
Setelah melakukan perjalanan kurang lebih 45 menit tepatnya pukul jam 19. 30 Mereka pun tiba di tempat kos Linda. Reihan langsung menghentikan mobilnya di halaman kostan Linda.
Reihan pun ikut mampir ingin berbicara kepada Pak Burhan dan juga Ibu Sania mengenai tujuannya meminta pak Burhan dan ibu Sania datang ke Jakarta.
****
"Pa ...ma...."Reihan mau ngomong sesuatu kepada Papa dan Mama!"
Pak Burhan menganggukkan kepalanya pertanda dirinya setuju untuk mendengarkan apa yang akan dikatakan Reihan kepada mereka.
"Pa..... ma...." sebelumnya Reihan meminta maaf kepada Papa dan Mama atas kelancangan Reihan meminta Papa dan Mama mendadak datang ke Jakarta.
"Sebenarnya tujuan Reihan meminta papa dan mama datang ke Jakarta karena Reihan ingin melamar Linda menjadi istri dan Reihan dan meminta restu kepada Papa dan Mama."
Mendengar apa yang dikatakan Reihan, Pak Burhan begitu terkejut akan apa yang didengarnya.
"Kamu serius nak?
"Iya Pa!" Reihan serius dan mohon restu Papa dan Mama."
"Tapi pernikahan itu sakral nak bukan untuk main-main."
"Raihan serius pa!" untuk itu Reihan ingin langsung melamar Linda.
Pak Burhan menatap linda dengan intens.Pak Burhan sama sekali tidak mengerti jalan pikiran putrinya, yang tiba-tiba ingin menikah dadakan.
"Izinkan saya berbicara dengan Putri ku dulu."
Pak Burhan pun bertanya kepada linda.
"Apa yang terjadi sehingga kamu mendadak ingin menikah?
"Apakah kamu hamil? Timpal Ibu Sania
"Tidak ma......linda tidak hamil."
"Tapi mengapa rencana pernikahan kalian mendadak seperti ini? apalagi kalian bilang menikah besok?"
"Tidak ma....."percaya sama Linda. Linda tidak hamil kok.
"Iya Pa....ma....."Linda tidak hamil. tapi Reihan sangat mencintai Linda sehingga Reihan ingin langsung menikahi Linda.
"Kalau menurut kalian itu sudah keputusan kalian Papa bisa apa? Papa hanya merestui kalian." ucap Pak Burhan dan juga Ibu Sania membuat hati Reihan sangat lega. Setelah berbicara panjang lebar kepada Pak Burhan dan juga Ibu Sania, Reihan pun berpamitan untuk pulang.
"Pa.....ma..." Reihan pamit pulang dulu soalnya ini sudah larut malam!"
"Iya hati-hati di jalan nak."Ujar Pak Burhan dan ibu Sania
Linda menghantarkan Reihan sampai mobilnya.
"Mas.... Mas serius mau nikahin Linda?
"Kok kamu masih bertanya itu lagi sih sayang? kamu meragukan cinta mas?
"Tapi mas baru satu malam saja kita dekat Bagaimana mungkin bisa Mas ingin langsung menikahi Linda?"
"Sudah Jangan dipikirkan yang penting persiapkan dirimu besok jam 10 pagi Mas sudah menjemput kamu, papa dan mama." ucap Reihan kepada Linda. Sambil langsung mengecup kening Linda.
"Mas pamit dulu mimpiin mas ya sayang!"
__ADS_1
ucap Reihan sembari langsung masuk kedalam mobilnya. Ia pun melambaikan tangannya kepada Linda dan langsung melajukan mobilnya ke arah jalan raya menuju rumah utama keluarga Reihan.
Reihan hidup bersama AKBP Randy. Kedua orang tua mereka sudah meninggal. Akibat kecelakaan yang menimpa kedua orang tua mereka. Sehingga Reihan lah yang menjalankan perusahaan milik keluarganya. sementara Randy memilih mengabdikan diri sebagai abdi negara.
Tetapi Randy tidak lepas tangan begitu saja kepada Reihan. Sesekali Ia juga membantu Reihan untuk menyelesaikan beberapa masalah di perusahaan keluarga mereka.
Setelah melakukan perjalanan kurang lebih 30 menit, Reihan tiba di rumah utama keluarga mereka.
Randy yang melihat kedatangan adiknya pun langsung menyambut dengan senyuman.
"Ada apa kamu meminta Kakak menunggumu sampai selarut ini?"ucap Randy ketika melihat adiknya sudah keluar dari mobil.
"Lebih baik kita masuk dulu Kak baru kita bicarakan di dalam."Ucap Reihan kepada Randy
"Kak tunggu sebentar, Reihan mau membersihkan diri dulu."ucap Reihan
AKBP Rendy menganggukan kepalanya dan Reihan pun langsung meninggalkan kakaknya duduk di sofa sambil menonton siaran televisi.
