Jatuh Cinta Karna Kentut

Jatuh Cinta Karna Kentut
KEDATANGAN LINDA.


__ADS_3

"Anybody home..."Teriak Linda dari teras rumah milik Janpilan. Linda benar-benar bar bar. Ia sama sekali tidak peduli kalau rumah itu adalah rumah dosennya sendiri.


"Maaf non cari siapa?


"Hello...... lo tidak kenal gua apa?


"Maaf non saya kurang mengenali non!"


"Non mau cari siapa ya?"tanya Bu Amina berusaha ramah kepada Linda.


"Saya mau cari yang punya rumah dong!"


"Maaf tuan Janpilan sedang ada di ruang tamu dengan kedua orang tuanya." kata Bu Amina kepada Linda. Tetapi Linda tidak peduli linda main terobos saja masuk menemui janpilan dan Riyanti. Dia tidak peduli apa yang dikatakan oleh Bu Amina


"Hello ......Riyanti....Kamu di mana sahabat yang paling cantik sejagat bumi...." sahabat mu yang chubby sudah datang nih!"


Janpilan yang sudah mendengar suara Linda langsung berdiri.


"Siapa dia? tanya tante Mira kepada Janpilan


"Dia linda teman Riyanti."


"Kok bar bar begitu!"


"Ya begitulah orangnya tetapi hatinya sangat baik mom."


"Eh Linda kamu sudah datang?ucap Janpilan


"Pak dosen mana teman aku jangan di rondokin dong!.


"Tidak ada yang rondokin istriku yang cantik sejagat bumi, dan Mana mungkin aku menyembunyikan istriku."


"Tapi kenapa beberapa hari ini tidak masuk kampus? pasti pak dosen rondokin kan? tuduh Linda


"Ya Allah Linda mana mungkin saya merondokin istri saya sendiri."


"Tiba-tiba mata Riyanti menangkup keberadaan Om Andruw dan juga tante Mira.


"Eh ternyata ada om dan tante!" maaf ya Om....Tante...." ucap Linda sembari memberi salam kepada tante Mira dan juga Om Andruw.


"Pak dosen di mana nih sahabatku Riyanti gue udah kangen banget tau."


"Ada di kamar sedang istirahat!"


"Memangnya Riyanti Kenapa pak dosen? kok beberapa hari ini tidak masuk ke kampus dan skripsinya aja dikirimkan ke aku agar aku memberikan kepada Pak Rohdian.


"Apa dia sakit?


"Apa pak dosen memarahinya?


"Awas ya pak dosen!" Kalau pak dosen memarahi sahabatku!"


"langkahi dulu Linda kalau pak dosen ingin marah ya sahabatku. Ingat pak dosen Riyanti sahabat terbaikku.


"Siapa juga yang mau meraih istri secantik Riyanti." ucap Janpilan


"Beneran pak dosen tidak memarahinya?"


"Iya Linda chubby! ucap Janpilan yang mampu membuat Linda mengembangkan senyumnya karena setiap orang mengatakan Linda wanita chubby hatinya bagai terawang-awang.

__ADS_1


"Oh iya Lin aku memintamu datang kemari untuk mengembalikan uang kamu yang dipinjamkan istriku.


"Maaf ya istriku sudah merepotkanmu


"Tidak apa-apa pak dosen jangankan uang nyawaku saja kuberikan untuk Riyanti.


"Kamu ini ngomong asal tidak pernah berubah ucap Janpilan kepada Linda sambil memberikan uang yang dipinjam oleh Riyanti kepada Linda.


"Emangnya Linda power ranger atau Satria baja Hitam!" sehingga harus berubah-ubah?"ucap Linda masih dengan nada bercanda.


"Saya serius Linda!"


"Saya juga serius pak dosen!"


"Ya Allah Linda Sampai kapan kamu berubah kapan kamu lakunya?"


"Pak dosen, umur Linda masih muda loh masih Ting Ting lagi!" nah situ menikah umur berapa? ayo..... umur 38 tahun kan?"


Untung saja Riyanti sahabatku mau sama pak dosen!" kalau gua mah ogah." ucap Linda dengan nada mengejek.


"Ngelawan kamu sih tidak ada menangnya lebih baik saya diam


"Memang benar kan kalau pak dosen menikah sama Riyanti umur 38 tahun!"


" lihat tuh uban Sudah tumbuh, sedangkan Riyanti masih awet muda masih onces pak dosen!"


"Berarti gue beruntung dong dapatin Riyanti yang masih muda dan onces!" daripada kamu sama sekali tidak punya pacar!" ejek Janpilan kepada Linda tidak mau kalah.


