
Insyaallah jika tidak ada halangan, saya akan datang pak Reihan." sahut japet. sementara Linda tampak asik melihat lihat barang sepatu yang terpajang di toko milk japet. sampai ketika dirinya menemukan yang cocok menurutnya untuk dipakai sehari hari ke Kantor.
"Lin apa kamu suka sepatunya?"
"Linda menganggukkan kepalanya.
"Ya sudah ambil saja, anggap aja itu pertemuan pertama kita di toko milikku." ucap japet sambil meraih sepatu itu dan langsung memasukkannya ke paper bag dan memberikannya kepda Linda.
Melihat itu semua, Reihan jadi tidak enak hati. Ia merasa japet masih memiliki perasaan kepada linda.
"Oh ya sudah kami pamit ya, soalnya masih ada urusan. Lain kali lagi kami akan singgah." ucap Reihan sambil menarik tangan Linda dengan lembut.
"Ya sudah trimakasih sudah mampir di toko saya, ucap Japet sembari memberi salam kepada Reihan.Ia benar benar tidak nyangka bertemu dengan Linda dan Reihan disana.
Mas, tunggu dong. kok cepat Banget langkahnya " ucap Linda sembari berusaha mengimbangi langkah Reihan. Reihan terus saja melangkahkan kakinya dengan kecemburuan yang timbul dalam hatinya. ketika japet memberikan perhatian kepada Linda.
Rasa cemburu yang timbul begitu saja membuat Reihan tidak perduli dengan panggilan Linda. Entah mengapa kepala Linda tiba tiba pusing. Dan Linda tidak dapat lagi melangkahkan kakinya. Hingga Linda tiba tiba terjatuh dan pingsan. Membuat orang yang ada disekitar Linda langsung berteriak.
Reihan menoleh kebelakang karna melihat seorang ibu paruh baya sedang berteriak menghampiri Tubuh Linda. Ketika Reihan melihat tubuh linda sudah tergeletak di atas lantai. Ia langsung berlari menghampiri Linda.
"Sayang....
"Sayang...." panggil Reihan sambil menepuk nepuk wajah Linda tetapi Linda tidak merespon apa apa.
"Mas ini siapa?
"Saya suaminya.
"Kamu Suaminya, tapi kok bisa istrinya sakit begini tidak perduli sam istri sih. dan membiarkan istrinya berjalan sendirian. Suami macam apa kamu!" ucap ibu paruh baya itu sembari menatap Reihan Dengan tatapan tajam.
Wanita itu benar benar geram melihat Reihan. karna sebelumnya wanita itu sudah memperhatikan Linda yang sedari tadi memanggil manggil nama suaminya. Dan berusaha mengimbangi langkah Reihan.
tetapi Reihan sam sekali tidak menggubris panggilan Linda. membuat wanita itu sangat kesal dengan perilaku Reihan kepada istrinya yang sama sekali tidak memperdulikan istrinya
__ADS_1
Padahal wanita paruh baya itu sama sekali tidak mengenal Linda dan Reihan.Teyaoi karna dirinya merasa sebagai seorang perempuan, membuat wanita itu menjadi kesal sendiri kepada Reihan.
"Sayang....
"Kamu kenapa sayang." ucap Reihan sambil langsung menggendong tubuh istrinya dibantu dengan satpam yang bertugas di mall itu. setelah tiba di parkiran, Linda langsung di bawa oleh Reihan kerumah sakit. Sepanjang perjalanan Reihan merutuki dirinya.
"Sayang maafin mas!" ucap Raihan sambil mengelus wajah istrinya.
"Pak Tolong cepat dong, Saya tidak mau istri saya kenapa kenapa."ucap Reihan kepada sopir pribadinya. Pak Yono pun mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi. Agar Linda segera mendapat pertolongan dari tim medis.
Setelah melakukan perjalanan kurang lebih lima belas menit, Mereka pun tiba di rumah sakit Reihan langsung berteriak minta tolong agar dokter dan suster yang ada di sana langsung memberikan pertolongan kepada Linda.
Dokter dan suster yang bertugas di sana langsung berlari menghampiri Reihan dan membaringkan tubuh Linda di atas tempat tidur yang disediakan oleh rumah sakit.
Dokter langsung memeriksa kondisi kesehatan Linda. Dari denyut nadi yang diperiksa oleh dokter bahwasanya ada sesuatu yang perlu harus diperiksa kembali oleh dokter kandungan. Karena menurut prediksi dokter bahwasanya Linda sedang hamil.
Tetapi dokter itu tidak bisa memastikannya. sebelum dokter kandungan yang memeriksanya karena dokter itu bukan ahli di bidang kandungan.
"Tenang saja pak istri anda tidak kenapa-kenapa. Mungkin dia hanya kelelahan saja. Dan menurut pemeriksaan saya, kalau istri bapak sedang hamil.
Tapi untuk memastikannya lebih baik Bapak memeriksakan langsung kepada dokter kandungan." ucap dokter itu kepada Reihan ketika dokter itu sudah memeriksa kondisi kesehatan Linda.
" Dokter serius Istri saya sedang hamil?
dokter itu menganggukkan kepalanya.
"Menurut pemeriksaan saya, istri anda sekarang sedang mengandung tetapi untuk memastikannya, lebih baik Bapak memeriksakannya langsung ke dokter kandungan esok hari. Karena kemungkinan besar dokter kandungan malam ini tidak ada di ruangan kerjanya. Ujar dokter itu kepada Reihan.
Mendengar penuturan dan pemeriksaan dari dokter menyatakan bahwa Linda sedang hamil hati Rehan begitu bahagia. Bahkan ia sampai berjingkrak kegirangan dan membubuhi Linda dengan kecupan demi kecupan di wajah cantik Linda. Walaupun saat itu Linda belum sadarkan diri.
Tapi kenapa Istri saya belum sadar dokter?
"Mungkin istri anda kelelahan sehingga ia kehabisan tenaga. fisik wanita hamil muda sedikit lemah. Untuk itu kami anjurkan kepada bapak agar istri anda jangan terlalu kecapekan. dan satu lagi jangan membuatnya stress. karena itu bisa berakibat fatal kepada janinnya yang ada di rahim Istri anda." ucap dokter itu sambil mengembangkan senyumnya.
__ADS_1
Apa istri saya harus dirawat inap dokter?
"Iya Pak!" Lebih baik istri anda di rawat inap. Agar kami dapat memeriksa kondisi kesehatannya secara intensif. Lagian besok pagi istri ada lebih baik diperiksa ke dokter kandungan. Untuk memastikan benar tidaknya istri anda sedang hamil.
"Terima kasih Dokter."ucap Reihan sembari memberi salam kepada dokter yang bertugas menangani Linda. Hati Reihan saat itu benar-benar bahagia walaupun dokter mengatakan untuk memastikan bahwasannya linda hamil, atau tidaknya harus diperiksakan terlebih dahulu ke dokter kandungan. Tetapi Reihan sudah sangat yakin jika Linda sedang mengandung buah cinta mereka.
Terima kasih sayang kamu sudah membawa kabar gembira buat Mas. Maafkan mas Yang tidak peka sama kamu." ucap Reihan sembari mengelus rambut istrinya. Tiba-tiba Linda bergeliat perlahan Linda sudah mulai membuka matanya ia menelisik seisi ruangan. Linda merasa heran dia tidak tahu keberadaannya saat ini di mana.
"Linda di mana?
"Kamu di rumah sakit sayang!"
"Saat di mall kamu jatuh pingsan."
"Pingsan?"tanya Linda merasa heran. Ia tidak mengetahui kalau dirinya jatuh pingsan saat berada di mall.
Linda berusaha untuk mengingat-ingat apa yang terjadi kepada dirinya. Setelah berusaha mengingat Linda pun berhasil mengumpulkan memorinya kembali pada saat sebelum dirinya jatuh pingsan.
Linda langsung memalingkan wajahnya dari Reihan. Ia kesal melihat Reihan yang meninggalkannya begitu saja berjalan sendirian dan berusaha mengimbangi langkahnya . Padahal Linda tidak mengetahui apa penyebabnya suaminya bersikap cuek seperti itu terhadapnya.
"Maafkan mas sayang, sudah membuat kamu kelelahan. Kalau saja mas tidak meninggalkanmu begitu saja dan kamu memaksakan diri untuk mengejar Mas Mungkin kamu tidak akan jatuh pingsan." ucap Reihan kepada Linda.
Tetapi Linda sama sekali tidak menjawab. Ia memilih memalingkan wajahnya dari suaminya. tak sudi rasanya melihat Reihan yang tega membiarkannya berjalan sambil mengejar Reihan.
Raihan berusaha meminta maaf kepada Linda ia tidak ingin berlama-lama istrinya mendiamkannya.
" Sekali lagi Mas minta maaf sayang. Sejujurnya mas tidak memiliki niatan untuk meninggalkanmu dan membiarkanmu berjalan sendirian.
Tetapi karena rasa cemburu mas, yang tidak bisa mas tahan, Sehingga Mas kesal kepada mu Sayang. Jujur Mas kurang suka kamu terlalu dekat dengan Japet." ucap Reihan berusaha untuk meminta maaf kepada istrinya.
Bersambung....
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏
__ADS_1