Jatuh Cinta Karna Kentut

Jatuh Cinta Karna Kentut
Rasa Cemburu


__ADS_3

Heriyanto Tampak uring-uringan karna keseharian tidak melihat sosok Riyanti dikampus. Ia tidak tau kalau Riyanti sudah magang di salah satu perusahaan papanya.


"Kemana dia kok ngak ada dikampus?" rasa rindu yang dalam timbul di hati Heriyanto. Padahal selama ini. Heriyanto yang selalu jahil terhadap Riyanti. Bahkan sering mengolok olok Riyanti dan menyebar ke urukan Riyanti di akun sosmednya.


Tapi keadaan sekarang justru berbalik, Heriyanto selalu dihantui bayang bayang Riyanti. Ia ingin selalu bertemu dengan Riyanti. tanpa diketahui Riyanti dan pak Janpilan sudah tidak hanya pacaran pura pura lagi. Justru hubungan pak Janpilan dengan Riyanti sudah serius. Apalagi pak Janpilan ingin segera melamar Riyanti.


"Mas apa yang harus aku kerjakan Sekarang?"


"Ya sudah kamu bantu mas periksa File file ini." ucap pak Janpilan sambil memberikan beberapa file yang tertumpuk dimeja kerjanya.


"Mas sudah biasa nangani perusahan sebesar ini?"


"Dulu, mas yang selalu menjalankan perusahaan ini sayang!" tetapi setelah impian mas tercapai yaitu memiliki yayasan universitas, mas memilih menjadi Dosen untuk sementara, sambil menjalankan perusahaan ini." ucap pak Janpilan membuat Riyanti semakin bingung.


"Tapi mengapa mas bercita cita ingin memiliki yayasan universitas?"


"Karna mas suka melihat orang orang yang berprestasi dan ingin menebarkan ilmu pengetahuan agar anak anak bangsa dapat berguna. " ucap Janpilan sambil mengebangkan senyumnya. Mendengar jawaban dari pak Janpilan, Riyanti bangkit dari tempat duduknya dan langsung mencium pak Janpilan dengan sekilas.


Mendapat serangan tiba tiba dari Riyanti,.pak Janpilan begitu bahagia Karna baru kali itu Sharma mengecup bibir ranum Janpilan, padahal selama ini hanya Janpilan yang selalu agresif terhadap Riyanti.


"Kok sebentar aja sih Sayang?" lagi dong!" ucap Janpilan karna ia ingin sekali Riyanti melakukannya lebih lama.


"Mas jangan gitu ah!" Riyanti jadi malu


"Kenapa harus malu sayang!"


Riyanti terdiam, tidak menjawab apa apa karna wajah Riyanti sudah merah merona seperti kepiting rebus karna tindakannya sendiri.


"Tidak perlu malu begitu sayang!" kan mas calon suami kamu." ucap Janpilan sambil meraih tubuh Riyanti kepelukannya.


"Ya sudah deh kita lanjutin kerja dulu!" ucap Riyanti.


"Okey agar pekerjaan nya cepat kelar capcus kita bekerja." ujar pak Janpilan penuh dengan semangat karna sudah mendapatkan vitamin yang super dari Riyanti. Ketika Riyanti membatu pekerjaan Janpilan, Riyanti tampak menguap. Itu berarti Riyanti mengantuk.


"Sayang!" lebih baik kamu istrihat dia dalam!" ucap pak Janpilan kepada Riyanti.


"Memangnya itu ruangan apa mas?"


"Oh itu ruang istirahat mas, terkadang kalau mas pulang keruang mas tidur didalam.Ucap Janpilan


"Tapi bagaiman dengan pekerjaan ini?"


"Biar mas aja yang lanjut!"

__ADS_1


"Riyanti masuk kedalam kamar yang berada tepat di belakang meja kerja pak Janpilan.


"Ketika Riyanti masuk keruangan itu, Riyanti Begitu takjub.


"Wow luas bangat, mewah lagi, Tempat tidurnya juga empuk dan tertata rapi." gumam Riyanti dalam hati. Sambil membaringkan tubuhnya diatas tempat tidur empuk yang berukuran king size itu.


Entah karna faktor kecapean, sehingga Riyanti langsung terlelap dalam tidurnya mengarungi alam mimpinya.


sementara pak Janpilan melanjutkan pekerjaannya berharap pekerjaannya cepat selesai. Entah mengapa tingkat ke bucinan pak Janpilan semakin meningkat ketika Riyanti benar benar menerimanya sebagai kekasih benaran, bukan hanya pura pura."


"Ah akhirnya kelar juga." ucapnya ketika Janpilan sudah menyelesaikan file file yang. setumpuk di meja kerjanya. Janpilan masuk kekamar dan melihat wajah Riyanti yang polos tertidur pulas, sehingga Janpilan tidak tega membangunkannya.


