
Apakah semua bisa berjalan sesuai rencana?
jawabannya tidak, seperti rencana Pak Janpilan yang mengajak Riyanti untuk fitting baju persiapan menghadiri acara undangan pernikahan adik sepupunya bulan depan di Bandung gagal total. Semua karena orang ketiga. Bukan penghianatan namun kehadiran Linda sahabat Riyanti Yang mengacau Kan semuanya.
Namun dalam hati pak Janpilan merasa bersyukur adanya gangguan dari Linda. Itu berarti hari ini dia mempunyai kesempatan untuk bertemu lagi dengan Riyanti
"Jangan lupa hari ini jam 3 sore saya tunggu di depan lorong!" begitu isi pesan yang Pak Janpilan kirim kepada Riyanti.
janpilan hanya tersenyum membayangkan mereka seperti menjalani percintaan tanpa restu karena menjemput ataupun mengantar hanya dibolehkan sampai depan lorong kost.
"Riyanti lucu!"Pak Janpilan membanting Sambil tertawa kecil.
"Okey jawaban singkat dari Riyanti mampu membuat dada Pak Janpilan berdebar-debar.
"Rasanya aneh ya?"Pak Janpilan memegang dadanya sambil menatap layar ponselnya yang masih menampilkan pesan dari Riyanti.
Tiba-tiba sang adik masuk ke ruangannya tanpa salam. Bagi yang belum mengetahuinya, pasti tidak akan percaya bahwa Heriyanto adik kandungnya Janpilan. dari penampilan dan gaya mereka sangat berbeda jauh. Janpilan yang tertutup dan cupu suka berdandan aneh makanya kesan cupu. Sedangkan Heriyanto kebalikan dari Janpilan super berisik dan modis.
"Bisa nggak sih ketuk pintu dulu sebelum masuk?"ini kampus Haryanto."Tegur Janpilan pada sang adik
"Udah mau copot tuh pintu Aku ketuk!" Kakak nggak dengar."
"lebay!"
"Serius lagi apa sih sampai nggak dengar suara aku?"
"Nggak lagi apa-apa."
" Tuh senyum-senyum sendiri kenapa?"
"Nggak!"
"Bohong."
"Mau ngapain kemari?"
"Mau nanyain kemarin Jadi fitting bajunya?"
"Gak."
"Kenapa?"
"Ada gangguan."
"Riyanti nggak mau?"
"Bukan."
"Terus?"
"Ada demit ngikutin melulu."
"Si stupid?"
"Iya temennya Riyanti yang gendut itu."
"Namanya Linda."
"Iya si stupid Linda!"
"Nggak boleh bilang orang gitu."
"Kenyataan tapi kan?"
"Hummm."
"Jadi kapan?"
"Rencana sore hari ini, kalau kamu?"
"Siang ini, nungguin Felisha nggak ada jadwal pemotretan
"Oh sama Felisha jadinya?"
"Terus sama siapa kalau enggak sama dia?"
"Kirain sama dila yang pakai jilbab kemarin
"Sssst,"Haryanto memberi isyarat kepada Janpilan untuk diam
"Ngak boleh gitu Heriyanto."
"cuman teman Kak!"
"Iya teman spesial."
"Ngak lah."
Haryanto dan Janpilan dan tertawa bersama-sama. Dua orang saudara kandung yang berbeda karakter tapi sangat akrab bahkan Janpilan menjadi tempat curhat Herianto walaupun mereka berbeda usia 7 tahun. Herianto terkesan bandel tetapi selalu menurut sama Janpilan sang kakak.
"Mama masih ngomel loh kak."
"Ngomelin apa?"
"Kakak yang kekeh ngajak Riyanti."
"Biarin aja."
__ADS_1
"Apalagi Kakak nolak kenalan sama anaknya tante Mila.
"Kakak sudah tahu kayak gimana orangnya Makanya Kakak nolak."
"Mama masih nggak terima dikentutin Riyanti" cerita Heriyanto Sambil tertawa
"Kalau sudah kenal ntar suka juga."
"Emang kakak serius sama Riyanti ?"
"Serius."
"Benaran?"
"Iya."
"Wah jangan-jangan tadi senyum-senyum sendiri lagi mikirin Riyanti ya?"
"Sok tahu."
"Cie cie cie akhirnya kakak jatuh cinta."ledek Haryanto
Janpilan hanya senyum-senyum saja diledek Haryanto seperti itu.
"Sampai kapan kak
"Apanya?"
"Kakak mau dandan aneh kayak gitu licin, celana ketinggian?"
"Sampai Kakak nikah."
"What?"
"Iya berarti kan tuh cewek nggak lihat penampilan dan harta."
"Kakak serius?"
"Iyalah!"
"Makanya lama dapat jodoh ya?"
"Mungkin."
sontak membuat Heriyanto tertawa ngakak sampai mukanya merah.
