
Riyanti kwatir kalau Tante Mira akan salah paham terhadapnya.
Tante Mira langsung meminum juice buatan Riyanti.
"Enak!" ini kamu sendiri yang buat?"
"Iya Tante!"
"Enak juga juice buatan kamu!"
Tiba tiba bibi datang dari dapur sambil membawa sisa juice buatan Riyanti.
" Yan ini Jusnya." ucap bibi.
"Eh ada non sama tuan Juga." ucap bibi kepada Tante Mira dan Om Andruw.
" Oh ya nak Yanti, kasih bibi resep nasi gorengnya dong!" soalnya nasi gorengnya enak bangat " ucap Bibi
"Ah bibi ada saja mujinya,rasanya biasa aja kok bi menurut Riyant."
"Serius loh yan! bibi Sampai nambah."
"Pokoknya nak yanti harus ajarin bibi masak nasi goreng seenak itu." ucap bibi.
"Dia masaknya dengan rasa cinta bi." timpal Janpilan
"Oh jadi nasi gorengnya masakan kamu?" tanya Tante Mira.
"Iya Tante!"
"Enak!" tapi kamu masaknya tidak Sambil kentut kan?" ucap Tante Mira. Membuat Riyanti merasa diangkat dan langsung direndahkan.
"Mami apa apaan sih." bela Janpilan.
"Tidak apa apa Mas?" ucap Riyanti sambil kembali kedapur. Riyanti meneteskan air matanya didapur.
Semangat Heriyanto dan Felisa baru keluar dari kamar dan langsung menuju ruang makan.
"Ini sudah jam berapa?" kalian baru bangun.
Dengan nada yang agak meninggi.
"Maaf mi!" tadi malam kami tidurnya larut." ucap Heriyanto agar maminya tidak menyalahkan Felisha.
Riyanti kembali menemui Japilan dan keluarga di ruang makan.
"Mas aku pamit mau pulang ke kost dulu, soalnya Linda sudah menunggu di kost ucap Riyanti berbohong.
"Tante.... om...Riyanti pamit dulu!" ucap Riyanti sambil berjalan menuju pintu depan.
"Tunggu sayang biar mas antar."
"Tidak perlu mas!" Riyanti sudah pesan ojek online, Tuh ojek onlinenya sudah datang sambil menunjukkan kearah tukang ojek yang baru tiba di depan gerbang rumah Janpilan.
__ADS_1
"Tapi sayang!"
"Sudah tidak apa apa?" kan ngak enak juga mas ninggalin om dan Tante ." ucap Riyanti sambil memberi salam kepada Janpilan dan langsung berlari kecil menghampiri ojek online yang ia pesan sebelumnya.
Kemudian Janpilan kembali menghampiri kedua orangtuanya dan adiknya yang masih berada diruang makan.
"Apa maksud mami ngomong seperti itu?"
"Ngak ada!" mami hanya nanya aja."
"Tapi itu menyakiti hati Riyanti mi." ucap Janpilan kesal kepada Tante Mira.
Tante Mira terdiam tidak menjawab putranya.
"Mami lain kali kalau ngomong sama seseorang itu jaga sikap dong " ujar om Andruw.
"Riyanti itu anak yang baik, pintar dan rajin." puji om Andruw." membuat hati Janpilan sedikit terobati.
"Tapi Pi!" mami tidak mau memiliki menantu tukang kentut seperti dia." Bisa bisa mami malu kalau teman arisan mami dikentutin tuh orang" ucap Tante Mira
tapi kalau bisa jujur sih masakannya enak dan juice Buatannya juga enak." puji Tante Mira.
"Mi...tolong buka hati mami kepada Riyanti!" Jangan karna kesalahannya sedikit saja mami terus mengingat ingat nya.ucap Janpilan kesal
dan langsung meninggalkan ruang makan sambil membawa sepiring nasi goreng buatan Riyanti kekamarnya berniat makan dikamar daripada berdebat sama Tante Mira.
"Kamu nginap disini juga?" tanya Tante mira ketus sambil melihat Felisha
"Tidak bagus nginap dirumah laki laki kalau belum sah!"
"Heriyanto yang bawa Felisha kemari ma."
"Heriyanto kamu diam!" mami ngomong sama Felisha. Bentak Tante Mira. membuat nyali Heriyanto menjadi menciut.
"Lebih baik kalian segera menikah daripada buat malu keluarga nanti." ucap Tante Mira dengan ketus.
"Kamu Felisha, kabari orangtua kamu kalau kami akan segera datang melamar mu. saya tidak mau anak saya tidak bertanggungjawab dengan apa yang Dia perbuat. Walaupun kamu yang menggoda anak saya" ucap Tante Mira ketus.
Mendengar kata-kata dari tante Mira hati Felisha sakit. ia seolah-olah direndahkan oleh tante Mira.
"Baik tante!" jawab Felisha gugup.
"Kamu persiapkan diri kamu pernikahan kalian akan kita laksanakan 2 minggu kedepan." ucap tante Mira kepada Heriyanto membuat Heriyanto sangat terkejut.
"Tapi mengapa harus secepat itu mi?"
"Mami tidak mau kalau hamil terlebih dahulu baru kalian menikah. Jadi segera kamu nikahi Felisha. Mami tidak mau dikatakan memiliki anak yang tidak bertanggung jawab." ucap Tante Mira kepada Heriyanto.
Sementara Om Andruw menganggukkan kepalanya pertanda om Andruw setuju dengan apa yang dikatakan istrinya.
"Tapi bagaimana dengan kuliah ku Pi?"
"Banyak mahasiswa yang sudah menikah!" kamu tidak perlu khawatir kamu masih tetap bisa kuliah tapi kamu harus bekerja juga, agar kamu dapat menafkahi anak dan istrimu kelak.
__ADS_1
Haryanto terdiam!" Ia bingung apa yang harus dia lakukan. Karena menjadi seorang model kalau sudah menikah job sudah pasti berkurang,
"Ya Allah apa yang harus aku lakukan?"doa Heriyanto dalam hati. Dalam sekejap hidup aku menjadi berantakan." gumamnya dalam hati.
sementara Felisa hanya tertunduk tak mampu menatap kedua orangtua Heriyanto.
"Ya sudah kalau sudah sarapan kalian Langsung menemui orang tuamu Felisha ucap Tante Mira kepada Felisha dibalas anggukan dari Felisha.
Di tempat lain Riyanti merasa kecewa dan sakit hati mendengar apa yang dikatakan oleh tante Mira.
"Apa salahku Ya Allah sehingga tante Mira tidak pernah membuka hatinya untukku?" Riyanti bertanya kepada sang pencipta. Berkali-kali Riyanti ingin melupakan kata-kata dari Tante Mira
Tetapi semakin ia ingin melupakannya, Riyanti Tetap saja mengingat kata-kata itu.
Riyanti menangis, Ia memutuskan untuk tidak melanjutkan hubungannya dengan Janpilan.
Riyanti juga memutuskan untuk pindah tempat magang. Riyanti sengaja pergi ke kampus untuk meminta surat rekomendasi tempat magang, Riyanti memohon kepada Dekan agar dirinya dipindahkan dari samera Group.
"Apa boleh saya pindah tempat magang pak?"
"Memangnya kenapa kamu pindah dari sana apakah kamu tidak merasa nyaman?"
"Bukan begitu Pak!" tapi sepertinya jurusan saya berbeda dengan yang aku kerjakan di sana. Jadi tolong bapak pindahkan saya ke kantor yang sama dengan jurusan saya agar saya lebih mendalami dan berpengalaman di bidangnya." ucap Riyanti agar dekan memberi izin kepadanya pindah tempat magang.
Dekat pun berpikir sejenak, di satu sisi benar kata Riyanti. Ia ingin mendalami apa yang ia pelajari.
"Okey saya akan pindahkan kamu ke kantor de Detonga Group.
"Terima kasih Pak
"Saya akan menghubungi bagian personalia nya agar kamu besok langsung bisa magang di sana." ucap Dekan kepada Riyanti.
Setelah surat permohonan Riyanti dikabulkan oleh pihak Dekan, Ia pun kembali ke kosnya. Tiba-tiba Riyanti dikejutkan dengan hadirnya Linda di sana.
"loh Rin!" Kamu ngapain ke kampus?
"Aku mau pindah tempat magang ke Detonga group.
"Serius kamu?"
"Iya aku serius!"
"Tapi kenapa bukannya di samera Group magangnya enak ya?"
"Tidak kenapa-kenapa!" hanya Saya ingin mencari pengalaman lebih banyak.
"Berarti kita satu kantor dong Rin?"
"iya jawab Riyanti singkat. Iya tidak memberitahu alasannya sebenarnya Mengapa dirinya pindah dari samera group.
bersambung........
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏
__ADS_1