Jatuh Cinta Karna Kentut

Jatuh Cinta Karna Kentut
TERBUAI DALAM SUASANA


__ADS_3

"Kalau pesan online tidak mungkin bisa datang, karna banjir sudah meninggi. Jadi Linda memilih untuk memasak mie instan ini." ucap Linda sembari langsung meletakkan mie instan di meja kerja Reihan.


"Jika Bapak mau ini kebetulan Linda masak dua mangkok." ucap Linda sembari menyodorkan mie instan masakannya kepada Reihan. Reihan yang merasakan perutnya keroncongan pun langsung meraih mie instan itu dan menyantapnya dengan lahap.


"Memangnya hujannya belum reda ya?


"Belum pak!" malah banjir semakin meninggi. ucap Linda kepada Rehan.


"Kamu serius?


"Iya Pak!" Linda serius, Linda sudah melihatnya dari balkon tadi."


"Oh iya pak terima kasih sudah membawa saya istirahat di kamar istirahat Bapak. Linda menjadi tidak enak hati saya istirahat di ruang istirahat bapak, sementara bapak sendiri Istirahat di sofa." ucap Linda kepada Reihan.


"Tidak apa-apa santai saja."


Ketika Linda dan Reihan sudah selesai menyantap mie instan buatan Linda. Tiba-tiba lampu listrik padam membuat Linda berteriak ketakutan. Dan spontan Linda memeluk Raihan.


"Jangan takut saya ada di sini kok." ucap Reihan sembari meraih ponselnya yang berada di saku celananya dan menghidupkan senter ponsel miliknya agar dapat menyinari ruangan kerjanya.


"Kita lebih baik istirahat di kamar, karena kalau kita pulang tidak bisa.Karna banjir sudah meninggi." ucap Reihan kepada Linda sembari Mamapah Linda masuk kembali ke kamar ruang istirahat Rehan.


"Tapi Pak?


"Jangan takut, saya manusia bukan hantu."


"Bukan itu maksudnya pak!"


"Terus maksud kamu apa?


"Tidak tidak apa-apa." jawab Linda gugup.


"Ya Allah mudah-mudahan setan tidak merasuki jiwa Bos songong ini." gumam Linda di dalam hati.


"Kamu kenapa?


"Tidak Pak."

__ADS_1


Tiba-tiba baterai ponsel milik Reihan pun habis hingga tidak ada lagi yang menyinari ruangan itu membuat Linda semakin ketakutan dan spontan kembali Linda memeluk Reihan.


"Pak pak Tolong jangan tinggalkan saya." ucap Linda sembari terisak karena dirinya sudah putus asa tidak bisa pulang ke rumah malam Itu.


"Kamu tenang saja!" saya tidak akan meninggalkanmu sendiri disini. lagian kamu terjebak seperti ini, karena saya. Maafkan saya." ucap Rehan sambil langsung mengecup bibir manis Linda. Hal itu membuat Linda sangat terkejut akan apa yang dilakukan Reihan terhadapnya.


"Maaf Pak saya bukan wanita murahan." ucap Linda kepada Reihan.


"Maaf saya tidak menganggap mu wanita murah." tetapi...... Rehan tidak melanjutkan kata-katanya. Dan memilih membaringkan tubuhnya di atas tempat tidur yang berada di ruang istirahatnya.


Reihan begitu paham dengan ruangan yang biasa ia tempati. Sehingga dirinya pun dengan mudah langsung menemui ranjang miliknya tanpa melihat sama sekali.


Linda meraba berniat keluar dari ruangan itu. tetapi ia malah terjatuh hingga menimpa tubuh Reihan yang sedang berbaring di atas tempat tidur.


"Maaf Pak saya tidak melihat."


"Tidak apa-apa lebih baik kamu berbaringlah dan istirahat." ucap Reihan kepada Linda sembari mengarahkan Linda ke sampingnya. Linda pun tidak memiliki pilihan lain, selain dirinya memilih Istirahat di samping Raihan.


Suara barang terjatuh terdengar jelas di telinga Linda membuat Linda semakin ketakutan dan spontan kembali dirinya memeluk Reihan. Linda mengira kalau barang yang terjatuh itu adalah ulah dari setan seperti yang pernah dikatakan oleh Ricardo dan juga japet ketika mereka masih duduk di bangku kuliah sehingga Linda semakin ketakutan.


"Sudah tidak apa-apa!" ada saya di sini." ucap Reihan kepada Linda sembari kembali mengecup kening Linda. Entah karena terbawa suasana Linda pun mengecup wajah tampan Reihan.


Karena Linda sudah mulai gemetaran mengingat cerita cerita mistis yang diceritakan oleh Japet dan juga Ricardo. Entah karena faktor apa, Hingga kedua insan itu terbuai dengan suasana. Reihan mulai mengecup bibir manis Linda. Perlahan kecupan semakin mendalam dan lebih dalam. Linda pun mulai hanyut dengan suasana. Hingga dirinya pun membalas kecupan demi kecupan yang diberikan Reihan terhadapnya.