Setelah selesai melakukan ritual mandinya Reihan menghampiri Randy yang sedang duduk di ruang tamu sembari menikmati siaran televisi.
"Kak ada sesuatu yang ingin Reihan bicarakan kepada kakak!"
"Apa itu?
"Apa ada masalah di kantor?
"Tidak Kak!"
"Jadi ada apa?
Raihan mulai memutar-mutar tangannya itu kebiasaan baginya jika dirinya gugup dan kwatir. Ia merasa khawatir Randy akan marah kepadanya .
"Ada apa Langsung kasih tahu aja tidak perlu berbelit-belit.
"Menikah?
"Memangnya Sejak kapan kamu punya pacar lagi setelah ditinggal sama Anita?
Raihan menggelengkan kepalanya membuat Randy semakin penasaran dengan sosok adiknya yang mengatakan kalau adiknya akan segera menikah.
"Pokoknya Reihan ingin menikah besok."
"Apa?
"Besok?
"Kamu pikir menikah itu main-main!"
"Memangnya siapa yang bilang kalau menikah itu main-main ka?"
"lah sejak dulu kamu kan main-main sama perempuan. Apalagi setelah kamu putus dengan Anita, kamu selalu gonta-ganti pacar dan tidak pernah ada yang serius.
"Belum ada yang pas saat itu."
"Memangnya siapa wanita yang mau menikah dengan kamu."
"Kakak juga kenal kok!"
"Siapa dia?
__ADS_1
" Dan kenapa tiba-tiba kamu ingin menikahinya?
"Reihan melakukan kesalahan besar kepadanya."
"Maksud kamu?
"Kemarin kami kejebak banjir di kantor dan hujan sangat lebat. Sehingga kami harus menginap di kantor. dan kebetulan situasinya semakin runyam ketika lampu listrik mati. Kemungkinan karena banjir melanda kota Jakarta. Sehingga aku terbuai dengan suasana dan aku merenggut kesucian wanita itu yang merupakan karyawan Reihan sendiri.
Reihan sudah berjanji pada diri Reihan sendiri jika Rehan menemukan wanita suci maka Reihan pasti akan menikahinya. yang ternyata wanita itu Reihan lah yang merenggut kesuciannya. Sehingga Reihan ingin langsung menikahinya karena selama ini Reihan tidak pernah menemukan wanita sesuci Linda.
"Linda?
"Maksud kamu Linda yang mana nih?
"Maksud kamu Linda sahabat dari Riyanti?
Reihan menganggukkan kepalanya.
"Ya Allah...... kenapa kamu sampai berbuat seperti itu kepada Linda?
" Apa jadinya nanti jika Riyanti mengetahui kalau kamu menodai sahabatnya?
"Tapi Linda sudah setuju ingin menikah denganku Kak. Dan kedua orang tuanya juga sudah datang ke Jakarta untuk memberi restu kepada kamu.
"Kenapa kamu baru beritahu kepada kakak?
"Reihan takut kakak marah sehingga Reihan menahan nya sendiri. Tetapi Linda dan juga kedua orang tuanya memintaku untuk memberitahu kepada kakak terlebih dahulu baru mereka akan bersedia menikahkan Linda kepada Reihan." ucap Reihan
AKBP Rendy menghela napas panjang Ia pun meraih ponselnya yang ada di saku celananya. Ia ingin menghubungi janpilan. Sahabat sekaligus sepupunya.
"Kakak mau nelpon siapa?
"Janpilan!" agar dia juga ikut menghadiri pesta pernikahan.
"Tidak perlu pesta Kak!" hanya dihadiri kerabat saja."
"Memangnya Janpilan tidak terdapat kamu? bentak RAndy kepada Reihan. Reihan pun menundukkan kepalanya ia tahu kalau kakaknya kesal terhadapnya.
"Apakah kamu sudah menyiapkan segalanya?
"Sudah Kak!"
"Memangnya resepsi pernikahan kamu tidak dilaksanakan?
"Nanti setelah akad nikah."
"Kapan rencana kamu?
"Belum tahu Kak!" menurut Kakak kapan rencana resepsi pernikahannya diadakan?
"Lebih cepat lebih baik. Tidak bagus menunda-nunda.
"Apa kamu sudah memberitahu kepada penghulu?
"Sudah Kak dan mereka sudah sepakat untuk melaksanakan akad nikah jam 11 besok siang
"Apa jam sebelas?
"Kira-kira dong kalau ngomong, ini sudah jam berapa Sudah larut juga kamu baru pulang.
__ADS_1
Bersambung.....
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏🙏