
"Om tenang saja Naira bisa berakting kok, cuman hanya nasibnya aja kurang beruntung tidak bisa jadi artis." ucap Naira sambil cengengesan.
Randy menghentikan mobilnya di salah satu butik terkenal di kota Jakarta.
"loh mas kita ngapain kemari?
"Kita mau beli baju, Kan tidak mungkin kita beli sembako di butik!"
Randy menarik tangan Naira masuk ke dalam butik.
"Selamat datang tuan AKBP Randy yang terhormat Apa ada yang bisa kami bantu? sapa salah satu pegawai yang bekerja di butik itu
"Tolong pilihkan pakaian yang cocok dan cantik untuk dia." ucap Randy sembari menunjukkan Naira kepada pegawai butik itu. Pemilik butik pun datang menghampiri Randy.
"Wow Ada angin apa Tuan Randy Himalaya singgah di butik saya?
"Saya ingin kalian memberikan pakaian yang terbaik yang kalian rancang kepada wanita Dia." ucap Randy kepada Yuna.
"Apa dia kekasihmu?
"Jangan banyak bertanya. Kerjakan apa yang saya katakan." ujar Randy sambil menatap Yuna dengan tatapan tidak bersahabat.
Hal itu membuat nyali seorang Yuna menciut ketika AKBP Randy melototkan matanya.
Sudah beberapa pakaian yang dicoba oleh Naira dan pilihan jatuh kepada gaun berwarna silver selutut membuat aura kecantikan Naira semakin terpancar. Apalagi ketika Naira memakai sepatu yang sedang dengan gaun yang ia pakai membuat aura kecantikan Naira semakin terpancar.
Bahkan Ibu Anjani selaku ibu kandungnya sendiri pasti tidak akan mengenali Naira karena penampilan Naira benar-benar sangat berubah.
"Bagaimana menurut anda Tuan Randy, Apa pakaian yang digunakan oleh Naira sudah cocok menurut anda?tanya Yuna kepada Randy.
"Kerja yang bagus!" gue suka penampilannya yang seperti ini tolong permak dia sedemikian rupa." ucap Randy di kepada Yoona.mata Randy Randy terus memandangi Naira yang begitu mempesona menurutnya. Randy tidak menyangka kalau Naira dipermak sedikit saja, Naira sangat cantik dan mempesona.
Randy mengembangkan senyumnya
" Perfect "kita langsung berangkat yuk Nanti kita telat Jam sudah menunjukkan pukul jam enam sore.
__ADS_1
" Ayo siapa takut." ucap Naira sambil langsung menggandeng tangan Randy tanpa merasa sungkan sedikitpun.
Melihat tangan menggandeng tangannya, Randy mengembangkan senyumnya. Padahal Naira hanya melakoni aktingnya. Naira tahu kalau Randy mengajak Naira ke pesta ulang tahun temannya, agar Randy tidak menjadi bahan olok-olokan di sana. Dan Naira pasti akan mereka anggap sebagai kekasih Randy. hingga Naira mulai melakoni aktingnya.
"Mas Kenapa senyumnya senyum seperti itu?
"Naira jelek ya Mas?
"Tidak kamu cantik, sangat cantik."
"Sudah dong Mas jangan menggombal, Mas serius sayang, kamu itu cantik.x
"amApa Mas?
"Mas Panggil Naira apa?
Randy tidak menjawab ia memilih untuk pergi ke kasir untuk melakukan pembayaran.
"Berapa Mbak Yuna?
mendengar nominal yang dikatakan Yuna kepada Randy, Naira membulatkan matanya.
"Apa?
"Pakaian seperti ini saja hampir 10 juta?"
"Yang benar aja dong Mbak,"
"Sudah Mas, lebih baik bajunya tidak jadi deh. baju Naira yang tadi juga masih bagus kok dan tidak buruk-buruk amat."ucap Naira kepada Randy. karena Naira tidak ingin menghabiskan uang Randy hanya untuk membeli pakaian untuknya.
"Sudah tidak apa-apa, ucap Randy di sambil memberikan kartu black card nya kepada Yuna.
setelah melakukan pembayaran, Randy menarik tangan Naira keluar dari butik. Setelah berada di dalam mobil, Naira terus saja mengoceh kepada Randy yang menghabiskan begitu banyak uang untuk Naira.
"Mas uang 10 juta bukan sedikit loh, Itu sudah sudah bisa digunakan untuk biaya uang semester kalau Naira kuliah. lain kali tidak perlu seperti itu menghambur-hamburkan duit untuk sesuatu yang tidak penting. Masih banyak orang-orang yang lebih membutuhkan." ucap Naira kepada Randy. Tetapi Randy hanya terdiam saja dan menyetir menatap ke depan.
__ADS_1
Merasa tidak mendapat jawaban dari Randy Naira akhirnya diam dan berhenti mengomel kepada Randy.
sekitar 30 menit dalam perjalanan mereka tiba di salah satu restoran bintang 5 yang ada ada di kota Jakarta. Randy memasuki areal perparkiran restoran. Terlihat disana teman-teman Randy sudah berdatangan untuk menghadiri ulang tahun salah satu teman Randy.
Akting Naira Memang luar biasa. mereka terlihat pasangan yang berbahagia.
"Hai bro ternyata kamu sudah datang, kata salah satu teman Rendy.
"Tumben amat lo tidak datang sendirian?
"Ini siapa?
"Hallo perkenalkan saya Naira calon istri Mas Randy." ucap Naira kepada Gibran
"Hello saya Gibran, senang berkenalan dengan kamu Naira." Naira mengembangkan senyumnya kepada Gibran. Tetapi Randy begitu terkejut ketika mendengar Naira mengatakan kalau Naira calon istri Randy. Padahal Randy belum memberitahu kepada Naira bahwasanya Randy ingin mengatakan kalau Naira kekasihnya kepada teman-temannya. agar teman Randy tidak mengolok oloknya lagi dan mengatakan perjaka tua.
Terlihat teman-teman Randy datang menghampiri Randy dan Naira memberi salam kepada Randy dan Naira.
"Cie ....."tidak datang sendirian lagi nih, sudah bawa pasangan, dapat daun muda lagi." ucap Yuni salah satu teman kampus Randy saat duduk di bangku kuliah. Yuni sudah menikah dengan seorang dosen dan sudah memiliki anak.
"Iya mbak, doain saja lancar." ucap Naira asal. sepertinya akting Naira kali ini membuat teman teman Randy terhipnotis. Randy menggelengkan kepalanya melihat kemampuan Naira yang pintar berakting di depan teman-temannya. Padahal hubungan Randy dan Naira sesungguhnya tidak seperti yang dikatakan oleh Naira kepada teman-teman Randy.
Acara itu terlihat cukup meriah, bahkan salah satu artis terkenal di undang. Untuk menghibur para tamu undangan yang datang menghadiri pesta ulang tahun salah satu teman Rendy.
"Mas sepertinya yang ulang tahun orang yang berada ya?
"Iya, Dia anak dari seorang menteri yang ada di negara kita."
"Oh ya!"ucap Naira begitu terkejut Mendengar bahwa teman Randy yang berulang tahun adalah salah satu putra dari seorang menteri.
"Mas hebat ya punya teman-teman yang berkelas. Sedangkan teman-teman Naira hanya golongan pemulung ke bawah ucap Naira sambil nyengir.
Bersambung.....
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏🙏
__ADS_1