
Ketika, pak Janpilan memberitahu kalau pak Andruw sudah menyetujui hubungan Riyanti dan pak Janpilan, hati Riyanti sedikit lega.
"Pak!" antar saya pulang ke kos!" Riyanti ingin istirahat dulu sebelum kerja."
"Hari ini ngak kerja dulu ya sayang!"
"Loh ngak bisa gitu dong pak, ngak enak sama pak Kaspar, nanti kalau Riyanti dipecat Gimana?
"Ngak apa apa!"
"Kok ngak apa apa sih?" nanti Riyanti kerja dimana? biaya hidup Riyanti gimana kalau ngak kerja pak!"
"Kamu sudah tanggung jawab saya."
"Ngak bisa gitu dong pak!"
"Kenapa tidak?"
"Karna bapak belum jadi suami Riyanti.
"Makanya ini saya mau kamar kamu, sekarang mas masu kamu bawa mas kerumah orangtua kamu."
"Ngak usah ngadi Ngadi deh pak."
"Jangan panggil pak kalau lagi berdua."
"Terus harus panggil apa dong?"
"Gimana enak didengar aja." gimana kalau panggil saya kalau lagi berdua gini panggil sayang?" ucap pak Janpilan
"Sayang!" emangnya kapan jadiannya?" ucap Riyanti.
"Sejak kamu Nanda tangani surat kontrak kerja sama itu " ucap Riyanti.
"Tapi kan pura pura."
"Itu dulu, tapi sekarang tidak."
"Hummm malas berdebat dengan bapak." ucap Riyanti sambil berdiri dari tempat duduknya.
"Mau kemana sayang?"
"Pulang!"
Pak Janpilan mengejar Riyanti. Sayang tunggu dong!"
"Pak Janpilan bin Andruw yang terhormat,saya mau istirahat pulang ke kost. ucap Riyanti kepada pak Janpilan.
"Ya sudah ayo mas antar deh."
Janpilan langsung membuka pintu mobil sport miliknya agar Riyanti masuk dan duduk disamping kemudi."
"Silahkan masuk nyonya Janpilan." ucap Janpilan sembari mengebangkan senyumya.
"Pak!"
"Jangan panggil Bapak!"
"Ya sudah aku panggil mas aja deh."
"iya sayang ada apa?"
"Mas kenapa merubah penampilan?"
"Agar kamu cinta sama mas!"
"Ya ampun mas!" tidak kalau cinta, tidak hanya melihat penampilan dan harta, tapi cinta tulus yang wanita harapkan mas." ucap Riyanti
"Habis yang dekatin kamu banyak sih."
"Emang siapa yang dekatin aku mas?"
__ADS_1
"Tuh Si Rian dang dokter Devan!"
"Ya Allah mas,Riyanti hanya menganggap mereka sebagai teman tidak lebih." ucap Riyanti.
"Iya kamu beranggapan seperti itu!" tapi mereka ?"
" Ah sudah ah ngapain sih harus bahas orang lain." gerutu Riyanti.
"Ya udah deh, mas minta maaf." ucap Pak Janpilan kepada Riyanti.
"Aku mencintaimu sayang!" ucap pak Janpilan sambil mengecup kening Riyanti.
"Mas, memangnya mas tidak malu jika suatu saat mahasiswa mahasiswi mengetahui ini semua?"
"Tidak!" kan kamu calon istri aku!" ngapain harus malu,lagian sebentar lagi kamu juga salah satu pemegang saham kampus.
"Maksudnya?"
"Iya maaf sebelumnya, kalau mas selama ini kasar sama kamu sayang.
"Tapi kenapa mas selama ini dandanannya beda dari hari ini?"
"Karna mas tidak ingin orang lain mengetahui jati diri mas, Mas ingin mencari wanita tangguh seperti kamu." tanpa melihat embel embel harta dan penampilan.
"Tapi aku lebih suka penampilan mas seperti dulu."
"Kenapa?"
"Karna kalau mas setampan ini, bisa bisa kaum hawa tergila gila semua sama mas!" ucap Riyanti sambil cengengesan.
Melihat tawa Riyanti, hati pak janpilan begitu bahagia. Melihat wanita yang sangat ia cintai tertawa lepas didekatnya. Apalagi senyum dan tawa Riyanti begitu manis membuat seorang dosen killer itu semakin jatuh cinta kepada mahasiswa jenius Riyanti.
"Sayang kamu istirahat dirumah aja ya!"
"Tidak boleh mas!"
"Kenapa sayang?"
"Kan ada bibi disana!"
