Jatuh Cinta Karna Kentut

Jatuh Cinta Karna Kentut
TIDUR BARENG


__ADS_3

"Wah berarti tambah lagi nih keponakanku." ucap Naira sambil senyum sumringah. Naira tidak kalah bahagia dari Randy yang mendengar kabar kehamilan hingga ia benar-benar dapat membayangkan keramaian rumah mereka dengan bertambahnya anggota keluarga.


Ketika Rehan mendengar jika resepsi pernikahan mereka akan diadakan berbarengan dengan resepsi pernikahan Randy. iya sedikit khawatir karena mengingat kondisi kesehatan Linda.


"Bagaimana Apa kamu setuju seperti yang aku katakan tadi resepsi pernikahan kita diadakan berbarengan?


tiba-tiba Linda keluar dari kamar Dia sangat terkejut melihat kehadiran Naira berada di rumah utama keluarga Himalaya.


"loh Nai kamu ada di sini?"


"Ya Kak!"


"Kok tumben kamu ada di sini?


sayang Naira ini akan menjadi kakak ipar kita jadi mulai sekarang kamu harus merubah panggilan kamu kepada kakak ipar nayra.


"Maksudnya?


"Naira calon istri dari Kak Randy, jadi otomatis dia kan jadi kakak ipar kamu juga." ucap Reihan sambil senyum sumringah.


"Serius?


"Mas tidak berbohong kan?


"Ngapain juga Mas harus berbohong sayang, Kalau kamu tidak percaya sama Mas kamu bisa deh tanyakan langsung kepada Kak Randy.


Linda menatap Naira dengan penuh tatapan tanya. Seolah dirinya ingin sekali berbicara banyak kepada Naira dan mempertanyakan hal itu kepada Naira secara langsung.


"Nai..... apa aku tidak salah dengar? tanya Linda kepada Naira.


Naira menjawabnya hanya dengan senyuman, membuat Linda sudah mengerti apa arti dari senyuman Naira, pertanda yang dikatakan Reihan benar adanya. jika Naira calon istri Randy.

__ADS_1


"Jadi kita jadi satu keluarga! gue seneng Banget deh akhirnya gue punya teman di rumah ini."Jika Mas Reihan pergi ke kantor, Linda sering kesepian di rumah sebesar ini. Hanya ditemani beberapa asisten rumah tangga. Tanpa adanya anggota keluarga lainnya.


Sepertinya kurang asyik, tapi setelah adanya kamu hatiku sangat bahagia. Terima kasih Nai kamu sudah mau menjadi kakak iparku. Jujur Linda sangat bahagia mendengar kabar baik ini. Linda juga ingin pernikahan kalian dipercepat agar Linda memiliki sahabat dan teman curhat di rumah ini." ucap Linda sembari memeluk Naira.


Senyuman bahagia terlihat jelas diwajah Linda. membuat hati Reihan menjadi menghangat melihat senyuman dan wajah istrinya. Ia sangat mengetahui jika istrinya sangat kesepian di rumah. Walaupun di rumah mereka ada beberapa asisten rumah tangga.


Apa kamu senang mendengar kabar ini sayang,?


"Tentu dong Mas, Linda senang banget apalagi yang menjadi kakak ipar Linda itu adalah Naira. walaupun umur kami berbeda, tapi Naira cukup asyik untuk diajak ngobrol dan curhat." ucap Linda sembari mengembangkan senyumnya.


Setelah selesai berbicara panjang lebar dengan Reihan dan Linda Randy berpamitan kepada Reihan untuk istirahat sejenak. Karena malam tadi Naira dan Randy sama sekali tidak tidur. Hal itu membuat Randy dan Naira ngantuk berat.


"Sayang lebih baik kamu istirahat gih." ujar Randy kepada Naira sembari mengajaknya masuk ke kamar.


"Kamu tidur saja di kamar Mas, Mas akan Istirahat di kamar tamu."


"loh kok gitu sih?


"Tidak apa-apa sayang, Kamu tidur saja." ujar Randy. Lagian sebentar lagi juga itu akan menjadi kamar kamu juga." ucap Randy sembari mengembangkan senyumnya. Ia pun menuntun Aira masuk ke dalam kamar.


"Memangnya Mas tega membiarkan Naira tidur di sini sendirian?


"Tidak perlu takut sayang!" Di sebelah ada Mas kok. kamu tenang saja."


"Sudah!" Mas tidur di kasur saja, biar Naira tidur di di sofa itu."ucap Naira sembari menunjukkan sofa yang ada di kamar Randy.


"Jangan dong sayang!" masa kamu tidur di sofa sementara mas tidur di kasur?


"lebih baik kamu yang tidur di kasur dan mas yang tidur di sofa.


