Jatuh Cinta Karna Kentut

Jatuh Cinta Karna Kentut
JANJIAN


__ADS_3

Kemudian mereka pun bercerita panjang lebar mengenai semasa mereka masih duduk di bangku kuliah di universitas Gunadarma. Membuat ketiganya terlihat dekat dan Japet tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan. Japet meminta nomor kontak milik Angel. Berharap hubungan persahabatan mereka semakin dekat


Angel berpamitan kepada Japet dan Ricardo. mengingat hari sudah sore. Tapi saat itu Japet menawarkan dirinya untuk menghantarkan Angel. Tapi Angel menolak, padahal Japet sangat berharap jika Angel mengizinkannya untuk menghantarkan Angel ke tempat tinggalnya.


"Jangan-jangan kamu tertarik sama Angel." tuduh Ricardo setengah berbisik di telinga japet. Karena terlihat Japet ngotot ingin menghantarkan Angel ke tempat tinggal Angel.


Japet menatap Ricardo dengan tatapan tajam. Ia kesal melihat ini Ricardo yang selalu usil dengannya. Japet berlalu meninggalkan Ricardo begitu saja, setelah Angel meninggalkan keduanya. Kemudian Japet pun mengejar Angel ke parkiran.


Japet berharap kalau Angel bersedia ia antar pulang ke rumahnya. Japet tidak mengetahui kalau Angel sebenarnya membawa kendaraan sendiri saat bepergian ke cafe, tempat mereka nongkrong. Yang mana Cafe tempat Ricardo dan japet nongkrong itu, ternyata cafe tempat tongkrongan Angel juga.


"Kamu membawa kendaraan sendiri? tanya japet ketika melihat Angel memasuki sebuah mobil jazz milik Angel. Angel menganggukkan kepalanya sambil mengembangkan senyumnya, menatap Japet. Ia juga mengetahui kalau japet saat ini menggeluti usaha toko sepatu dan distro milik kedua orang tuanya.


Japet menjalankan usaha milik kedua orang tuanya, karena saat ini orang tuanya sudah mempercayakan toko dan distro itu kepada japet.


"Ya saya datang kemari menggunakan kendaraan sendiri. Nanti saya akan mampir ke distro kamu deh." ucap Angel membuat Japet bingung dari mana wanita cantik Angel itu, mengetahui kalau saat ini Japet menekuni usaha distro dan juga toko sepatu milik kedua orang tuanya.


"Loh kamu tahu distro aku di mana? tanya Japet sambil mengembangkan senyumnya. "Ya pasti tahulah, Siapa juga yang tidak mengetahui toko sepatu dan distro milik kamu. Secara distro milik kamu berada di pusat perbelanjaan terlengkap di kota ini." ucap Angel sambil mengembangkan senyumnya.


Japet langsung tertawa cengengesan melihat Angel yang mengetahui kalau dirinya saat ini menggeluti usaha toko distro milik kedua orang tuanya. Dengan senang hati Saya menunggumu di distro milik saya. Saya pasti akan berikan diskon khusus deh buat Nona Angel yang cantik." puji japet sembari mengembangkan senyumnya membuat Angel pun merasa mendapat respon positif dari Japet.

__ADS_1


Angel akhirnya berpamitan kepada japet setelah mereka janjian ingin bertemu di distro milik capek dua hari ke depan. Setelah Angel melambaikan tangannya ke arah Japet, Angel pun melajukan mobilnya ke arah jalan raya menuju rumah kedua orang tuanya.


Tanpa Japet dan Angel sadari, Ricardo melihat interaksi keduanya. hingga Ricardo pun berniat untuk menjahili Japet.


"Cie..... cie..... cie sepertinya ada yang lagi jatuh cinta nih dan sudah move on Dari Linda nih." ucap Ricardo Sambil tertawa cekikikan melihat mimik japet yang terkejut melihat kedatangan Ricardo.


Itu berarti Ricardo melihat dan mendengar apa yang dibicarakan japet dan Angel Saat itu. "Sudah tidak perlu malu, kalau kamu suka langsung tembak saja. Nanti keburu disambar orang." ujar Ricardo agar japet langsung mengungkapkan perasaannya kepada Angel, Jika japet benar-benar mencintai Angel pada pandangan pertama.


