
Setelah selesai menyiapkan air mandi untuk lidah, Reihan pun meminta Linda agar segera melakukan ritual mandinya. Dengan dibantu Reihan, Linda pun melakukan ritual mandinya. Linda begitu bahagia melakukan ritual mandinya dibantu oleh suaminya sendiri. sungguh suami yang begitu didambakan setiap wanita yang begitu perhatian kepada istrinya. Membuat Linda semakin sayang dan cinta kepada Reihan.
Linda tidak menyangka seorang Reihan ternyata berhati lembut. Tidak seperti awal pertemuan mereka saat Linda dapat rekomendasi dari Randy untuk bekerja di kantor yang Reihan pimpin.
Setelah selesai melakukan ritual mandinya dengan dibantu oleh Reihan suami Linda sendiri, Linda pun langsung keluar dari kamar mandi dengan menggunakan handuk yang dililitkan di tubuhnya.
Sungguh pemandangan yang indah di mata Reihan, Tetapi Reihan tidak ingin mengusik istrinya saat ini. Karena ia mengetahui kalau Linda saat ini merasa kelelahan semenjak menghadiri pesta reunian di kampus Gunadarma.
Setelah selesai menggunakan baju yang sudah ia sediakan sebelumnya, Linda pun berniat langsung memberikan tubuhnya yang sudah terasa lelah. Apalagi pergerakan bayi yang ada di dalam kandungan Linda membuat Linda sedikit kewalahan untuk membaringkan tubuhnya.
"Aduh...! Linda merintih kesakitan ketika bayi yang ada di dalam kandungan Linda melakukan pergerakan. Hal itu langsung mengundang perhatian dari Reihan.
"Kenapa sayang apa anak kita menyulitkanmu? tanya Reihan penuh hati-hati sembari langsung mengelus perut buncit Linda. Bayi yang ada di dalam kandungan Linda seolah mengerti akan Apa yang dibicarakan Reihan kepada anak yang ada di dalam kandungan Linda. Yang meminta kepada anak yang di dalam kandungan Linda agar tidak menyakiti ibunya.
"Sayang anak Papi yang baik, jangan sakiti Mami ya. Mami ingin istirahat." ucap Reihan berbicara kepada bayi yang ada di dalam kandungan Linda. Seolah-olah bayi yang ada di dalam kandungan Linda, dapat mendengar apa yang ia bicarakan. Linda tertawa cengengesan melihat tingkah suaminya yang rada konyol. Tetapi dirinya menikmati kekonyolan suaminya.
__ADS_1
"Mas kamu ada-ada saja mana mungkin anak kita yang ada di dalam kandungan Linda mendengar apa yang kamu bicarakan." ucap Linda sambil tertawa cengengesan.
"Siapa bilang anakku tidak mendengar aku dari dalam, Anakku pasti mendengarku sehingga dirinya langsung tenang Istirahat di dalam sini." ucap Reihan sambil mengecup perut buncit Linda
Sementara di tempat lain, Naira yang terlihat begitu cantik dengan menggunakan baju tidur yang begitu seksi di mata Randy. Randy mengembangkan senyumnya ketika Naira sudah berada di kamar bersama dirinya.
Randy langsung meraih tubuh Naira ke pelukannya.
"Jangan mengagetkan Naira" gerutu Naira karena tiba-tiba mendapat pelukan dari suaminya.
Randy langsung mengecup bibir manis Naira perlahan kecupan itu semakin mendalam. Hal itu membuat Naira mende$@h. Seolah dirinya meminta lebih dan lebih lagi dari suaminya.
perlahan tapi pasti. Tangan Randy sudah mulai berkelana di bagian gunung kembar milik Naira yang berukuran mangga itu.
Membuat Naira semakin mende$@h. Naira yang tidak mau kalah dengan gerakan-gerakan yang dilakukan suaminya, Ia pun mulai memainkan tangannya di bagian adik kecil milik Randy, yang sudah semakin lancang depan. Randy pun akhirnya mende$@h dan meminta agar Naira terus memainkan adik kecilnya.
__ADS_1
Ia pun menuntun Naira melahap adik kecilnya dengan menggunakan mulut Naira agar Randy merasakan sensasi yang sangat luar biasa. Naira yang tidak ingin mengecewakan suaminya pun menuruti permintaan Randy. Membuat Randy semakin mende$@h dan meminta agar Naira semakin mempercepat kecupannya di bagian adik kecil milik Randy.
"Auh.....ah.... lagi Sayang minta Randy seolah-olah dirinya meminta Naira lebih dan lebih lagi mempercepat gerakannya. Merasa tidak tahan lagi Randy langsung menggendong tubuh Naira naik ke atas ranjang dan menuntaskan permainannya di sana.
Setelah kurang lebih 30 menit permainan panas itu, akhirnya Randy dan Naira pun mencapai puncaknya. Randy langsung mengecup kening Naira dan mengucapkan terima kasih kepada Naira. Karena Naira dapat melayani Randy sesuai yang diinginkan Randy dari Naira.
Naira menganggukkan kepalanya pertanda dirinya pun merasa bahagia dapat melayani suaminya dan sampai suaminya merasa puas dengan pelayanan Naira. Randy begitu bahagia, ia tidak menyangka Naira ternyata mampu mengimbangi permainan Randy.
Bersambung.....
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏🙏
sambil menunggu karya ini up yuk mampir ke karya teman emak
__ADS_1