Jatuh Cinta Karna Kentut

Jatuh Cinta Karna Kentut
MALAM PERTAMA GAGAL


__ADS_3

Tante mira dan Om Andruw mengingatkan kepada Riyanti dan juga Janpilan agar lebih berhati-hati kepada Haposan. Karena bisa suatu waktu nanti Haposan berbuat nekat kepada mereka.


"lebih baik kalian berhati-hati kepada haposan kita tidak tahu apa yang akan ia rencanakan nanti."


"Iya mam!' Terima kasih sudah melindungi kami!" ucap Riyanti bersyukur karena tante Mira sudah benar-benar melindungi mereka dari niat jahat Haposan.


Setelah selesai berbicara panjang lebar kepada tante mira dan Om Andruw tante mira pun berpamitan untuk istirahat mengingat aktivitas mereka hari ini cukup padat yang menyita banyak tenaga dan pikiran.


"Sementara Riko dan Naira sudah lebih dulu istirahat di kamar tamu yang sudah disediakan sebelumnya Begitu juga dengan ibu Anjani.


"Sepertinya Riyanti sudah ngantuk dan sudah capek juga lebih baik kita istirahat mas." ucap Riyanti kepada suaminya.


Janpilan pun beranjak dari tempat duduknya ia melihat Jam sudah menunjukkan pukul sepuluh malam itu berarti orang-orang di rumah sudah masuk ke kamar dan istirahat.


"Sayang tunggu!"Panggil Janpilan kepada Riyanti yang sudah lebih dulu berjalan masuk menuju kamar.


"Cepat dong Mas!" aku sudah ngantuk pengen istirahat."


"Janpilan langsung meraih tubuh istrinya kepelukannya tanpa memperdulikan mereka belum ada di dalam kamar.


"Mas Lihat dong ini kita belum di kamar!"ucap Riyanti kepada suaminya.


"Tidak apa-apa kan kita sudah halal!"Ucap Janpilan sambil mengembangkan senyumnya.


Riyanti langsung menarik suaminya masuk ke dalam kamar dia malu kalau anggota keluarga lainnya melihat dirinya sedang bermesraan dengan Janpilan


"Mas Lain kali kalau mau bermesraan lihat situasi dong di rumah kan masih rame!" apa mas tidak malu kalau Felisha dan Heriyanto melihat kita seperti tadi?"


"Biarin aja!" kan mereka juga sebentar lagi akan seperti kita ucap Janpilan tidak mau kalah kepada istrinya.


Karena tidak mau berdebat dengan suaminya Riyanti pun berlalu dan masuk ke kamar mandi berniat untuk membersihkan dirinya sebelum tidur.


Tetapi ketika Riyanti keluar dari kamar mandi. iya dikejutkan dengan sosok suaminya yang langsung menggendong tubuhnya.


"Mas turunin dong!"pintar Riyanti dengan lembut kepada suaminya


Tetapi Janpilan tidak menggubris dan langsung mengecup bibir manis Riyanti hingga Riyanti tidak bisa berkutik.


"Kamu jangan nakal!"Mas sudah lama menunggu saat seperti ini sayang" ucap Janpilan sambil kembali mengecup bibir manis Riyanti.pl Perlahan ciuman itu semakin mendalam.


"Mas... maafin Riyanti , Riyanti sama sekali belum paham yang seperti ini, kan Mas tahu sendiri kalau Riyanti belum berpengalaman dan belum pernah pacaran sama sekali

__ADS_1


"Iya sayang?"


"Tuntun Riyanti ya Mas!"ucap Riyanti sambil menatap suaminya dengan tatapan mendalam.


Tiba-tiba suara ketukan pintu terdengar jelas di telinga mereka membuat mereka merasa terganggu.


"Aduh siapa lagi sih ini yang mengganggu?"Gerutu Janpilan sambil berdiri untuk membukakan pintu.


"Ada apa Bi!" kok malam-malam ganggu?


"Begini Den Janpilan tadi ada seseorang yang menelpon, Tetapi ketika diangkat selalu dimatikan Bibi Kwatir Den!" ada seseorang yang berniat jahat ke rumah ini."ucap asisten rumah tangga yang sudah lama menemani Tante Mira dan Om Andruw.


Tiba-tiba suara deringan telepon pun kembali berbunyi membuat Janpilan langsung mengangkat telepon.


"Iya halo selamat malam ada yang bisa kami bantu?"jawab Janpilan dalam sambungan telepon


"Tetapi orang yang nelepon ke rumah Om Andruw sama sekali tidak menjawab. Membuat Janpilan sedikit geram dan kesal. karena telepon itu sudah mengganggu dirinya.


