
"Carisa kamu mau disini? Atau di kamar tamu dulu?" Tanya Jevano membuat Rina sedikit kesal.
"Gak usah, eh Carisa kamu bisa main PS gak?" tanya Haris.
"Gak," Ucap Carisa yang memang kurang suka dengan keberadaan Haris semenjak Haris ingin mengambil es kirim miliknya.
"Jutek banget dah," Sahut Reno.
"Carisa kalo kamu mau istirahat bilang ya, nanti aku antar ke kamar tamu" Ucap Jevano. "Aku mau ganti baju dulu," Ucap Jevano pamit pada Carisa dan juga teman-temannya dan meninggalkan Carisa bersama dengan teman-temannya.
"Eh Carisa kamu sama Jevano emang sedekat itu ya?" Tanya Lia tiba-tiba.
"Gak kok, aku dekat ke Jevano cuma yang kayak kalian lihat aja. Aku sama Jevano baru ketemu dua hari yang lalu," Jawab Carisa.
"Ah serius?" Tanya Reno yang tertarik dengan pembicaraan mereka.
"Aku dengar-dengar orang tua kalian juga temenan ya?" Tanya Haris dan Carisa pun menganggukkan kepalanya.
Tak lama dari situ, Jevano pun muncul bersama dengan seorang asisten rumah tangganya yang membawakan minuman untuk teman-teman Jevano.
"Makasih Bi Inah!" Seru Haris semangat dan Bi Inah pun hanya membalasnya dengan senyuman khasnya.
"Mau kerjain dari yang mana dulu?" Tanya Jevano.
"Kita bagi tugas dulu, ini aku udah bagiin tugasnya" Sahut Reno yang memang paling pandai soal pembagian tugas, biasa jiwa kepimpinannya selalu terbawa-bawa kemana-mana.
"Oh ya udah, gitu aja dulu. Nanti kalo udah dapat semuanya, baru kita susun" Ucap Naufal yang di angguki setuju oleh teman-temannya.
"Eh bosan gak? Mau main Ludo?" Ajak Haris menyenggol bahu Carisa.
"Ya udah deh ayo ayo aja sih aku warna biru ya?" Tanya Carisa yang di angguki mantap oleh Haris.
Lantas Jevano dan Haris pun bermain game Ludi di ponselnya milik Haris, sedangkan Lia, Rina, Naufal, Reno dan Jevano fokus pada tugas kelompok mereka. Sudah 2 jam lamanya mereka berada di rumah Jevano, dan teman-temannya Jevano pun baru saja menyelesaikan tugas kelompok mereka.
"Aduh capek banget aku nulis," Keluh Lia.
"Makanya, punya tulis tangan tu jangan cantik-cantik! Di suruh nulis kan kamu hahahaha" Ledek Reno pada Lia hingga membuat Lia mendengus kesal.
"Eh Rin kamu habis ini mau langsung pulang?" Tanya Lia.
"Iya kenapa?" Tanya Rina.
"Di jemput sama supir?" Tanya Lia dan Rina pun menganggukkan kepalanya.
"Rin kamu gak mau coba belajar bawa mobil sendiri apa? Seru banget tahu!" Ucap Haris mengompori Rina.
__ADS_1
Haris yang sedang menonton film animasi bersama Carisa, dan mendengar pembicaraan teman-temannya dan ikut menyambung.
"Dia gak di kasih sama nyokap bokapnya," Jawab Naufal.
"Iya deh iya yang paling tahu soal Rina!" Ledek Reno membuat mereka terkekeh pelan.
Rina memperhatikan Carisa sejak tadi, rasanya Rina ingin sekali seperti Carisa yang mudah bergaul dan langsung dekat pada orang-orang yang baru saja di kenalnya. Apalagi dari apa yang Rina lihat, Carisa sangat cerewet dan tiada hentinya berbicara pada Haris.
"Ca, mama kamu nelepon" Ucap Jevano memberikan ponsel miliknya pada Carisa.
"Mama? Mama aku? kamu punya nomor Mama aku?" Tanya Carisa dan Jevano pun menganggukkan kepalanya dan meminta Carisa untuk mengambil alih ponselnya.
"Halo Ma?" Sapa Carisa.
"..."
"Carisa di rumah Jevano Ma, tadi hpnya lowbat hehe."
