Jatuh Cinta Karna Kentut

Jatuh Cinta Karna Kentut
DANAU TOBA NAN INDAH


__ADS_3

Keesokan harinya kedua pasangan suami istri itu berangkat ke objek wisata kawasan danau Toba. Dengan menggunakan mobil milik om Andruw yang dititip kepada pak Yono. Mereka berangkat ojek wisata danau Toba. Pemandangan yang begitu indah memanjakan mata mereka. Apalagi mereka pergi ke Menara tele dan bukit Sibea bea nan indah. Yang mana dari sana dapat melihat panorama indah Danau Toba. Hembuasan angin sepai Sepoi, membuat suasana semakin sejuk.


"Wah...... betapa bodohnya ternyata kami selama ini, yang tidak mengetahui ada tempat wisata yang sangat indah di negara sendiri" Gumam Riyanti dalam hati. Tiba-tiba Janpilan yang baru terbangun dari tidurnya karna setelah mereka menikmati pemandangan yang indah di bukit Sibea bea, mereka istrihat disebuah hotel yang berada di kawasan pulau Samosir. Ia langsung memeluk istrinya dari belakang membuat Riyanti sedikit kaget.


*****


"Mas buat aku kaget saja"ucap Riyanti karena dirinya memang benar-benar kaget ketika Janpilan memeluk dirinya dari belakang. lalu Riyanti pun memutar balik badannya agar dirinya bisa melihat suaminya dengan leluasa Riyanti langsung mengalungkan tangannya dileher milik Janpilan.


Janpilan pun langsung mengecup bibir manis Riyanti. Perlahan ciuman itu semakin dalam, Janpilan semakin melancarkan aksinya karena Riyanti sudah mulai merespon ciumannya. Riyanti sudah mulai memainkan lidahnya di rongga mulut Janpilan. Sehingga Janpilan menuntun Riyanti masuk ke dalam kamar hotel.


Merasa mendapat respon dari Riyanti, Janpilan melancarkan aksinya dan kembali meraih tubuh mungil Riyanti. Perlahan tangan Janpilan sudah mulai masuk ke Balik baju Riyanti sehingga Riyant pun tidak dapat menahan suaranya yang sangat merdu. Hal itu membuat adik kecil milik Janpilan langsung lancang depan.


Riyanti tidak mau kalah, Ia pun sudah mulai membuka pakaian Janpilan dan mencampakkannya di seberang arah.


"Sayang...... kamu sudah semakin pintar ya" bisik Janpilan sambil mengembangkan senyumnya. Ia terus melancarkan aksinya dengan memainkan gunung kembar milik Riyanti membuat Riyanti semakin bergelinjang. hingga suara yang merdu Riyanti terdengar ditelinga Janpilan


Membuat Janpilan menjadi tidak tahan. Ia meminta Riyanti untuk memainkan adik kecilnya dengan menggunakan mulutnya. Merasa mendapat tuntutan dari suaminya Riyanti pun menggunakan mulutnya untuk memainkan adik kecil Janpilan yang sudah lancang depan. Agar Janpilan merasa sangat puas terhadapnya.


"Ah....sayang.....ah.....sayang" suara merdu Janpilan terdengar jelas di telinga Riyanti membuat Riyanti semakin mempercepat gerakannya dan ia terus menghisap adik kecil milik Janpilan. Janpilan yang tidak mau kalah. Ia pun mengecup bagian gunung kembar milik Riyanti dan memberi tanda merah di sana pertanda kepemilikannya.


Janpilan langsung merebahkan tubuh mungil Riyanti di tempat tidur yang berukuran king size yang sudah disediakan pihak hotel. Dia langsung menindih tubuh Riyanti, Ia meminta persetujuan dari Riyanti untuk memasukkan adik kecilnya yang sudah lancang depan ke goa milik Riyanti.

__ADS_1


"Kenapa harus meminta izin kepadaku mas..... kan aku sudah milikmu seorang." ucap Janpilan kepada Janpilan sambil kembali mengecup bibir ranum Janpilan. Merasa mendapat izin dari istrinya Janpilan pun langsung memasukkan adik kecilnya dibagian goa milik Riyanti membuat Riyanti langsung mengeluarkan suara merdunya


"Auh......Auh.....mas.....Auh."suara merdu Riyanti terdengar jelas di telinga Janpilan. karena jiwa kewanitaan Riyanti sudah mulai naik, Ia pun meminta Janpilan untuk mempercepat gerakannya. Merasa kurang puas Riyanti meminta janpilan untuk membalikan tubuhnya agar dirinya dapat memimpin permainan.


