
Kakak lain kali kalau ngomong sama Naira itu kudu dipikir dong. Masa ngomongnya seperti itu kepada calon istrinya sediri." gerutu Reihan karna kesal melihat kakaknya yang asal bicara kepada Naira. Tetapi Randy tak perduli akan ocehan adiknya itu. Bahkan ia hanya nyengir melihat Reihan dan Linda.
Setelah selesai sarapan Reihan berangkat kekantor memulai aktivitasnya seperti biasa menjadi seorang CEO di Himalaya group.
"Sayang sudah mau berangkat?
"Iya sayang sudah dua hari juga tidak masuk kantor hanya memantau dari rumah sakit saja. jadi kasihan juga Asistenku yang sudah kerepotan menangani tugas-tugas Mas."ucap Reihan kepada Linda
"Ya sudah kalau begitu Mas hati-hati ya jangan macam-macam di luar!"
"Ngapain juga Mas macam-macam diluar sudah ada istri mas yang paling cantik!"ucap Reihan sambil langsung mencium wajah cantik istrinya.
"Pokoknya awas!" jangan macam-macam diluar kalau sempat Linda tahu, Mas macam-macam diluar tidak ada ampun untuk Mas." Ancam Linda kepada Reihan padahal itu hanya candaan Linda saja. Tetapi Reihan sudah bergidik ngeri Dan menganggap Linda serius.
"Iya sayang!" tidak mungkin juga Mas macam-macam diluar kan sudah ada bayi kita yang ada didalam sini!" Ucap Reihan sambil mengelus perut Linda yang masih rata.
"Nanti malam mas ingin menjenguk bayi kita lagi ya sayang!" bisik Reihan tepat ditelinga Linda. Membuat Yunisa langsung membulatkan matanya.
"Mas pikirannya mesum melulu!"
"Kan tidak apa-apa kalau mesum sama istri sendiri!" yang salah itu kalau Mas mesum dengan sekretaris atau pegawai pegawai mas yang cantik cantik di kantor." ucap Reihan membuat Linda sedikit kesal.
"Ya karena Linda sudah jelek makanya mas sudah mau ingin melirik wanita yang lebih cantik dari Linda kan !" kesal Linda sambil langsung meninggalkan suaminya.
Melihat istrinya yang sudah kesal terhadap nya, Reihan pun langsung mengejar istrinya.
"Sayang tunggu dulu dong."
"Jangan panggil aku sayang!"
"Kok jadi marah sih? kan Mas hanya bercanda!"
"lirik aja pegawai-pegawai mas yang cantik-cantik di kantor mas!"ucap Linda sudah semakin kesal terhadap suaminya.
"Mas hanya bercanda sayang, bukan seriusan kok. lagian Siapa pula yang ingin mesum sama wanita lain selain kamu."
"Tidak usah ngomong seperti itu di hadapanku. Nanti kalau sudah di belakang Linda mas bilang seperti itu juga sama wanita lain!"ucap Linda sambil terus berjalan menuju kamar.
__ADS_1
"Apa yang kamu lakukan terhadap Reihan?"tanya Randy dengan nada suara yang agak meninggi.
"loh kok semua jadi nyalahin Reihan sih?"
"Jadi siapa lagi yang disalahkan kalau tidak kamu?"
"Sayang please deh!" Mas tadi hanya bercanda jangan dibawa serius kenapa?"
"Bercanda bercanda tapi kalau tidak ada rencana dibalik itu semua tidak mungkin Mas dapat berbicara begitu."ucap Linda sambil kembali terisak.
"Memangnya Apa yang kamu katakan sama istri kamu barusan ?"tanya Tuan Randy
"Tadi hanya bercanda kak!"
"Iya candaannya gimana? kalau bercanda itu ada batasnya."
" Reihan cuman bilang melirik pegawai Reihan yang cantik kok
"Dasar edan kamu!" mana ada seorang istri yang rela suaminya melirik wanita lain.
"Tapi Reihan kan hanya bercanda!"
"Kamu ngak tahu apa kalau wanita hamil itu agak sensitif." ucap Randy
"Ya sudah kalau begitu Mas minta maaf Sayang!" jujur tidak ada hati Mas ingin berpaling darimu apalagi melirik wanita lain."ucap Reihan sambil langsung meraih tubuh istrinya ke pelukannya dan mengecup kening Linda agar Linda lebih tenang dan tidak berprasangka buruk terhadapnya.