Tangan Reihan sudah mulai bergerilya dibagian gunung kembar milik Linda. Membuat Linda mengeluarkan de$@hanya. Hal itu yang membuat Reihan semakin melancarkan aksinya. Entah siapa yang memulai tubuh mereka sudah tidak memakai sehelai benang pun.Sehingga malam itu mereka menghabiskan malam yang begitu menggairahkan.


Dengan Satu malam linda kehilangan harta yang paling berharga yang ia jaga selama ini. entah karena faktor kecapean, sehingga mereka pun tertidur pulas hingga pagi hari pun tiba. Linda terbangun dari tidurnya ia melihat tubuhnya sudah tidak memakai sehelai benangpun. Sehingga Linda pun langsung menangis histeris. Membuat tidur Rehan menjadi terusik.


"Apa yang kita lakukan? apa yang Bapak lakukan kepadaku? tangis Linda. Reihan langsung memeluk tubuh Linda.


"Jangan khawatir aku akan bertanggung jawab akan apa yang aku lakukan terhadap kamu. kamu tenang saja." ucap Reihan kepada Linda berharap Linda bisa lebih tenang.


"Bagaimana bisa kita melakukan ini semua? Harta yang paling berharga ku,yang selama ini sudah susah payah aku menjaganya dengan mudahnya aku memberikannya kepadamu." tangis Linda dipelukan Reihan.


"Jangan menangis percaya sama saya!" saya akan bertanggung jawab akan semua ini." ucap Rehan meyakinkan kepada Linda berharap Linda bisa tenang.


"Apa yang harus aku katakan kepada kedua orang tuaku di kampung. Padahal mereka mengharapkan ku agar lebih dulu berhasil dan mampu membantu mereka." tangis Linda semakin histeris membuat Reihan semakin merasa bersalah. Reihan kembali memeluk Linda.

__ADS_1


"Maafkan saya, saya akan bertanggung jawab akan apa yang aku lakukan kepadamu percayalah." ucap Rehan berusaha meyakinkan Linda.


"Bagaimana bisa kamu mempertanggungjawabkan ini?


"Kamu saja tidak mencintaiku, bagaimana kita hidup bersama tanpa ada rasa cinta?" ucap Linda kepada Reihan.


"Cinta akan tumbuh dengan sendirinya, Saya yakin itu. Kita bisa melewatinya ini semua. Mungkin ini sudah takdir, Allah mempersatukan kita dengan seperti ini." ucap Reihan kepada Linda


"Tapi apa keluarga kamu akan menerima saya? sementara saya hanya karyawan rendahan di sini."


"Biarkan itu menjadi urusanku. jangan kamu pikirkan masalah hal itu. Sekarang persiapkan dirimu kita akan menikah besok."


"Besok?


"Maksud kamu apa?


"Kita akan menikah besok di depan penghulu dan para saksi.


"Bagaimana bisa?"


"Kamu tenang saja!" lebih baik persiapkan dirimu menjadi Nyonya Reihan.


Linda terdiam sembari menghela napas panjang. Ia tidak mampu memberi tahu kepada kedua orangtuanya mengenai apa yang terjadi menimpa dirinya.


"lebih baik kamu hubungi orang tua kamu, agar segera datang ke Jakarta untuk menghadiri dan memberi restu kepada kita." ucap Reihan kepada Linda dengan tegas. Linda sedikit ragu kedua orang tuanya akan merestui dirinya menikah secepat itu.


padahal Linda Baru beberapa bulan wisuda. Tetapi Linda tidak memiliki pilihan lain, selain harus menerima tawaran yang diberikan oleh Reihan kepadanya. Karena Reihan satu-satunya yang merenggut kesucian dari Linda.


Ketika Linda bangkit dari tempat tidur menuju ke kamar mandi, Reihan melihat bercak darah yang ada diatas sprei tempat tidur. Pertanda dirinyalah yang merebut kesucian dari Linda Ia pun mengembangkan senyumnya. "Wanita yang luar bias, mampu menjaga kesuciannya di umurnya yang sudah menginjak 23 tahun gumam Reihan di dalam hati.


Reihan merasa bangga dengan dirinya mendapatkan Wanita yang masih suci. Padahal diantara banyak wanita yang sudah ia tiduri, Bahkan di umur wanita yang menginjak hanya 16 tahun tidak pernah dirinya menemukan wanita yang masih suci. Hanya Linda yang baru Reihan merebut kesuciannya membuat Reihan semakin membulatkan tekadnya untuk segera menikahi Linda.


Bersambung.......


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏🙏


yuk mampir ke karya baru outhor ceritanya seruloh

__ADS_1



__ADS_2