Jatuh Cinta Karna Kentut

Jatuh Cinta Karna Kentut
REIHAN TERPOSANA


__ADS_3

"Apa Mama marah sama Linda ?


"Tidak sayang!" kamu berdoa saja semoga kelak kehidupan rumah tanggamu, menjadi rumah tangga yang sakinah mawadah warohmah. ucap Ibu Sania kepada Linda sembari langsung mengecup kening Linda untuk memberikan kekuatan kepada Linda.


Keesokan harinya Randy terbangun dari tidurnya. Sementara Reihan sudah bersiap-siap untuk berangkat ke tempat kost linda untuk menjemput Linda dan juga kedua orang tuanya.


"Kak Reihan pamit dulu, Reihan ingin menjemput Linda dan juga kedua orang tuanya.


"Memangnya akad nikahnya Dilaksanakan bukan di rumah ini?


"Tidak Kak," akad nikahnya dilaksanakan di kediaman Om Andruw."


"Tapi kenapa harus di sana?


"Tidak apa-apa Kak,"Reihan hanya meminta tolong kepada Om Andruw dan juga tante Mira mengurus segala sesuatu untuk pernikahan Reihan.


Rendy pun menganggukkan kepalanya.Ia setuju akad nikah dilaksanakan di rumah om Andruw Kakak dari Papa mereka.


"Jadi kakak harus ke sana nih ceritanya?


"Iya dong Kak," lebih baik Kakak cepat bersiap-siap. Agar kakak tidak terlambat karena Reihan dan keluarga Linda akan langsung ke sana." ucap Reihan kepada kakaknya.


"Ya sudah kalau begitu kamu hati-hati saja, jangan ngebut. lebih baik kamu minta tolong kepada supir untuk menghantarkan kamu." ucap Randy kepada Raihan.


Tidak perlu kak, Reihan Bisa nyetir sendiri kok." kemudian Reihan pun berpamitan kepada Randy untuk pergi menjemput Linda dan kedua orang tuanya.


Setelah melakukan perjalanan kurang lebih 30 menit, Reihan tiba di tempat kos Linda. Dan tampak Linda, ibu Sania dan Pak Burhan sudah menunggu kedatangan Reihan.


"Assalamualaikum Pa.... ma..."sapa Reihan Setelah tiba di tempat kos Linda.


"Waalaikumsalam nak!" sahut Pak Burhan. Kemudian mereka pun langsung berangkat menuju kediaman om Andruw dan tante Mira tetapi sebelumnya Reihan menghentikan mobilnya di sebuah butik untuk mengambil pakaian yang sudah dipesan Reihan sebelumnya.


Kemudian mereka beralih ke sebuah salon yang letaknya tidak jauh dari butik itu. Linda rias di sana dan mengganti pakaiannya yang sudah dipesan Reihan dari butik ternama langganan Tante Mira. Ketika Linda sudah selesai dirias,sudah terlihat anggun dan cantik. Hal itu membuat Reihan langsung terpesona melihat kecantikan Linda.


"Wow cantik banget." gumam Reihan di dalam hati. Padahal selama ini ia melihat Linda tampak biasa-biasa saja. Karena Linda sama sekali tidak pernah berdandan. Bahkan jika Linda pergi ke kantor hanya menggunakan pakaian yang biasa digunakannya ke kampus.


"Bagaimana menurutmu mas penampilan Linda?

__ADS_1


"Cantik dan anggun jawab Reihan singkat sedangkan ibu Sania hanya mengembangkan senyumnya. Melihat putri semata wayangnya Yang sebentar lagi akan melepas masa mudanya.


"Kamu cantik banget nak." ucap Pak Burhan sembari merangkul Putri kesayangannya.


"Papa bisa saja kalau ngejek Linda.


"Emang Putri Papi yang cantik. Tapi Putri Papi aja yang tidak pernah berdandan seperti wanita-wanita lainnya." ucap pak Burhan


"Biarin aja!" tapi kalau cinta ya tetap cinta walaupun melihat Linda dengan apa adanya.


"Ya Tapi perlu juga sedikit berdandan nak." ucap Pak Burhan sambil terkekeh. Hal itu mampu membuat suasana menjadi hangat. Mereka pun tertawa lepas, Melihat Linda yang begitu akrab terlihat jaim kepada Pak Burhan.