" Ditembak kepala kau peyang, Memangnya dia burung sehingga kamu tembak? enak saja lo." ucap japet kesal melihat Ricardo karena Ricardo tiba-tiba nongol di sana. Ia begitu kesal melihat Ricardo membuyarkan lamunannya.


Japet pun meninggalkan Ricardo begitu saja dengan kekesalannya. ia langsung mengambil mobil miliknya yang berada di parkiran. Tanpa peduli dengan kehadiran Ricardo di sana. Ricardo memanggil japet tetapi japet tak kunjung menoleh sedikitpun. Ricardo menggaruk kepalanya yang tidak gatal. Ia tahu kalau saat ini Japet Pasti sangat kesal kepadanya.


Sementara di tempat lain Linda melihat pantulan tubuhnya tidak di depan cermin yang ada di dalam kamarnya. Linda mengembangkan senyumnya menatap penampilannya yang perutnya sudah membuncit.


Linda mengelus perutnya sambil berbicara kepada bayi yang ada di dalam kandungannya seolah-olah bayi yang ada di dalam kandungan Linda, dapat mendengar apa yang ia katakan kepadanya. Sementara Reihan yang melihat interaksi Linda mengembangkan senyumnya. Ada rona bahagia di wajah Reihan melihat Linda sudah sangat menantikan kelahiran anak mereka.


Pagi hari yang indah itu, Reihan dan Linda berniat untuk memeriksakan kandungan Linda ke dokter kandungan, yang biasa memeriksa kondisi kandungan linda. Reihan sengaja memberikan waktunya membawa Linda ke dokter berharap kondisi kesehatan Linda bayi mereka yang ada di dalam kandungan Linda baik-baik saja.


"Sayang kita hari ini periksa kandungan kamu ya." ucap Reihan sambil memeluk istri yang sangat ia cintai. Linda mengembangkan senyumnya dan memberikan kecupan hangat di wajah tampan Reihan. Tentu dong Mas. Hari ini memang jadwal Linda untuk periksa ke dokter. Tetapi apa Linda tidak mengganggu waktu mas?" tanya Linda karena dirinya tidak ingin suaminya merasa terganggu ketika menghantarnya ke dokter.

__ADS_1


Untuk kamu, dan anak yang ada di dalam kandungan kamu. Mas akan meluangkan waktu. Tidak ada yang lebih berharga di hati Mas selain kalian." ucap Reihan sambil mengelus perut linda yang sudah membuncit.


Jujur Linda sangat khawatir sekarang cinta dan kasih sayang mas, akan berubah Setelah perut Linda membuncit seperti ini. Apalagi nanti kalau Linda sudah lahiran, pasti Linda tidak tidak cantik lagi. Dan tubuh Linda akan melar seperti yang dikatakan orang-orang.


Linda khawatir Kalau Mas akan berpaling dari Linda. Apalagi dengan kondisi Linda sekarang." ucap Linda mengkhawatirkan suaminya Kalau suaminya akan berpaling darinya.


"Tidak mungkin Mas berpaling dari kalian. kamu wanita yang spesial di hati Mas. Tidak akan pernah ada wanita yang dapat menggantikanmu di sini." ucap Reihan meyakinkan Linda bahwa dirinya tidak akan berpaling darinya walau dengan keadaan apapun.


Linda mengembangkan senyumnya ia pun memberikan pelukan hangat kepada suaminya. Suami yang selama ini setia menemani Linda walaupun awalnya pernikahan mereka karena pernikahan dadakan. Atas kesalahan yang mereka lakukan saat terjebak banjir di kantor. Tetapi seiring berjalannya waktu, cinta tumbuh di hati Reihan dan juga Linda hingga mereka saat ini saling benar-benar saling mencintai.


"Mas Linda tidak bisa bayangkan deh kalau anak kita sudah lahir nanti. Betapa bahagianya Linda jika rumah ini menjadi ramai dengan kehadiran anak kita." ucap Linda membayangkan apa yang akan terjadi setelah kelahiran anak mereka.


bersambung.....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏🙏🙏


sambil menunggu karya ini up yuk mampir ke karya teman emak


__ADS_1


__ADS_2