"Tapi mas pasti tidak nyaman tidur di situ, kalau Naira tidur bergelantungan pun sudah biasa. sementara Mas yang biasanya tidur di kasur empuk, tiba-tiba tidur di sofa pasti tubuhnya akan pegal. lebih baik Mas tidur di kasur, Naira yang tidur di sofa.

__ADS_1


Begini saja deh, daripada berdebat. lebih baik kita tidur di kasur berdua. Dibatasi dengan bantal ini Jika kamu takut mas macam-macam."ucap Randy sembari membuat bantal guling batas tidur mereka.


"Apa Mas semenakutkan itu?


"Naira menggelengkan kepalanya, justru Naira memberanikan diri memeluk calon suaminya itu.


"Ngak kok mas!" Naira percaya kok sama mas, Mas pasti menjaga daerah dan tidak akan pernah mengecewakan Naira." ucap Naira sembari memberanikan diri mengecup bibir ranum Randy. Membuat Randy sedikit terkejut mendapat serangan tiba-tiba dari Naira


Perlahan Randy pun membalas kecupan dari Naira . hingga mereka sama-sama merasakan sensasi yang luar biasa. Tiba-tiba Randy langsung tersadar dan melepaskan pagutannya dari Naira .Ia takut Naira kecewa kepadanya yang tidak dapat menahan diri dan menjaga kehormatan Naira.


"Maaf sayang , mas tidak bisa melakukannya sebelum kamu Mas halalin. ucap Randy kepada Naira yang sontak membuat Naira tertawa ngakak.


"Kamu Kenapa tertawa sih sayang?


"Terima kasih Mas!"ternyata kamu benar-benar bisa menjaga amanah dari ibu. Naira hanya mencoba Mas saja. Terima kasih sudah menjaga kehormatan Naira mas. Naira tidak menyangka mas benar-benar menghargai Naira.


"Mas sangat mencintaimu, jadi mas tidak akan menodai kamu sebelum kita halal. Dan juga resmi di mata hukum negara." ucap Randy sembari mengembangkan senyumnya kepada calon istrinya itu. Kemudian Ia pun membaringkan tubuhnya di samping Naira.


Entah karena faktor kecapekan Randy pun Langsung tertidur pulas Di samping Naira. lain halnya dengan naira yang hanya berangan-angan menatap langit-langit kamar milik Randy. Kemudian matanya menangkap sosok calon suaminya tertidur dengan polosnya.


"Kamu memang laki-laki yang sangat luar biasa Mas, mampu menjaga Naira. Aku tahu kamu memang benar-benar laki-laki yang hebat yang mampu menjaga diri dan menjaga naira juga. Oleh karena itulah Naira semakin jatuh cinta kepadamu. Walaupun umur kita sangat berbeda jauh." Naira bermonolog sendiri.


Ia benar-benar bahagia dicintai seorang AKBP Randy yang sangat sayang dan cinta kepadanya. Ia tidak menyangka karena sebentar lagi dia akan menyandang status sebagai istri seorang AKBP Randy Himalaya. dan nama Himalaya akan tercantum di belakang nama Naira.


Naira menatap suaminya dengan intens Ia pun memberanikan diri untuk mengecup kening suaminya sebelum akhirnya tertidur. Tidak Berapa lama Naira pun tertidur pulas mengarungi alam mimpinya. Tanpa sadar dalam tidurnya Randy memeluk naira dengan hangat. Begitu juga dengan Naira. mereka saling berpelukan dan bantal guling sebagai pembatas sudah tidak ada lagi di antara mereka. Entah ke mana sudah bantal guling itu mereka benar-benar larut dalam alam mimpinya masing masing


Esok paginya Naira bangun dari tidurnya. Ia merasakan di kakinya ada beban berat, tangan melingkar di perut Naira membuat Naira pun langsung membuka bola matanya. Ia melihat bantal pembatas tidur mereka sudah tidak ada lagi di antara mereka. Yang ia temukan tangan yang melingkar di perut Naira dan kaki yang menempel di kaki Naira.


Sungguh pemandangan yang luar biasa jika orang lain melihat mereka. Naira berniat untuk bangkit dari tidurnya. Tetapi karena beban yang ada di tubuhnya sehingga dia sedikit kesulitan untuk bangkit. Perlahan Ia mengangkat tangan Randy yang melingkar di perut Naira. Hal itu membuat tidur Randy sedikit terusik dan kembali memeluk Naira dengan erat.


"Naira berusaha melepaskan pelukan itu tetapi tenaga Naira kalah kuat dari Randy. Yang ternyata kalau Randy sebenarnya sudah terbangun. Tetapi ia memilih untuk pura-pura tertidur karena Randy masih ingin berlama-lama dengan Naira di kamar.

__ADS_1


Bersambung.....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏🙏


__ADS_2