"Tidur aja tetap terlihat cantik." gumam Janpilan sambil mengecup kening Sharma. Janpilan berniat istirahat dan membaringkan tubuhnya tepat disamping Riyanti.


****


Karna penasaran tidak melihat sosok Riyanti di kampus, Heriyanto berniat bertanya kepada japet.


"Hello bro!" lu lihat Riyanti tidak?"


"Memangnya Kenapa?" kamu mau buat malu dia lagi? jangan karma Lo anak yayasan sehingga Lo suka suka nyakitin Riyanti, kami tidak terima." ucap japet dengan lantang. Karna mereka tau selama ini hanya Heriyanto dan Rossi lah yang selalu jahil kepada Riyanti.


"Sellow dong bro!" gue cari dia karna ada sesuatu yang penting!"


"Tidak bisa bro !"


"Kenapa tidak!"


"Karna ini sangat penting!"


"Tapi dia tidak dikampus, dan 3 bulan ini dia tidak dikampus karna Riyanti sedang magang."


"Loh emang Riyanti sudah magang?" magang Dimana?"


"Samera group." ucap japet singkat.


Duuuk


Jantung Haryanto ternyata copot, Ketika ia mengetahui kalau rianti magang di perusahaan milik papanya yang dipimpin oleh kakaknya sendiri.


"Kenapa dia harus magang di sana sih?"


"Kan jadi dekat-dekat terus sama Kak Janpilan!" gumam Haryanto di dalam hati. Karena Heriyanto takut kalau Riyanti dengan Janpilan benar-benar saling mencintai.

__ADS_1


Heriyanto belum mengetahui sejauh mana hubungan Riyanti dengan pak Janpilan. yang ia tahu Janpilan dengan Riyanti hanya pacaran pura-pura. Haryanto berniat untuk menemui Riyanti di Samera Group. Tetapi ketika dia tiba di kantor PT samera group ia dikejutkan dengan kedekatan Riyanti dengan Janpilan yang begitu mencurigakan menurutnya.


"Sebenarnya hubungan mereka bagaimana sih?"


"Kok sepertinya mereka benar-benar pacaran?" rasa cemburu timbul dihati Heriyanto melihat Janpilan dengan Riyanti yang begitu dekat.


"Kok bisa mereka sedekat Itu?"bukannya mereka hanya pacaran pura-pura?" pertanyaan dengan pertanyaan timbul di dalam hati Heriyanto. Seolah dia tidak terima kalau rianti bersama kakaknya.


"Ya Allah perasaan apa ini!" Haryanto merutuki dirinya, jantilan yang tidak mengetahui kehadiran hari yang tulisannya tetap mengumbar kemesraan. bisik-bisik para karyawan karyawati di kantor pun mengarah kepada Riyanti. Banyak yang mengatakan kalau Riyanti itu hanya simpanan dari pak Janpilan.


Gosip itu pun terdengar di telinga Riyanti. sehingga Riyanti meminta kepada Pak janpilan agar menjaga jarak dengan dirinya ketika berada di kantor. Tetapi Janpilan tidak perduli Iya tidak ingin para bawahannya melirik rianti dan menggodanya. Janpilan pun ingin menunjukkan kepada orang-orang yang ada di kantor, Kalau Riyanti hanya miliknya seorang.


"Mas jangan begini dong nggak enak dilihat orang orang."


"Biarin saja lah sayang!" agar mereka tahu kalau kamu itu hanyalah milikku."


"Tapi mas!"


"Susssst " Pak Janpilan langsung menutup mulut Riyanti dengan jari telunjuknya. Itu pertanda kalau Riyanti tidak perbolehkan melanjutkan kata-katanya.


Jam kerja Sudah usai mereka berniat ingin kembali ke rumah masing-masing. Ketika Riyanti ingin pulang, Janpilan langsung menarik tangan Riyanti dan meminta Riyanti masuk ke dalam mobilnya. Tiba-tiba Heryanto memanggil.


"Kak....!


"loh kamu di sini?"ngapain?


"Tidak ngapa-ngapain!"


"Terus!"


Haryanto hanya diam, dia tidak menjawab pertanyaan kakaknya lagi. Justru dia yang balik bertanya kepada kakaknya mengenai hubungan Riyanti dengan Janpilan.


"Kakak benaran pacaran sama Riyanti?"


"Iya !" doakan saja Mungkin setelah Riyanti wisuda kami akan menikah." ucap Janpilan sambil mengembangkan senyumnya tanpa peduli perasaan Haryanto.


Mendengar pernyataan dari pak Janpilan Haryanto kecewa, Tetapi di satu sisi Heriyanto tidak ingin merebut kekasih dari kakaknya. Karena Haryanto mengetahui kalau kakaknya Janpilan susah untuk jatuh cinta. Bahkan di umurnya yang sudah beranjak 35 tahun belum juga menikah.


Bersambung.......


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏🙏🙏


Yuk mampir kekarya outhor yang lain

__ADS_1



__ADS_2