"Mas kita gantian ya."pinta Riyanti dengan manja. Hal itu membuat Janpilan semakin semangat Ia sangat senang, kalau istrinya yang memimpin permainan. Janpilan merasa lebih nikmat jika istrinya yang memimpin permainan. Janpilan langsung membalikkan tubuhnya. Dengan penuh semangat Riyanti pun memainkan adik kecil Janpilan dan memasukkannya ke goa miliknya.


Sehingga membuat janpilan menikmati surga dunia. Riyanti mempercepat gerakannya agar Janpilan dapat mencapai puncaknya. "Ah .....ah....ah....lagi sayang.... cepatin dong mas sudah semakin tidak tahan nih."kata Janpilan tepat ditelinga Riyanti membuat Riyanti semakin melancarkan aksinya dan mempercepat gerakannya.


Janpilan pun kembali membalikkan tubuh istrinya agar Mereka bergantian memimpin permainan. Ia pun langsung memasukkan adik kecilnya dibagian goa milik Riyanti membuat Riyanti semakin bergelinjang. Ia pun meminta Janpilan agar mempercepat gerakannya karena iya sudah mulai tidak tahan lagi dan ingin mencapai puncaknya.


Janpilan pun langsung mempercepat gerakannya hingga kurang lebih 1 jam dalam permainan mereka berdua pun sama-sama mencapai puncak."Ah....ah....ah" ucap Janpilan pertanda dirinya sudah sangat puas dan mencapai puncak. Janpilan langsung mengembangkan senyumnya ke arah istrinya "Thanks my wife"


" I love you too my husband" sahut Riyanti sambil mengecup kening suaminya.


Pagi itu mereka sudah melewati jam sarapan pagi. Hingga perut Janpilan dan Riyanti pun sudah terasa keroncongan.


"Kamu sudah lapar kan sayang?" kita makan yuk ucap Janpilan. Tetapi Riyanti sepertinya enggan untuk bergerak. Karena gempuran yang mereka lakukan di pagi hari membuat Morina sedikit lelah.


" Mas ..... Riyanti malas keluar lebih baik pesan aja makanannya.Soalnya badanku sakit semua ini akibat ulah mas deh." ucap Riyanti Melihat istrinya merasa kecapekan Janpilan pun langsung mengembangkan senyumnya Ia pun meminta maaf kepada Riyanti


"Maafkan mas ya Sayang!" sudah membuatmu capek pagi-pagi begini" ucap Janpilan sambil mengecup kening Riyanti.

__ADS_1


"Tidak apa-apa Mas!" itu hak mas kok dan Sudah menjadi kewajiban ku untuk melayani mas"ucap Riyanti sambil mengembangkan senyumnya. lalu Janpilan memesan makanan mengingat mereka belum sarapan, dan perut Janpilan dan Riyanti sudah mulai keroncongan.


Setelah menunggu sekitar 30 menit pesanan makanan yang janpilan pesan pun sudah tiba Janpilan langsung meminta Riyanti agar langsung sarapan. Dengan telaten Riyanti pun menyiapkan makanan itu, kepada Janpilan sesekali Janpilan memberikan suapan kepada Riyanti . Begitu juga dengan Riyanti, iya pun sesekali memberi suapan kepada Janpilan Hingga Janpilan merasa dirinya sangat dicintai oleh Riyanti.


"Sayang mas bersyukur memiliki istri seperti kamu"ucap Janpilan berterus terang kepada Riyanti


"Aku juga sangat bersyukur memiliki suami seperti kamu kata Riyanti yang merasa dirinya juga sangat bersyukur memiliki suami seperti Janpilan yang berpikiran dewasa.


Riyanti sama sekali tidak menyesal menikah dengan janpilan, walaupun umur Janpilan jauh berbeda dengan Janpilan.


Setelah selesai makan mereka pun istirahat karena mereka berencana untuk melihat keindahan danau Toba.


"Sayang sepertinya sore-sore enak berenang dan bermain di sana dan memandang pemandangan yang indah" ucap Riyanti kepada Janpilan


"Kalau begitu nanti sore kita ke sana ya sayang" Kata Janpilan membuat warna sangat senang.


Sore harinya, Janpilan dan Riyanti pun pergi ke pantai pasir putih. Janpilan dan Riyanti sangat takjub dengan keindahan alam danau Toba. Airnya yang jernih dan danaunya yang luas membuat janpilan semakin Takjub.


Bersambung.....


outhor istirahat dulu makan siang menanti jangan lupa dukung terus karya author Yach. trimakasih 🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2