How Way Us Fell In Love

How Way Us Fell In Love
157


__ADS_3

"Kesini sama siapa? Leon?" Tanya Rina pada Yura.


Keduanya sedang duduk di kantin sekolah, dan ini masih pagi.


"Iya, sama siapa lagi. 5 menit lagi kamu udah mau masuk kelas kan?" Tanya Yura melirik jam tangannya.


Rina pun terkekeh kecil, "Kamu masih ingat aja ya?" Ucap Rina membuat Yura tersenyum tipis. namun manis.


"Eh itu Yura bukan sih?"


"Lah iya ngapain dia disini? Sekolah dia apa udah selesai ya di luar negeri? Apa dia mau lanjutin SMA nya lagi?"


"Eh kalo lanjut, berarti dia bakal jadi adek tingkat kita dong?"


"Bisa jadi sih, kan dia ketinggalan 1 tahun. Enak bangun kalo dia mau langsung naik kelas aja sama kayak kita, lagian kita udah mau selesai juga kan"


"Iya sih, lagian gak mungkin walaupun ada orang dalam"


"Lah? Siapa? Jevano sama Yura udah putus, satu sekolah juga tahunya Jevano sama Carisa tuh. Tunangan lagi, Yura mana ada lagi punya orang dalam buat bantuin dia selain Jevano"


"Leon mungkin? dia dekat juga gak sih sama Leon? Tadi Farah juga lihat tuh Yura keluar dari mobil Leon, terus tuh tadi kunci mobilnya di kasih ke Yura lagi. Pasti mereka lagi ada something gitu kan?"

__ADS_1


"Eh iya ya??? Kalian tahu gak sih, aku dengar-dengar juga Jevano sama Yura putus juga gara-gara Leon tauu!" Gosip mereka berbisik.


"Eh iya iya! Masuk akal banget gak sihhh? Makanya Jevano sama Leon kayak perang dingin gitu, kalian merhatiin gak?"


"Kamu bakal balik ke Paris lagi Ra?" Tanya Rina.


"Engga, aku udah selesai disana, aku masih binggung. Mau lanjut sekolah disini aja atau gak. Ayah ibu juga belum tahu kalo aku udah di Jakarta," Jelas Yura benar adanya.


Rina pun mengerutkan dahinya, "Kok gitu?" Tanya Rina.


"Ya kamu tahu sendiri kan, aku sama Leon udah ada?" Ucap Yura membuat Rina yang langsung mengerti maksud temannya itu.


"Di apartemen Leon, sama baby sisternya" Jelas Yura.


"Kamu kesini ngapain?" Tanya Rina.


"Mau jumpa sama Jevano, sekalian ada yang mau aku rus. Aku rencana bakal lanjut sekolah disini. Tapi mungkin bakal jadi adik tingkat kalian sih," Jelas Yura.


Tring!


Tring!

__ADS_1


Tring!


Bel sekolah pun berbunyi sebanyak 3 kali.


"Nanti kita sambung lagi ya! Aku mau masuk dulu, udah bel" Ucap Rina pamit.


"Okee, belajar yang bener! Kamu sekelas kan sama dia?" Tanya Yura.


"Hm kami sekelas, aku deluan" Ucap Rina membuat Yura menganggukkan kepalanya pelan.


Yura pun menatapi kepergian Rina dari belakang pundak Rina, "Kamu pernah kan suka sama Jevano?" Tanya pelan.


Yura pun memperhatikan seluruh sudut kantin sekolah, "Wah sama sekali gak berubah ya? Cuma mejanya aja yang baru di ganti," Gumam Yura lalu memutuskan untuk keluar dari kantin dan segera menuju ruang kepala sekolah untuk mengurus berkas miliknya.


Saat hendak menuju ruang kepala sekolah, gak sengaja Hura bertemu dengan Reno yang sedang berjalan menuju ke kelasnya. Namun Reno pun menajamkan matanya untuk memastikan, kalau yang dilihatnya sekarang benar adanya.


Semakin dekat,


Hingga keduanya pun kini sudah saling berhadap-hadapan.


"Heh toa," Panggil Reno.

__ADS_1


__ADS_2