Jatuh Cinta Karna Kentut

Jatuh Cinta Karna Kentut
FOTO PREWEDDING


__ADS_3

Bagaimana, Apa komandan sudah siap melakukan foto prewedding nya? saya sudah langsung membawa perias dan beberapa Apa pakaian yang cocok digunakan untuk foto prewedding."ucap sang fotografer sambil langsung menunjukkan beberapa pakaian kepada Randi. Tetapi sang fotografer menganjurkan kepada Randy agar Randy menggunakan baju dinas untuk sesi foto prewedding yang formal.


****


acara foto prewedding Randy dan nayra pun berjalan dengan lancar yang kebetulan cuaca di daerah itu juga lumayan bersahabat. setelah selesai foto prewedding Randy dan nayra untuk segera kembali ke rumah. karena mereka juga ingin mempersiapkan segala sesuatunya untuk acara resepsi pernikahan mereka.


Mas kita langsung?


" Memangnya kamu mau ke mana lagi Sayang?


"Tapi Naira sudah lapar!"


"Kalau lapar, makan Yuk ajak Randy sembari menggendong calon istrinya masuk kedalam restoran didekat mereka mengadakan foto prewedding.


"Mas turunin malu diliatin orang."


"Peduli amat kata orang, katanya lapar berarti sudah tidak punya tenaga dong untuk berjalan masuk kedalam resto.


"Ya Allah Mas, kalau hanya berjalan masuk restoran Ya bisa dong Mas, Memangnya Naira ini manusia lemah!"


"Pokoknya mas tidak ingin kamu kenapa-napa,


"Tapi malu diliatin orang-orang."


"Biarin aja, supaya mereka tahu kamu itu istri aku dan tidak berani melirik istri aku yang cantik ini." ucap Randy tanpa perduli dengan tatapan orang orang yang ada disana.


Setelah berada di dalam restoran, Randy menurunkan Naira di ruang VIP yang ada di restoran itu. Tampak salah seorang pramusaji datang menghampiri Naira dan juga Randy dan Memberikan daftar menu yang ada di restoran. Setelah memesan makanan kesukaan Naira dan juga Randy, pramusaji itu berlalu dari hadapan mereka.


Beberapa menit kemudian pramusaji itu kembali datang menghampiri Naira dan juga Randy dengan membawa menu makanan pesanan Naira dan juga Randy. Teksturnya dan tatanan makanan yang menarik membuat Naira menelan salivanya. Perut yang sudah keroncongan membuat Naira sudah tidak dapat menahan nafsu makannya.


"Mas Naira langsung makannya sepertinya makanannya menggiurkan. Apalagi perut Naira sudah sangat keroncongan." ucap Naira kepada Randy membuat Randy langsung tertawa cengengesan.


"Mas kok tertawa sih?


"Habis pertanyaanmu aneh, ya makanan untuk diapain? pasti untuk dimakan bukan?" ucap Randy


"Ah mas ribet amat, lebih baik Naira langsung makan aja. Kalau nunggu mas bisa bisa Naira kelaparan. Naira tidak bisa menahan lapar. Bukan seperti mas Komandan AKBP Randy yang paling handsome." ucap Naira sambil langsung menyendok makanan yang ada dihadapannya dan melahapnya tanpa perduli dengan tatapan Randy.


Melihat tingkah Naira yang apa adanya, tanpa dibuat buat, membuat Randy semakin gemas melihat wanita yang ada dihadapannya yang mampu memporak-porandakan hati Randy. setelah beberapa tahun belakangan ini membeku.


Ketika Naira sedang menikmati menu makanan yang ada dihadapannya, Randy melihat Naira sedikit terganggu dengan rambut Naira yang maju ke wajahnya membuat Randy langsung bangkit dari tempat duduknya dan mengikat rambut Naira dengan telaten. Membuat perhatian para pengunjung wanita yang ada di restoran itu melihat perhatian Randy kepada Naira salut dengan perhatian yang dilakukan Randy.

__ADS_1


"Trimakasih sayangku!" ucap Naira kepada Randy sambil mengebangkan senyumya.


"Mas kok ngak makan?


" Mas makan kok, mas makanya sebentar makanya kamu mas biarin makan duluan!" ucap Randy sambil Langsung menyantap makanan yang ada dihadapannya.


Tidak menunggu lama, Randy langsung menyelesaikan makannya.


"Mas, kok cepat banget makannya?


"Aturannya lebih cepat dari sini sayang, sewaktu pelatihan masuk AKPOL sebelum mas tugas di dinas kepolisian." sahut Randy sambil mengebangkan senyumnya yang begitu mempesona membuat hati Naira semakin klepek-klepek melihat senyum manis Randy.


