Jatuh Cinta Karna Kentut

Jatuh Cinta Karna Kentut
JANPILAN JAHIL


__ADS_3

Janpilan dan Riyanti sudah tiba di Jakarta setengah dua minggu liburan bulan madu di pulau Dewata Bali. Setelah mereka tiba di kediaman Om Andruw, tante Mira terlihat antusias untuk menyambut kepulangan Putra dan menantunya.


"Kalian sudah pulang Sayang?"tanya tante Mira sembari memeluk Riyanti dan juga Janpilan


"Iya mom......"Papi di mana mom?"


"Ada di ruang kerjanya!"


lalu Riyanti dan Janpilan pun berniat istirahat setelah membagi-bagikan oleh-oleh yang mereka bawa dari pulau Dewata Bali kepada seluruh anggota keluarga termasuk juga asisten rumah tangga yang bekerja di kediaman Om Andruw.


"Oh iya mom!" ada ini sedikit oleh-oleh buat mami!"ucap Riyanti sembari memberikan Pepper bag yang dibawa mereka dari pulau Dewata Bali.


"Wah Mami dapat nih oleh-oleh dari Bali?" Terima kasih ya nak!"ucap Tante Mira sambil mengebangkan senyumnya.


"Oh iya mom...." ada juga untuk Felisha dan Heriyanto juga." ucap Riyanti sambil memberikan dua pepper bag kepada tante Mira agar tante Mira memberikan kepada Felisha dan juga Heryanto.


"Mom....."sepertinya menantu mami sudah capek, kami istirahat dulu ya mom?"ucap Janpilan meminta izin kepada tante mira agar mereka segera istirahat mengingat perjalanan mereka cukup jauh.


"Ya sudah tidak apa-apa kalian istirahat dulu nanti kita lanjutkan lagi ngobrolnya!"


"Tidak apa-apa kan mom kami tinggal dulu?"ucap Riyanti merasa tidak enak meninggalkan tante Mira di sana.


"Tidak apa-apa sayang"kalian pasti sudah capek kalian istirahat dulu gih?"


"Terima kasih Mom!" ucap Janpilan sambil memeluk tante Mira.


"Kamu ini sudah jadi suami tapi tingkah masih saja seperti bocah."ucap tante Mira sambil mengacak rambut putranya.


"Seperti bocah sama mamanya sendiri kan tidak apa-apa mom!"


"Ya sudah Kalian pergi di istirahat kasihan istri kamu sudah kecapean!"


"Kami tinggal dulu ya mom!"


"Iya sayang!"sahut tante Nira sambil mengembangkan senyumnya melihat Putra dan menantunya.


"Semoga kalian selalu berbahagia." gumam tante Mira dalam hati. Yang menginginkan kehidupan putranya bahagia bersama menantunya.


Tiba-tiba Om Andruw keluar dari ruang kerjanya


"loh kok banyak banget ini barang?"


"Ini oleh-oleh Janpilan sama menantu kita untuk anggota keluarga yang ada di sini!"ucap tante Mira kepada Om Andruw


"loh Memangnya putra dan menantu kita sudah pulang?"


"Sudah baru saja!" mereka mami suruh istirahat dulu, kasihan perjalanan mereka cukup jauh!" Ucap Tante Mira kepada Om Andruw


"Ini untuk Papi dari menantu kita!"


"Wah apa ini mom?"


"Mami juga tidak tahu buka aja sendiri!"ucap tante Mira sembari memberikan Pepper bag kepada Om Andruw.

__ADS_1


Setelah tiba di kamar, Riyanti langsung berlalu masuk kekamar mandi berniat untuk membersihkan diri Begitu juga dengan Janpilan


"Sayang kita mandi bareng saja ya biar cepat, mas sudah gerah nih pengen langsung rebahan."


"Ya sudah, tidak apa-apa untuk kali ini," Tapi awas macam-macam!"


"Tidak apa-apa juga kan macam-macam sama istri sendiri!"


"Kalau Mas macam-macam nggak Riyanti ijinkan mandi bareng."


"Ya sudah tidak apa-apa kita mandi soalnya mas sudah gerah nih."Ucap Janpilan sambil langsung menarik tangan Riyanti masuk ke dalam kamar mandi agar mereka mandi barang.


Sayang bisa minta tolong tidak?"


"Kenapa Mas?"


"Tolong gosok badan Mas dari belakang!"


"Sini mas!" Riyanti gosok biar bersih supaya tidak Dakian


"Enak aja bilang Mas punya daki."


"Terus kenapa tuh Riyanti disuruh gosok badannya?"


"Biar lebih bersih Sayang?"


"Ya sudah deh enggak usah berdebat "ucap Riyanti dambil langsung meraih spon untuk menggosok badan suaminya.