"Kakak nyaman?"
"lama-lama jadi nyaman juga."
emang cocok deh sama Riyanti yang aneh bin ajaib gumam Haryanto.
Sesuai perjanjian hari ini jam 3 sore Pak Janpilan pulang, dan sudah menunggu Riyanti depan lorong. Tampak dari kejauhan Riyanti berjalan ke arah mobil Pak Janpilan yang terparkir di pinggir jalan. Riyanti mengenakan kaos oblong dipadukan dengan rok panjang lebar rambut diikat rapi dan tak lupa tas kecil bertengger di bahunya. cantik natural
"Hufft," Riyanti menghempaskan bobot tubuhnya pada kursi di samping pengemudi
"langsung jalan?"
"Iya Pak
"Argo nya sudah saya hidupkan ya?" ucap pak Janpilan sambil langsung menghidupkan mobilnya.
"Bapak lucu juga ya."
Mobil bergerak perlahan menuju sebuah butik langganan keluarga pak Janpilan untuk melakukan fitting baju seragam keluarga untuk menghadiri acara pernikahan salah satu sepupu Janpilan di Bandung.
"Ini pak."Riyanti menyetorkan sejumlah uang kepada pak Janpilan saat mereka dalam perjalanan
"Apa?"
"Ini uang Bapak kan?"
"Di mana?'
"Bapak kan yang sengaja taruh di dompet saya waktu tas saya Saya tinggal di mobil bapak."
"Itu untuk kamu."
"Saya nggak minta Pak!"
"Itu dari saya untuk kamu."
"Saya tidak bisa menerimanya Pak!"
"Anggap aja hadiah dari saya!"
"Hadiah untuk apa?"
"Ya untuk kamu."
"Dalam rangka apa?"
"Kamu sudah ikut ulangan!"
"Saya nggak bisa Pak!"
"Riyanti please!"saya ikhlas itu untuk kamu
__ADS_1
"Saya tidak jual diri pak!"
"Astaghfirullah,saya tidak pernah menganggap seperti itu Riyanti!"
"Tapi kenapa bapak beri saya uang?"
"Itu hadiah untuk kamu, saya tidak mengharapkan imbalan apa pun riyanti."
"Riyanti hanya diam, Tangan nya masih memegang uang yang tidak mau pak Janpilan Terima.
"Anggap aja hutang kalau kamu ngak mau menerima hadiah dari saya."
"Hutang saya sudah banyak pak!"
"Dimana?'
"Uang kos sama bapak, kasbon mang Karim , Kasbon pak karpar itu saja udah pusing saya mikirinnya Pak."
"Jangan dipikirin."
"Ya nggak bisa lah Pak!"
"Kenapa?"
"Hutang yang mesti dibayar dong!"
"Semua yang saya berikan Anggap saja hadiah jadi kamu tidak terbebani dengan hutang.
Riyanti masih Diam.
"Jadi please kamu terima ya Hadiah itu dari saya, saya mau beli kamu hadiah tapi saya nggak tahu apa yang kamu sukai."
"Tapi benaran bapak nggak bakalan minta imbalan apa-apa kan?"
"Ya Allah Riyanti!" Apa serendah itu saya di mata kamu?"
"Ngak juga sih!" cuma....
"Cuman apa?"
"Nggak apa-apa Pak!" Thanks
"Welcome
"Di sana nanti ada siapa Pak?"
"Di mana?"
"Butik."
"Ada tante Hilda pemilik butik dan beberapa karyawan nya."
"Bukan itu maksud saya Pak."
"Terus?"
"Keluarga Pak Janpilan."
"Oh mama sama papa udah kemarin rencananya Heriyanto sama Felisha tadi siang.
"Felisha siapa?"
"Pacar Heriyanto."
"Oh tapi kayak familiar ya namanya?"
"Dia seorang model!"
"Oh!"
kita sudah sampai." beritahu Pak Janpilan saat mereka sudah memasuki halaman parkir sebuah butik besar di kota ini. nama yang tersemat besar pada halaman depan butik selama ini Riyanti hanya melihat dari luar. hari ini Riyanti berkesempatan untuk mencoba baju yang dari butik ini sungguh pengalaman yang baru.
Namun saat akan membuka pintu mobil, Riyanti melihat seorang wanita turun dari mobil dan memasuki butik dengan anggunnya wanita tersebut adalah Rossi teman rusuh di kelas.
"Pak Panggil Riyanti
"Iya."
"Lain kali aja kita ke sini ya!"
"Kenapa?"
"Itu Riyanti sambil menunjuk kepada wanita yang dimaksud dengan isyarat bibirnya
"Siapa?"
"Rossi!" si mulut ember."
"Kamu kenal?"
"Iya kan mahasiswa Bapak juga."
Bersambung........
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏🙏
yuk ikuti karya author ceritanya seruloh
__ADS_1