas?" Tanya Carisa.


"Ish baru juga aku Chat Ca, coba deh kamu chat Jevano. Mereka kan biasanya barengan tuh" Ucap Aurel.


Carisa yang memang sedang malas mengetik di londlnya pun langsung memilih untuk menelepon Jevano saja. Namun saat Carisa hendak menelepon Jevano, mereka pun baru saja tiba di kelas Carisa dan Aurel.


Siapa? Tentu saja Jevano dan kawan-kawan.


"Kenapa heyy?" Tanya Jevano saat menatap layar ponselnya yang berdering.


Carisa pun mematikan sambungan teleponnya, "kamu mau ke kantin?" Tanya Carisa.


"Iya mau jemput Tuan Putri aku dulu," Jawab Jevano sambil mengusak rambut Carisa pelan.

__ADS_1


"Nyamuk Ren, jadi nyamuk kita disini" Ucap Haris berbisik pada Reno dan menyenggol lengan Reno.


"Nikmati aja, siapa tahu bisa jadi bahan kita nanti buat belajar pas ngedate. Siapa tau kan ya," Sahut Reno berbisik.


"Iya juga sih bener, kadang-kadang kamu pinter juga ya" Kekeh Haris.


"Fal baw motor? Aku sama Aurel mau pesan go food," Ucap Carisa.


"Kamu pesan makanan online?" Tanya Jevano. "Kenapa gak makan di kantin?" Tanya Jevano.


"Kita bosan makan di kantin, pengen makan yang lain." Jawab Aurel. "Ya sayang ya? Kamu ambilin ke depan? Aku temenin deh, tapi naik motor yaa?" Bujuk Aurel dengan tatapan mautnya.


"Ehhh mau dong nitip, kalian mau pesan apaa??" Tanya Haris heboh.


Naufal pun menggaruk kepalanya, "Yaudah iya-iya. Tapi di satu tempat aja ya? Bair gak nunggu lama disitu, hemat waktu istirahat. Kita masih ada waktu 20 menit lagi kan buat istirahat?" Tanya Naufal.


"Okee! Ayoo buruan pake hp siapa nih pesennya?" Tanya Haris.


"Jevano aja Jevano!" Seru Reno dan langsung merampok hp Jevano, karena mengetahui kalau go food jeva k sudah terhubjng dengan m-banking untuk metode pembayarannya.


Jevano pun hanya pasrah, dan memberikan ponselnya dengan paksa.


"Kamu mau makan apa?" Tanya Carisa.


"Samaan aja sayang," Jawab Jevano pasrah.

__ADS_1


"Okee," Jawab Carisa semangat.


Lantas mereka pun memesan makanan melalui ponsel Jevano, setelah memesan baru lah Haris dan Reno yang pergi ke depan gerbang menaiki motor Naufal untuk menjemput pesanan mereka di depan gerbang sekolah mereka.


"Motor yang baru beli 3 bulan yang lalu itu gak sih ini?" Tanya Reno.


"Iya deh kayaknya, Ducati 2022 kan?" Tanya Haris.


Hooh, gak heran anak orang hedon Cok" Kekeh Reno.


"Eh suntil! Sama aja ya kalian berdua," Ucap Haris.


"Ya sama sih memang, bedanya kalo aku. harus di sogok prestasi dulu. Kalo Naufal sama Jevano mah enak anak tunggal, tinggal gandah tangan aja anjir" Jawab Reno benar adanya.


"Iya juga sih, tapi beban anak tunggal berat juga coi. Banyak tekanannya," Jawab Haris saat mulai menyalakan mesin motor. Naufal.


"Iya sih setuju," Jawab Reno. "Eh enak gak di bawa?" Tanya Reno sedikit berteriak.


"Enakk! Gasnya mantap ini! Knalpotnya beuh favorit ***" Kekeh Haris sambil berteriak.


"Hahaha iya woi gak dengar dah kamu ngomong apa!" Teriak Reno.


"Hah??" Tanya Haris.


"Iya tunggu di depan gerbang depan, ini hpnya sama aku" Jawab Reno saat Haris sudah menjalankan motor Naufal ke depan.

__ADS_1


__ADS_2