"Ternyata enak juga ya mandi bareng sama istri?"ucap Janpilan sambil mengembangkan senyumnya.


"Tapi mas?"


"Sudah tidak apa-apa kan Mas suami kamu sayang?"Ucap Janpilan sambil langsung meraih spon yang ada di tangan Riyanti dan mulai menggosok badan Riyanti.


Perlahan Janpilan menggosok badan Riyanti tetapi tangan Janpilan sedikit jahil, sesekali Janpilan sengaja mengenai gunung kembar milik Riyanti. Hal itu membuat Riyanti bergeliat.


"Mas nakal bangat sih geli loh mas."ucap Riyanti


Tetapi Janpilan tidak memperdulikan ocehan dari istrinya. Ia terus saja menggosok badan Riyanti sambil sesekali mengenai bagian gunung kembar Riyanti hingga Riyanti tidak bisa menahan de$@hanya.


Hal itu membuat janpilan mengembangkan senyumnya karena melihat istrinya sudah mulai merespon gerakannya. Riyanti pun membalikkan tubuhnya agar dirinya dapat melihat wajah tampan suaminya. Hingga terjadilah permainan hangat di kamar mandi.


"Wah gara-gara Mas ini jadi lupa mandinya!" gerutu Riyanti menyalahkan suaminya.


"Tapi asik juga kan sayang bermain di kamar mandi?"ucap Janpilan sambil tersenyum jahil membuat Riyanti sedikit kesal melihat suaminya.


"Tadi mas bilang Mas kecapean sekarang Mas menggempur ku di kamar mandi."


"Namanya juga trik sayang!" biar kita bisa bareng kan tidak mungkin kita bertempur di hadapan mami."


"Dasar suami mesum


"Mesum sama istri sendiri kan tidak apa-apa asalkan jangan mesum sama istri orang lain bisa bisa di perut Mas ada satu liang."ucap Janpilan sambil langsung menggendong tubuh Riyanti keluar dari kamar mandi, setelah selesai membersihkan diri.

__ADS_1


Riyanti dan Janpilan langsung memakai pakaiannya agar mereka Langsung bisa istirahat. Tiba-tiba ponsel Riyanti berdering mendengar suara ponselnya yang sedari tadi sudah berdering sewaktu mereka berada di kamar mandi.


Riyanti langsung meraih ponselnya yang terletak diatas nakas. Iamelihat nomor ponsel yang menghubungi dirinya dari sahabatnya Linda. Riyanti langsung menekan tombol hijau yang ada di layar ponselnya agar sambungan telepon selulernya tersambung dengan Linda.


"Iya hallo Lin ada apa?"


"Kamu apa kabar friend?


"Aku baik Bagaimana denganmu!"


"Biasalah masih seperti kemarin!"


"Kapan kamu pulang rin?"gue sudah kangen banget nih sama lo


"Maaf Lin, aku lupa memberitahu sama kamu Kalau kami sudah tiba di Jakarta.


"Serius kamu sudah ada di Jakarta?"


"Iya ini baru sekitar 2 jam."


"Kalau begitu gue bisa ke sana tidak?"


"Nanti aja ya Lin soalnya gue masih ingin istirahat udah kecapean soalnya.


"aya sudah kita besok aja ketemuan, Linda tidak terima penolakan." ucap Linda dengan tegas."


"Oke deh chubby ucap Riyanti yang mampu membuat Linda senyum sumringah.


"Pokoknya kita ketemu di tempat biasa. Ada sesuatu yang akan aku bicarakan kepada kamu!"


"Apa itu?"


"Ada deh Makanya besok kamu jangan telat, gue tunggu jam dua siang di cafe biasa."


"Okey insya Allah mudah-mudahan kalau tidak ada halangan. ucap Riyanti kepada Linda.


"Pokoknya Linda tidak terima penolakan.


"Tapi gue bisa bareng suami gue kan!"


"Terserah lo mau bareng sama nenek moyang lo juga bisa!"


" Kamu yang traktir tidak!"


"Untuk kali ini iya, gue yang bakalan traktir kalian!"


"Wah banyak duit lo sekarang!"


"Ngak banyak-banyak amat sih l, cuman untuk traktir kalian berdua masih bisalah!"ucap Linda kepada Riyanti.


"Okey siapa takut."


"Setelah selesai berbicara panjang lebar dengan Linda, dan menyetujui mereka akan ketemuan esok harinya Linda dan Riyanti pun memutuskan sambungan telepon selulernya. Riyanti langsung menghampiri suaminya yang sudah rebahan di atas tempat tidur yang berukuran King size.

__ADS_1


Bersambung......


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏🙏


__ADS_2