"Siapa sih nih orang nelpon malam-malam nggak tahu apa orang istirahat!gumam Janpilan dalam hati sambil kembali menghampiri istrinya. Ia pun langsung menggantung telepon itu agar tidak bisa telepon masuk lagi


"Ada apa mas?"


"Tidak apa-apa sayang hanya ada orang iseng aja.."


"Jangan dong Kan tadi nanggung?"


"Sudah besok aja dilanjutkan kan lebih enak!" Lagian saat badan Riyanti masih capek mas." ucap Riyanti kepada Janpilan


Janpilan tidak mau egois, Ia pun membiarkan istrinya istirahat dengan tenang. Janpilan tahu kalau Riyanti benar-benar capek mengingat aktivitas mereka seharian begitu melelahkan.


"Ya sudah tidak apa-apa kamu istirahat saja." ucap Janpilan agar Riyanti dapat istirahat dan langsung berbaring disamping Heriyanto


"Terima kasih ya Mas!" Mas sudah sangat pengertian sama Riyanti


"Sama-sama sayang!" lagian Mas kan tahu kalau kita benar benar capek, jadi tidak apa-apa istirahat dulu.


Tidak Berapa lama Riyanti Langsung tertidur pulas di pelukan sang suami. Janpilan yang melihat wajah polos istrinya pun mengembangkan senyumnya


"Alangkah bahagianya hati ini mendapatkan kamu sayang Wanita berhati Dewi sepertimu.Gumam Janpilan dalam hati Karena ia merasa sangat beruntung memiliki Riyanti.


Besok paginya Riyanti terbangun dari tidurnya Ia pun langsung bergegas masuk ke dalam kamar mandi. Setelah selesai membersihkan diri, Ia pun pergi ke dapur untuk menghampiri Bibi atau sekedar membantu membuatkan sarapan untuk anggota keluarga.

__ADS_1


"Pagi Bi!" sapa Riyanti ramah


"Pagi juga non!" kok pagi-pagi sekali Sudah masuk ke dapur? Apa ada yang bisa bibi dibantu non?"


"Tidak bi?" Justru Riyanti ingin membantu ibu memasak.


"Oh ya Bi!" biasanya di keluarga ini sarapan paginya apa ya Bu."


"Sebenarnya tidak ada yang khusus non apa saja kalau masakannya enak dimakan juga." sahut asisten rumah tangga yang bekerja di kediaman Om Andruw.


"Ya sudah bi!" biar Riyanti bantu masak sarapan ya bi!" bibi lebih baik ngerjain yang lain saja." ucap Riyanti kepada asisten rumah tangga yang sudah lama bekerja di kediaman Om Andruw.


"Tapi non!" bibi takut kalau den Janpilan nanti marah kepada bibi.


"Tidak bi!" bibi tenang saja, lebih baik bibi ngerjain yang lain saja." ucap Riyanti sambil langsung mengambil bahan makanan yang ada di kulkas yang dapat di olah untuk sarapan.


Riyanti seperti biasanya jika tidak ada bahan makanan di kulkas yang dapat dioleh , ia selalu membuat jurus Pamungkas nya, Riyanti memasak nasi goreng pakai ikan asin dan juga telur dadar.


"Ternyata tidak ada lagi bahan makanan untuk diolah!"gumam Riyanti di dalam hati.


jalan satu-satunya untuk saat membuat sarapan adalah nasi goreng Ia pun dengan sigap membuat bumbu mempersiapkan bahan-bahan untuk membuat nasi goreng.


Setelah kurang lebih satu jam bergelut di dapur Riyanti menyelesaikan masakannya. Riyanti menghidangkannya di atas meja agar seluruh anggota keluarga segera dapat menikmati sarapan pagi.


Riyanti menghidangkan nasi goreng buatannya di atas meja dilengkapi dengan lalapan sayuran.


"Wah sudah selesai non?"


"Sudah kita tunggu mereka keluar saja agar kita sarapan bareng?"


"Waduh non sepertinya nasi gorengnya enak banget!"


"Kalau bibi mau itu masih ada kok." ucap Riyanti sambil menunjukkan piring yang berisi nasi goreng yang disisihkan nya khusus untuk asisten rumah tangga.


"Serius non!" itu buat bibi?"


"Iya dong bi!" makanya Riyanti pisahkan agar bibi dapat juga!'


"Terima kasih banyak non!


"Sama-sama bi semoga Bibi menyukainya.

__ADS_1


bersambung........


hai hai redears dukung terus karya author lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏🙏🙏


__ADS_2