Walaupun umur keduanya, berbeda jauh tetapi Naira tidak peduli akan umur mereka yang berbeda jauh. Dimata Naira Randy lelaki yang sempurna untuk mendampingi hidupnya.


Naira memang belum pernah mengenal namanya cinta sebelum sama Randy membuat Randy harus ekstra bersabar menghadapi sikap Naira yang masih kekanak-kanakan.


Naira sangat bahagia dan merasa beruntung Randy begitu sangat mencintai dan menyayanginya.


"Ternyata begini rasanya memiliki kekasih yang lebih dewasa, pantas saja Neneng mau menikah dengan om Sanjaya."


gumam Naira dalam hati sembari menatap Randy dengan tatapan mendalam .


"Sayang kamu kita pergi yuk, bosan disini. lelaki yang ada disini asik melirik kamu saja, mas tidak mau mereka menggoda Mu." ucap Randy dengan sedikit kesal melihat tatapan setiap pria yang ada disana, kepada Naira.


Tiba tiba ponsel jadul Naira berdering, Naira langsung meraih ponselnya yang ada di tas selempang nya. Ia melihat yang menghubunginya dilayar ponselnya Riyanti yang memanggil.


Naira langsung menekan tombol hijau yang ada di layar ponselnya, agar sambungan telepon selulernya tersambung kepada Riyanti.


"Assalamualaikum Kak!"


"Waalaikumsalam Nai, kalian sudah selesai belum foto prewedding nya?


"Alhamdulillah sudah tak dan foto prewedding nya berjalan dengan lancar.


"Syukurlah kalau begitu, sekarang kalian berada di mana?


"Masih di lokasi tempat kami adakan foto prewedding tetapi ini kami sudah mau pulang. Memangnya ada apa Kak?


"Tidak ada apa-apa nay cuman Ibu bertanya mengenai foto prewedding Kalian sudah siap apa belum? Makanya Kakak menghubungimu.


"Ya sudah kalau begitu kasih tahu aja Kak kepada Ibu kalau acara foto prewedding nya sudah berjalan dengan lancar sesuai dengan keinginan Naira dan juga keinginan Mas Randy.

__ADS_1


setelah selesai berbicara kepada Riyanti, Naira langsung memutuskan sambungan telepon selulernya.


"Ada apa sayang?


"Tidak ada apa-apa mas!" hanya Kak Riyanti bertanya mengenai foto prewedding kita sudah selesai atau belum.


"Oh...."Mas kira ada apa!"


Randy melihat ponsel jadul Naira pun menggelengkan kepalanya.


"Sayang, habis ini kita ke mall dulu ya!"


"Ngapain Mas?"


"Ada deh, kamu aja. yang pasti kamu tidak akan memasuki kan disana.


"Ya iyalah nggak masuk diberikan secara dari segi mananya Mas merugikan Naira? nayra saja tidak memiliki uang. uang Naira hanya pemberian uang jajan dari Kak Janpilan." ucap Nayla sembari terkekeh melihat calon suami.


"Kamu ya, paling bisa buat mas tertawa dengan tingkah konyol Mu itu


"Konyol, tapi mas cintakan!


"Ya iyalah Mas cinta.


setelah berada di dalam mobil Randy langsung melajukan mobilnya ke arah jalan raya menuju mall yang ada puasa Kemayoran Jakarta yang kebetulan mereka mengadakan foto prewedding di daerah itu.


"Mas sebenarnya kita ngapain sih ke mall?


"Kamu tenang saja ikutin aja Mas. Randy dan Naira menelusuri mall dan tibalah saatnya mereka di tiba di salah satu toko ponsel ternama yang ada di mall itu.


"loh mas kita ngapain kemari?


"Selamat datang tuan Randy yang terhormat!"siapa salah satu pegawai toko yang menjaga toko ponsel itu.


"Ya selamat sore!" coba berikan kepada saya ponsel keluaran terbaru. ucap Randy kepada pegawai toko yang menjaga toko ponsel itu. lalu pegawai toko itu pun mengeluarkan beberapa ponsel keluaran terbaru yang ada di toko itu.


"Ini buat Randy, sepertinya ini cocok untuk anda.


"Sudah tidak perlu kamu tanya, menurut kamu ponsel yang bagus yang mana ya? tanya Randy pura-pura bertanya kepada Naira. Menunjukkan salah satu ponsel canggih yang Naira ketahui.


Bersambung.....

__ADS_1


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏🙏🙏🙏


__ADS_2