"..."
"O..oh iya? Udah di bandara?"
"..."
"Iya Carisa berani kok sendiri di rumah,"
"..."
"..."
"Iya Ma, hati-hati di jalan."
Tut!
Setelah mengakhiri panggilan Carisa pun kembali bergabung bersama dengan teman-teman Jevano, dan mengembalikan ponsel itu kepada pemiliknya.
"Jevano aku boleh pinjam carger ponsel kamu gak?" Tanya Carisa.
"Carger? Oh boleh, bentar ya aku ambil di kamar" Ucap Jevano bangkit dari duduknya. "Bentar ya!" Pamit Jevano pada teman-temannya.
"Lihat, gitu Rin! Kayak si Carisa, sering-sering ngerepotin Jevano! Jevano itu suka sama modelan cewek yang kayak gitu tuh," Bisik Naufal pada Rina.
"Apasih? Jangan bicarain soal itu disini ya Fal!" Bisik Rina memperingati Naufal.
"Kamu mau langsung balik sekarang?" Tanya Naufal dan Rina pun menganggukkan kepalanya.
__ADS_1
"Sini ponselnya Ca, biar aku carger" Ucap Jevano pada Carisa dan Carisa pun memberikan ponselnya pada Jevano.
"Makasih Jevano," Ucap Carisa.
"Makan malam di luar lah ayo!" Ajak Reno.
"Gak sibuk?" Tanya Naufal.
"Gak, udah beres semua kerjaan ku. Besok gak ada rapat penting juga, free satu Minggu ini" Jelas Reno.
"Ayo ayo aja sih, Lia Rina ayo lah ikut!" Ajak Haris.
"Mau ikut gak?" Tanya Naufal pada Rina yang sedang berpikir.
"Yah maaf banget, aku kayaknya gak bisa ikut deh. Kamu ikut Rin? Soalnya aku udah di suruh pulang sama Mama," Jelas Lia benar adanya.
"Aku... aku ikut. Kasihan Carisa sendirian cewe gak ada temannya," Ucap Rina menatap Carisa dan Carisa pun membalas tatapan itu dengan senyum ramahnya.
"Kok aku ngerasa aneh ya sama yang namanya Rina ini?" Batin Carisa.
"Mau makan malam di luar ya?" Tanya Jevano. "Ya udah ayo! Eh tapi Ca kamu beneran mau pergi pakai baju sekolah?" Tanya Jevano membuat semua mata jadi tertuju pada Carisa dan Carisa pun melihat pada seragamnya.
Rina, Lia, Reno, Haris dan juga Naufal sudah Menganti pakaian mereka terlebih dahulu sebelum datang ke rumah Jevano.
"Ck! Aku ikut aku!" Ucap Jevano manrik tangan Carisa. "Eh bentar ya!" Pamit Jevano pada teman-temannya.
"Aku kok ngerasa jadi nyamuk gitu ya disini?" Gumam Haris.
"Jevano ternyata sweet juga ya sama cewe yang baru dia kenal, aku kira dia cuma bisa kayak gitu sama Yura aja" Ucap Reno random dan asal.
"Iya iya! Aku juga mikir gitu," Sahut Haris.
Jevano pun menarik Carisa untuk menuju kamarnya, "Kamu gak papa kan kalo pakai baju aku?" Tanya Jevano.
"Hah?" Ucap Carisa terkejut.
Ceklek
Jevano pun membuka kamarnya, dan membawa Carisa masuk ke dalam kamarnya. Awalnya Carisa agak takut saat Jevano menutup pintu kamarnya, tapi Carisa berusaha untuk berpikir positif saja. Jevano pun melepaskan genggaman tangannya dari tangan Carisa, dan berjalan menuju lemari kamarnya.
"Mau pakai training gak?" Tanya Jevano.
"Oh pakai jeans aja gimana?" Tanya Jevano lagi.
"Umm... Kuta mau makan dimana?" Tanya Carisa hingga membuat Jevano berpikir sebentar dan beralih untuk merogoh kantongnya dan menelepon seseorang.
__ADS_1
"Apaan? Ngapain telepon-teleponan segala sih?" Sewot Haris.
"Ck, malas banget turun lagi ke bawah. Mau makan dimana? Tanya Jevano.