****


Reihan langsung melajukan mobilnya ke arah jalan raya menuju rumah utama Om Andruw dan juga tante Mira. Riyanti dan Janpilan yang dapat undangan dari Om Andruw dan juga tante Mira meminta mereka segera datang ke rumah utama om Andruw. Membuat Riyanti sedikit heran karena sebelumnya om Andruw dan tante Mira tidak memberitahu kepada Riyanti mengenai pernikahan Linda yang akan dilaksanakan di sana.


Janpilan sengaja tidak memberitahu kepada Riyant untuk memberikan kejutan kepada Riyanti.


"Mas ada apa sih Kok tiba-tiba papi sama mami meminta kita segera datang ke rumah utama? tanya Riyanti. Karena dirinya sangat penasaran.


"Kan kamu juga tahu Mas hanya ke kantor dan setelah pulang dari kantor langsung pulang ke rumah." ucap Janpilan kepada Maya. Membuat Maya langsung percaya begitu saja kepada suaminya.


Setelah Ibu Anjani, Naira dan juga Riyanti pun sudah bersiap berangkat ke rumah utama keluarga Om Andruw. Janpilan langsung melajukan mobilnya ke arah jalan raya menuju rumah utama keluarga Om Andruw.


Setelah tiba di sana, alangkah terkejutnya rianti melihat dekorasi rumah utama keluarga Om Andruw begitu berbeda seperti Ada yang ingin menikah.


"Mas ada acara apa sih kok sepertinya ada yang ingin melaksanakan akad nikah? tanya Riyanti penasaran.


"Sudah Sayang lebih baik kita turun dan melihat acara apa sebenarnya ada di rumah Mami dan Papi." ucap janpilan kepada istrinya sambil langsung meraih tangan istrinya turun dari dalam mobil. Perut buncit Riyanti yang sudah membesar membuat Riyanti sedikit kesusahan turun dari mobil.


"Aduh ribet banget sih turun dari mobil ini dengan perut buncit seperti ini." gerutu Riyanti sambil mengelus perut buncitnya.


"Iya sayang kamu gendutan!"


"Apa Mas?


"Riyanti gendutan seperti ini semua gara-gara Mas ." ucap Riyanti sambil memanyunkan bibirnya. Membuat janpilan langsung terkekeh dan mengecup bibir manis Riyanti.

__ADS_1


"Cuupp


"Mas.... kira-kira dong emangnya kita berdua disini?ada ibu dan Naira tuh di sini." ucap Riyanti komplain.


"Habis tuh bibir di monyongin," ya Mas gemes lah lihatnya." ucap janpilan tanpa merasa bersalah.


"Mas Memang dibilangin ngeyel."


"Sudah sudah...... itu aja diributin. Lebih baik kita langsung masuk ke dalam." ujar Ibu Anjani sembari langsung berjalan meninggalkan Riyanti dan Janpilan di sana. Sementara Naira mengikuti Ibu Anjani.


"Gara-gara kamu tuh mas."


"Kok Jadi mas yang disalahin sih?


"Terus siapa lagi yang mau Riyanti salahin?


Janpilan hanya terdiam sembari langsung menggandeng tangan istrinya, berjalan masuk ke rumah utama keluarga Om Andruw dan juga tante Mira.


Pelan-pelan Janpilan menuntun Riyanti berjalan masuk ke rumah. Tante Mira yang melihat kedatangan Riyanti, tampak langsung berlari kecil menghampiri menantunya.


"Sayang kamu sudah datang? sapa tante Mira sambil langsung memeluk Riyanti.


"Maaf kami terlambat mom...." maklum jalan menantu Mami sudah seperti bebek." ucap Janpilan yang mampu membuat Riyanti sedikit kesal.


Riyanti langsung menepuk punggung suaminya karena dirinya dikatakan berjalan seperti bebek.


"Kamu ini ya ngomong tidak ada ngerem sedikitpun. Kamu pikir jadi seorang wanita mudah? jangan asal buat anak kamu kalau kamu tidak pernah merasakan sakitnya hamil dan juga melahirkan." ucap tante Mira kepada putranya karena kesal melihat putranya mengatai jalan Riyanti seperti bebek.


Padahal niat Janpilan hanya untuk menjahili istrinya.


"Maaf mom," Tadi Janpilan hanya bercanda kok.


"Bercanda itu ada batasnya lihat tuh menantuku sudah kelelahan berjalan karna membawa bawa anak kamu kemana mana, bukannya kamu gendong malah kamu katain." ucap tante Mira sembari langsung memukul jidat Janpilan.


Bersambung.....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2