"Maaf mas!" takut ada fitnah." ucap Riyanti menolak permintaan sang dosen yang menjadi kekasihnya.
"Ya sudah deh!" mas jadi tidak sabar halalin kamu sayang." ucap pak Janpilan sambil mengecup bibir manis Riyanti.
"Mas sudah sampai disini aja."
" Kenapa sayang?"
"Ada japet sama Ricardo didepan kost
"Kan nggak apa apa sayang?"
"Mereka pasti ledekin aku nanti."
"kenapa
"Karna mereka tidak ingin aku pacaran sebum aku lulus kuliah. agar aku bisa berhasil kelak."
"Ya sudah tidak apa apa, biar mas yang hadapi.
Riyanti tidak bisa menolak, Akhirnya pak Janpilan ikut ke kost Riyanti.
"Kalian disini?" sudah lama?"
"Sudah Sampai jamuran." ucap Japet.
"Kamu dari mana aja Rin?"
"Ngak dari mana-mana!" tadi ada urusan sama
pak Janpilan.
__ADS_1
"Eh ada Bapak juga!" ucap japet dan Ricardo kompak sambil nyengir.
pak janpilan Hanya tersenyum,
"Oh ya kamu tidak lihat wa grup tidak Rin?"
"Emangnya ad apa ?"
"Berita terkini mengenai Rossi rival Lo selama ini."
"Emangnya Rossi kenapa?"
"Dia ternyata terlibat prostitusi online,
" Kamu jangan nyebar hoax deh."
"Ia ada Video nya, dan viral loh."
"Serius kamu?"
"Iya!" ucap japet sambil memberikan video yang menunjukkan Video Rossi sedang bersama om om, lagi bercumbu mesra.
"Ini pasti bohong kan pet?"
"Tidak itu benar loh dan keaslian Videonya sudah diteliti oleh ahli IT ucap japet dan Ricardo.
"Ya ampun aku ngak nyangka Rossi bisa seperti itu.!"
"Eh tunggu dulu, bukannya Rossi anak orang kaya ya?" kenapa dia berbuat begitu?"
Gaya hidup Rossi yang glamor membuat Rossi harus melakukan itu. Karena orang tuanya sudah tertangkap akibat terlibat kasus korupsi.
"Ya Allah kok bisa Rossi Sampai begitu ya, aduh kasihan kali dia." ucap Riyanti
pak Janpilan yang sudah mengetahui lebih dulu daripada teman teman Riyanti pun tampak biasa aja.
"Sayang kalian lanjutkan dulu Ceritanya, mas mau istirahat didalam dulu " ucap pak Janpilan sambil langsung masuk kekamar Riyanti yang hanya berukuran kecil.
Mendengar panggilan sayang pak janpilan kepada Riyanti, Japet dan Ricardo menatap tajam Riyanti seolah olah minta penjelasan dari Riyanti.
ketika pak Janpilan masuk kekamar Riyanti, pak janpilan mengebangkan senyumnya.
"Kamarnya kecil tapi sangat rapi" gumamnya dalam hati, sambil langsung merebahkan tubuhnya diatas kasur lusuh Riyanti.
"Aku janji akan membuat hidupmu bahagia Sayang!" gumam pak janpilan.
Sementara Japet dan Ricardo langsung menuntut penjelasan dari Riyanti.
"Jelaskan sama kami Mengapa pak memanggilmu panggilan saya
"Maaf japet, Ricardo ada sesuatu hal yang tidak kalian ketahui. Nanti suatu saat pasti akan saya ceritakan sama kalian.
"Kenapa tidak sekarang?"
"Belum waktunya kalian mengetahuinya
"Tapi kami maunya sekarang
"Belum bisa Japet!"
"Ya sudah, kamu menunggu kamu cerita sama kita. Ingat jangan sampai ada yang ditutup-tutupi kita ini sahabat Riyanti.
"Iya aku janji sama kalian, setelah ini aku akan cerita sama kalian." ucap Riyanti kepada kedua sahabatnya agar tidak terus menuntut penjelasan darinya.
Sejujurnya Riyanti masih ragu dengan hubungaanya dengan pak Janpilan, karna Tante Mira yang merupakan ibu kandung dari pak Janpilan belum menyetujui Riyanti menjadi menantunya.
Riyanti bingung harus bagaimana. Disatu sisi Riyanti sudah nyaman dengan Pak Janpilan dan disisi lain Riyanti ragu akan Tante Mira bisa menerimanya atau tidak.
Bersambung......
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓💓💓🙏🙏💓
__ADS_1