
Riyanti masih menjawab panggilan telepon dari Linda
"Bacalah bego, masa aku tidur" Aku capek Riyanti sambil menutup mulutnya karena Rian melihat dengan sinis karena tadinya Riyanti memang sempat tertidur.
"Serius kamu baca?" tanya Linda nggak percaya
"Iya
"Buku apa
"Buku majalah."jawab Riyanti sambil melihat sampul buku yang dibacanya.
"Pasti kamu numpang ngadem kan?"
"Itu kamu tahu jawabannya!"
"Ya sudah aku nyusul ya terlihat Linda sambil mematikan sambungan telepon selulernya.
"Teman kamu?"tanya Ryan
"Iya baru habis ujian
"Kamu nggak ikut ujian?"
"Ikut."
"Terus kok di perpus?"
"Aku diusir dari kelas."
"Kenapa?"
"Kentut."
Sontak jawaban Riyanti membuat Rian tertawa terbahak-bahak.
"Aku nggak bisa bayangin jadi dosen kamu gimana kesalnya."
"Kenapa?"
"Ya pasti kesal lah lagi jam kuliah dikentutin mahasiswinya."
"Ini yang kedua kali!" cerita Riyanti santai
"Serius?"
"Iya
"Wah asli parah sih kamu kalau gitu."
"Rin......!"teriak seorang cewek tambam dengan berlari kecil.
"Ssssst," Riyanti menempelkan telunjuknya di bibir dengan masuknya menurut Linda diam karena semua orang di perpus melihat kearah mereka.
"Kenapa?"tanya Linda penasaran
"Pelan-pelan aja, semua orang melihat ke sini Noh."ucap Riyanti sambil melihat kearah orang-orang yang melihat ke arah mereka.
"Melihat apaan?"
"lihatin lu bego."jawab Riyanti
"Emang aku kenapa?"
"Kamu cantik!" jawab Ryan asal
"Wow aku jadi terpesona loh Rin."
Linda malah dengan pedenya berputar-putar seperti anak kecil latihan balet. Sedangkan Riyanti dan Rian hanya menunduk sambil menutup mukanya dengan tangan. Sementara pengunjung lainnya hanya senyum senyum sambil geleng kepala.
Bruuuuggh
Tak lama kemudian badan Linda yang bobotnya sedikit berlebihan itu terjatuh menabrak meja. membuat suasana perpustakaan menjadi riuh tawa pengunjung lainnya.
"Sakit Lin,"rengek Linda.
sementara Riyanti masih duduk di tempatnya sambil menutup mulutnya menahan tawa.
"Tolongin aku Rin!' pinta Linda sambil berusaha menggapai sudut meja untuk bangun dari lantai.
makanya lain kali jangan kepedean!" tegur Yanti sambil membantu Linda untuk duduk
"Sakit RIn bokong aku!"
"Iyalah orang suaranya aja kaya nangka jatuh!" balas Rian.
"Eh kamu siapa?"tanya Linda sambil mengedipkan matanya.
"Mata kamu kelilipan juga Lin?" goda Riyanti
"Kamu mah nggak suka lihat aku senang sikit Sumut Linda
"Aku Rian!" jawab Rian cepat sambil mengulurkan tangannya.
"Linda ujar Linda sambil menyambut tangan Ryan antusias.
"Eh kamu kan yang di taman tadi ya?"lanjut Linda sambil memperhatikan wajah Rian
"Iya!"
"Kalian saling kenal?"
"Barusan !" jawab Riyanti
"Oh jadi kamu janjian ketemu di perpus ya rin sama dia?"
"Ngaco kamu!"
"Jamu menduakan Pak Janpilan Rin?"
"Linda apaan sih kamu?"
__ADS_1
"Aku cuma nanya Rin."
"Iya tapi nggak penting banget pertanyaan kamu."
"Pertanyaan yang penting gimana Rin?"
"auh ah gelap ."
"Masih terang kok Rin."
"Iya iya Linda!" jawab Riyanti kesal
"Kami nggak sengaja ketemu di sini jawab Ryan saat Linda memandang ke arahnya sambil yang intimidasi.
"Oh." jawab Linda cuek
"Tadi kertas jawaban dari kamu ketahuan Pak janpilan Rin." cerita Linda kepada Riyanti
"Astaga....terus?"tanya Riyanti penasaran
"Iya Si japet berisik banget minta jawaban." terus aku kasih kertas dari kamu Setelah aku salin pastinya. hehehe kekeh Linda bangga.
"Terus?"
"Sabar dong Rin aku napas dulu."
"Hmmm."
"Terus saat aku lempar batu kertas kepada cepet ketahuan Pak janpilan deh.
"Terus?"
"Japet sama aku disuruh jawab pulang di depan."
"Kursi kamu pindah ke depan papan tulis."
