
Senyuman itu yang mampu membuat Randy semakin tergila-gila kepada Naira. Seolah Randy saat itu ingin langsung melahap Naira. tetapi karena situasinya berada di rumah Reihan, Sehingga dirinya mengurungkan niatnya untuk melahap istrinya saat itu juga.
Jam sudah hampir malam sehingga Randy dan Naira memiliki untuk segera kembali ke rumah mereka.
"Sayang lebih baik kita pulangnya, sekarang sudah malam nih." ucap Randy sambil melirik jarum jam yang ada di pergelangan tangannya. Jam sudah menunjukkan pukul 07.00 malam. Naira menganggukkan kepalanya. Ia pun ingin segera meninggalkan Linda dengan kekesalannya. Naira tidak ingin Reihan dan Linda semakin menjahitnya.
Setelah berpamitan kepada Linda dan Reihan Randy dan Naira berjalan menuju mobil milik Randy. Setelah berada di dalam mobil Randy mengemudikan mobilnya ke arah jalan raya menuju rumah mereka dengan kecepatan sedang.
Di perjalanan Randy hanya tersenyum membayangkan dokumentasi rekaman video Naira, saat Naira memanjat pohon mangga yang ada di taman belakang rumah yang ditempati Reihan.
Melihat suaminya tersenyum sambil menyetir mobil, pandangan ke depan. Membuat Naira bertanya-tanya. Dalam hati Mengapa suami tampannya terlihat tersenyum. Padahal Randy saat ini sedang mengendarai mobil.
"Ada apa mas kenapa mas senyum-senyum sendiri sambil melihat ke depan? konsentrasi menyetir Jangan berpikir yang aneh-aneh keselamatan kita lebih penting." ujar Naira sambil menatap suaminya yang dari tadi tersenyum-senyum sendiri.
Setelah melakukan perjalanan kurang lebih 15 menit, Naira dan Randy tiba dirumah yang sudah satu bulan mereka tempati. Semenjak mereka menikah. Naira langsung turun dari mobil, tanpa terlebih dahulu menunggu Randy membuka pintu untuknya dan langsung berjalan masuk ke rumah.
Randy mengetahui kalau Naira saat ini sedang kesal kepada Randy. Sehingga Randy berniat untuk mengejar Naira yang terlihat kesal kepada suaminya.
__ADS_1
"Wah gawat nih, istri ku sudah ngambek nih." gumam Randy dalam hati sambil terus berjalan menghampiri Naira.
"Sayang....!" kok kamu ninggalin mas sih? ucap Randy sambil langsung memeluk Naira yang terlihat kesal kepadanya.
"Pasti mas membayangkan video Naira yang ada dilayar ponsel kak Linda kan?" celetuk Naira.
"Ya Allah sayang, seuzon bangat sih sama mas. Kamu tau sayang, mas tadi tersenyum di mobil, karna mas membayangkan melahap kamu sayang." ucap Randy sambil langsung memeluk Naira dan memberikan kecupan hangat di bibir manis Naira.
Hal itu membuat kekesalan Naira terhadap suaminya langsung hilang begitu saja. ketika Naira merasakan keromantisan Randy yang mampu membuat Naira tidak dapat menahan dirinya. Hingga permainan panas terjadi malam itu, padahal mereka sama sekali belum membersihkan diri, setelah mereka kembali dari rumah Reihan.
****
Agar Janpilan, mengambil handuk untuknya.
"Mas Tolong ambilkan Riyanti handuk dong. Riyanti kelupaan tadi. Teriak Riyanti dari dalam kamar mandi. Sementara Janpilan pura-pura tidak mendengar apa yang dikatakan Riyanti kepadanya. Ia sengaja membiarkan Riyanti keluar begitu saja tanpa menggunakan sehelai benang pun.
Pikiran Janpilan sudah menerawang ke mana-mana. Hingga dirinya memilih untuk berdiam diri dan mengabaikan teriakan Riyanti. Karena tak kunjung mendapat jawaban dari suaminya, sehingga Riyanti pun memilih keluar tanpa menggunakan sehelai penampung. Ia hanya menutupi tubuhnya bagian sensitifnya dengan menggunakan kedua tangannya.
__ADS_1
Janpilan yang melihat istrinya, sudah keluar dari kamar mandi. Ia pun berniat untuk menjahili Riyanti. Tanpa Riyanti sadari Janpilan sudah berada di belakangnya dan meremas bagian gunung kembar milik Riyanti.
Hal itu membuat Riyanti sangat terkejut melihat kehadiran suaminya di sana.
"Kamu ya mas dari tadi Riyanti berteriak memanggil Mas, tetapi Mas tak kunjung menjawab." gerutu Riyanti. Mas senang sekali mencari masalah dengan Riyanti." ucap Riyanti sambil berusaha melepaskan pelukan Janpilan.
Siapa juga yang ingin mencari masalah dengan kamu sayang. Mas hanya ingin melahap kamu saat ini. Kamu tidak tahu apa Sudah dari tadi Mas sudah menunggu kamu. tetapi kamu lama sekali di kamar mandi." ucap Janpilan sambil langsung mengecup bibir manis Riyanti.
Perlahan kecupan itu semakin mendalam membuat Riyanti mengeluarkan de$@hannya. Apalagi gerakan demi gerakan yang dilakukan oleh Janpilan,membuat dirinya tidak mampu menahan gejolak hasratnya. Riyanti langsung mende$@h. suara merdunya membuat janpilan semakin melancarkan aksinya.
Ia tidak ingin menanyakan kesempatan. Janpilan, kemudian langsung Kembali mengecup bibir manis Riyanti. sehingga Riyanti langsung membuka rongga mulutnya agar Janpilan lebih leluasa memainkan lidahnya di sana. Hal itu membuat Riyanti semakin bergelinjang.
Bersambung......
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏💓💓
sambil menunggu novel ini up yuk mampir ke karya teman mama.
__ADS_1