"Beneran kan mas!" mas tidak akan melirik wanita lain yang lebih cantik dari Linda ?"
"Iya sayang mana mungkin Mas melepaskan permata seperti kamu."Ucap Reihan sambil kembali mengecup kening Linda
"Makanya, lain kali kalau bercanda itu kira-kira dong kak." ucap Naira kepada Reihan yang ikut kesal terhadap Reihan. Karna membuat Linda menangis. padahal Reihan berniat untuk menjahili istrinya. Tapi karna Linda sedikit sensitif, sehingga dirinya langsung terbawa perasaan.
Pokoknya Linda ikut hari ini ke kantor." ucap Linda yang tidak dapat dibantah oleh Reihan.
"Tapi kondisi kamu masih kurang sehat kak, lihat wajah kakak masih pucat tuh." ucap Naira yang ikut mengkawatirkan kakak iparnya itu.
"Ia sayang, kamu dirumah saja dengan Naira."
__ADS_1
"Sebenarnya kami hari ini ingin pergi foto prewedding. Kami sudah janjian dengan fotografernya.
"Kakak serius?
"Iya semalam fotografernya sudah menginformasikan kepada kakak Kalau kami mengadakan foto prewedding nya sekitar pukul 2 siang nanti. Jadi sepertinya Naira tidak bisa menemani Linda hari ini. Mungkin lain waktu saja. Linda boleh ikut ke kantor ,Tetapi dia lebih baik Istirahat di ruang istirahat kamu saja. ujar Randy kepada Reihan dibalas anggukan mantap dari Reihan.
Linda pun langsung bersiap-siap pergi ke kantor bersama suaminya Reihan. Ia tampak tersenyum sumringah karena mendapat pembelaan dari kakak iparnya Randy dan juga Naira.
setelah berada di dalam mobil Rehan langsung melajukan mobilnya ke arah jalan raya menuju kantor Himalaya group. 20 menit dalam perjalanan Reihan dan Linda tiba di kantor. tampak beberapa karyawan yang lalu-lalang disana memberi hormat kepada Reihan dan Linda.
Tak sedikit dari mereka yang mencari muka di hadapan Reihan dan juga Linda. Tetapi Linda memaklumi hal itu. Namanya juga para karyawan inginnya terlihat bagus oleh bos-nya.
"Mas Sepertinya orang-orang itu melihat kearah mas deh." ucap Linda kepada Reihan yang risih melihat karyawan wanita cantik menatap Reihan dengan tatapan yang sulit diartikan.
"Biarin aja sayang, yang punya mata kan mereka mana bisa kita larang orang-orang memandang kita. Tinggal kitanya saja menanggapi atau tidak."ucap Rehan sembari mengeratkan tangan Linda. Untuk menenangkan hati Linda bahwasanya dirinya tidak akan berpaling dari Linda walau banyak wanita-wanita cantik yang menggoda ke sana.
"Tapi Mas wanita-wanita itu sangat cantik, Apa maksud tidak tertarik kepada mereka?
"Kalau Mas tertarik kepada mereka Kenapa harus menikah dengan kamu sayang?
"Siapa tahu karena terpaksa!"
"Kenapa harus terpaksa?"
"Karena mas sudah merebut mahkota Linda.
Reihan langsung tertawa cengengesan, kamu pikir saya melakukan itu sama kamu, awalnya Saya tidak mencintai kamu? kamu sadar tidak Sewaktu kamu mulai bekerja di kantor ini? kamu sering Mas berikan tugas-tugas yang tidak sepatutnya itu kamu kerjakan!"itu Kenapa Mas lakukan?
Pasti kamu tidak mengetahui kan Mengapa Mas melakukan itu kepada kamu?
Linda menggelengkan kepalanya pertanda dirinya benar-benar tidak mengetahui Mengapa saat itu Reihan selalu meminta Linda lembur dan mengerjakan pekerjaan yang tidak sepatutnya anda kerjakan.
"Itu karena mas ingin dekat dengan kamu, Karena Mas saat itu sudah mulai menyukai character dan sifat kamu ceplas-ceplos
"Mengapa mas tidak melirik wanita yang lebih cantik? itu pasti pertanyaan dihatimu. iya kan sayang?
Linda menganggukkan kepalanya pertanda tebakan Reihan benar adanya.
__ADS_1
Bersambung.....
hai hai readears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏🙏🙏🙏