"Iya."
Riyanti Tertawa terbahak-bahak mendengar cerita Linda
"Kalian ini kocak banget ya, kalau di kelas tanya Rian
"Nggak juga Jawab Riyanti
"Ngomong-ngomong kamu semester berapa Tanya Linda kepada Rian
"Semester 5
"Oh sama dong dengan kita."
Ryan mengangguk
"Aku pamit ke kelas ya pamit Ryan kepada Riyanti dan Linda
"Oke jawab Riyanti dan Linda secara bersamaan
"Kamu pacaran sama dia?"tanya Linda kembali
"Kenapa enggak?"
"Aku baru kenalan sama Rian."
"Kalau udah lama, berarti kalian pacaran?"
"Nggak gitu juga konsepnya Linda."
"Terus gimana?"
"Au ah."
"Kantin yuk Rin!" lapar aku ajak Linda
"Aku belum gajian lin, kasbon juga udah numpuk di Mang Karim.
"Aku traktir deh."
"Enggak lah aku mau pulang aja."
"Ngapain kamu pulang?"
"Istirahatlah di kos terus soalnya aku mau kerja
"Kamu nggak makan."
"Nanti di kos"
"Bukannya istirahat?"
"Iya!"
"Bingung aku Rin!" kamu ini ke kos Mau istirahat atau makan tanya Linda kesal
"Dua-duanya."
"Bisa sambil boker juga bisa emosi Riyanti kepada Linda.
"Oh ya udah ayo."
"Kemana!"
"Iya pulang ke kos kamu lah."
"Kamu mau ngapain?"
"Mau istirahat sambil makan."
"Kamu nggak pulang ke rumah kamu?"
"Sore aja aku pulangnya Rin." jawab Linda santai
Riyanti hanya pasrah saat Linda terus mengikutinya dari belakang
__ADS_1
"Di kos kamu ada makanan apa Rin?"
"Banyak."
"Kalau di kamar kamu?"
"Mie instan."
"Keriting juga aku lama-lama makan mie instan di kos kamu."
"Kalau kamu nggak mau ya nggak apa apa Lin."
"Maulah!"
dua orang sahabat itu berjalan berdampingan kembali ke kos Riyanti dengan gembira
"Gimana ulangan kamu tadi?"tanya ke Riyanti
"Jawaban dari kamu aman aku sudah sempat Senin semua tapi jawaban nomor 7 sampai 10 nggak tahu.
"Terus kamu siapa?"
"Salin ulang soalnya terus ke siapa aja yang aku ingat
"Japet gimana?
" sempat buka kertas yang dari kamu?"
" Nggak.
"Terus?"
"entah apa yang dia isi, duduk di depan gak bisa nyontek."
"Kasihan dong."
"Nggak juga kan dia yang ke hati-hati."
Tit Tut
*****
Suara pesan masuk ke ponsel Riyanti ternyata pemberitahuan dari jaringan bahwa pengisian pulsa sudah berhasil. Riyanti mengerutkan keningnya karena dia tidak melakukan pengisian pulsa dan nominalnya juga cukup besar seratus ribu rupiah .
"Siapa yang isiin?"gumam Riyanti
"Ada apa Rin?" tanya Linda
"Ada yang isi pulsa aku!"
"Bagus dong!'
"Banyak lagi!"
"Berapa?"
"Seratus ribu."
"Kamu nggak mau?"
"Mau sih!"
"Kalau nggak mau transfer ke aku aja semua pulsanya."
"Enak aja kamu!"
Riyanti dan Linda pun tertawa bersama.
kring
kring
kring
Sebentar lagi mereka tiba di kos ketika suara panggilan telepon mengganggunya.
"Sibuk banget sih HP kamu!" sungut Linda
"Iya jawab Riyanti datar
bentar bentar bentar bentar dek Linda terus mengomel.
"Hello riyanti menjawab panggilan telepon sebelum terlebih dahulu melihat Siapa yang menelepon. ternyata pak Japilan yang menghubunginya dengan menggunakan sambungan telepon seluler.
"Saya sudah isiin pulsa kamu."
"Jadi bapak yang ngisi?"
"Iya!"
"Saya kirim wa tidak pernah terkirim!"
"Apa isi wa-nya Pak?"
"Kamu buka aja nanti!"
"Kan Bapak udah telepon, mbok ya beritahu langsung sekalian.
"Sore nanti temenin saya."
"Nggak bisa Pak!"
"Saya harus kerja!"
"Sebelum kamu kerja."
sambungan telepon dimatikan Pak janpilan secara sepihak tanpa mau lagi mendengar penolakan dari Riyanti.
"Huhhh," Riyanti menghembuskan nafas kasar.
Bersambung.......
__ADS_1
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏🙏🙏💓💓💓