"Siapa bilang Linda tidak laku, Linda nya saja yang terlalu memilih apalagi sama pria yang sudah tua kayak pak dosen, ogah


"Kamu ya Sudah berani ngata-ngatain saya," Kamu mau saya berikan nilai E?"


"Kamu memang tidak bisa dilawan selalu ingin menang.


"Bodoh ah aku mau menghampiri sahabatku Riyanti yang paling cantik sejagat bumi ini. ucap Linda sembari meninggalkan Janpilan, tante Mira dan Om Andruw menuju kamar yang ditempati oleh Riyanti.


"Heh kamu mau ke mana?"


"Mau ketemu sahabatku Riyanti!"Terus mau kemana lagi?"


"Kamarnya tidak di situ, noh di sana."


"Thank you pak dosen killer."ucap Linda sambil langsung berlari naik ke atas menuju kamar Riyanti.


"Hello...... apakah ada orang di dalam?"


"Gue disini tau!" tidak usah teriak-teriak! gerutu Riyanti dari dalam kamarnya.


"Kamu kok di kamar saja sih tuh muka Kenapa pucat?"


"Iya gue baru pulang dari rumah sakit!"


"lo sakit? Kenapa nggak ngabarin gue?"


"Gue Tidak apa-apa kok mungkin karena tidak selera makan saja, hingga badan aku semuanya terasa lemas dan tak berdaya apalagi setiap hari aku muntah-muntah.


"Kamu hamil? tanya Linda kepada Riyanti karena dirinya penasaran


Riyanti menganggukkan kepalanya.

__ADS_1


"Beneran lo hamil Rin?


"Iya Linda sahabatku chubby!"


"Ya Allah terima kasih!" ternyata sahabatku sudah mengandung keponakanku.


"Selamat ya Rin kamu sebentar lagi sudah akan menjadi ibu.


"Sama-sama Lin!" doain nya agar aku dan dedek bayi sehat sampai persalinan.


"Itu sudah pasti Rin, tanpa lo minta juga pasti akan doa kok." ucap Linda


"By the way ternyata pak dosen killer topcar juga ya?"ucap Linda sambil terkekeh


Riyanti pun langsung tertawa ngakak mendengar apa yang dikatakan oleh sahabat yang Linda.


"Oh ya Rin lo mainnya sampai berapa trip satu malam hingga kamu langsung isi?


"Pertanyaan mu kok gitu banget sih Lin?"


"Ya gue pengen tau aja siapa tahu gue juga nikah nanti kan gue juga bakalan nikah sama seperti lo."


Di tengah-tengah percakapan antara kedua sahabat itu Janpilan pun datang menghantarkan minuman kepada Linda dan juga Riyanti. Yang ternyata Janpilan sudah mendengar apa yang dibicarakan oleh Linda dan Riyanti.


"Kalian lagi ngomongin apa sih?Sepertinya seru banget."


"Tidak perlu tau ini urusan perempuan masa laki-laki mau ikut-ikutan juga." ucap Linda sambil memandang Janpilan dengan tatapan tajam


"lihatnya jangan sampai seperti itu dong sepertinya mau telan orang aja kamu! gerutu Janpilan


"Iya Linda mau telan pak dosen killer karena sudah membuat sahabatku terkulai lemas di tempat tidur.


"Emangnya saya mau ngapain istri saya?


"Kalau tidak gara-gara pak dosen, Riyanti tidak akan seperti ini!.


"Maksud kamu?


"Kalau tidak gara-gara pak dosen killer menggempur sahabatku setiap malam maka Riyanti tidak akan mengalami seperti ini dosen killer!" ucap Linda sambil cengengesan.


Janpilan pun langsung tertawa ngakak, ketika Linda mengatakan kalau dirinya menggempur Riyanti.


"Ya wajar dong saya menggempur istri saya sendiri.Ngak mungkin gua gampar lo, ogah gue.


"Gue juga ogah digempur oleh pak dosen killer Seperti pak dosen."


"Siapa juga yang mau menggempur gajah seperti kamu.


"Pak dosen ngatain gue?


lihat tuh suami lo ngata-ngatain gua." adu Linda kepada Riyanti. Riyanti pun menatap suaminya dengan tatapan tajam. seolah dirinya ingin memakan Janpilan. Hal itu membuat janpilan bergidik ngeri melihat tatapan istrinya Riyanti.


Bersambung......


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏🙏


mampir juga kekarya baru Morata ceritanya tidak kalah seru


__ADS_1


__ADS_2