Jatuh Cinta Karna Kentut

Jatuh Cinta Karna Kentut
KELAHIRAN PUTRI FELISHA


__ADS_3

"Rumah sakit terdekat dari sini." Heriyanto dan Papi sudah membawa Felisha ke rumah sakit. sedangkan Mami ingin mempersiapkan perlengkapan bayinya.


"Iya sudah mom!" nanti Janpilan akan kesana setelah urusan kantor selesai. ini sudah malam tidak enak meninggalkan istriku Riyanti sendirian di rumah.


"Iya nak!" terima kasih banyak."


Sementara di tempat lain, Felisha menjerit-jerit minta tolong karena dirinya merasakan sakit yang ia rasakan. Membuat Heriyanto semakin khawatir dengan kondisi Felisha . Felisha pun langsung dilarikan ke ruang bersalin. Berharap bisa melahirkan normal. Tetapi ketika dokter memeriksa kondisi kehamilan Felisha. hingga dokter memutuskan kalau Felisha melahirkan secara sesar.


"Mas sakit....


"Aduh Mas sakit ....." teriak Felisha yang merasakan amat sakit di bagian perutnya.


"Kamu yang kuat ya sayang demi anak kita dan Mas. Mas yakin kok kamu wanita yang kuat jadi Mas mohon kamu jangan menyerah ya sayang ucap Heriyanto sambil mengecup kening Felisha.


Setelah Hariyanto menandatangani kalau Felisha melahirkan secara sesar, Dokter langsung mengoperasi Felisha.agarbbau yang ada di dalam kandungan Felisha dapat diselamatkan. Mengingat kondisi kesehatan Felisha sudah semakin drop. Hingga dokter segera mengabil keputusan untuk melakukan tindakan operasi malam itu juga. Selama empat puluh lima menit berada di ruang operasi, Bayi Felisha berhasil dikeluarkan dan bayinya berjenis kelamin wanita.


"Selamat ya bu Putri Ibu cantik dan sempurna!" ucap Suster itu kepada Felisha.


"Terima kasih Dokter.... suster, Kalau tidak ada dokter entah apa yang sudah terjadi kepadaku.


ucap Felisha


"Sama-sama Nyonya Haryanto?" ini sudah tugas dan tanggung jawab Kami sebagai seorang dokter.


Ketika bayinya sudah dibersihkan suster yang bertugas membantu dokter mengoperasi Felisha pun langsung memanggil Heriyanto. untuk mengazani putrinya


"Dengan keluarga Pak Haryanto! Panggil Suster itu


"Saya sus!" saya suaminya." ucap Heriyanto sembari langsung berlari kecil menghampiri Suster itu.


"Selamat ya Pak Putri anda sudah lahir dan keadaannya sehat walafiat."

__ADS_1


"Mendengar apa yang dikatakan suster hati Haryanto begitu bahagia. Apalagi Haryanto mendengar kalau operasinya berjalan dengan lancar tanpa kekurangan sesuatu apapun.


"Terima kasih Dokter Apakah saya dapat menemui Putri dan istri saya?


"Biarkan dokter yang memutuskan pak!" saya tidak ada wewenang untuk memutuskan Anda bisa masuk menjenguk istri Anda atau tidak.


kemudian dokter keluar dari ruang operasi. Haryanto langsung menghampiri dokter itu dan bertanya mengenai kondisi istrinya dan putrinya.


"Bagaimana keadaan istri saya dokter apa dia baik-baik saja?


"Alhamdulillah operasinya berjalan dengan lancar dan Putri Anda sangat sehat. Sebentar lagi istri anda akan dipindahkan ke ruang rawat inap ucap dokter itu sambil mengembangkan senyumnya.


"Apakah saya dapat melihat istri saya dokter?"


"Bisa pak!" tapi setelah ibu Felisha dipindahkan ke ruang rawat inap. Bapak sabar saja sebentar lagi Ibu Felisha akan dipindahkan.


Haryanto bernapas lega, karena mengetahui kalau istrinya baik-baik saja dan putrinya juga sehat .


"Selamat ya Nak kamu sekarang sudah menjadi seorang ayah." ucap om Andruw sembari memeluk putranya.


"Terimakasih Pa!" Papa selalu ada buat Heriyanto. Saat Heriyanto sedang susah maupun senang.


"Sama-sama nak!" ini sudah kewajiban Papa sebagai orang tua, kamu juga akan melakukan hal yang sama kepada putra-putri kamu kelak. dan Papa juga berharap kalau hidup kalian akan bahagia nantinya.ucao om Andruw


"Terima kasih atas doa dan dukungan papa sama Kami, Entah bagaimana Kami nanti membalaskan kebaikan Papa selama ini.


"Kamu tidak perlu memikirkan membalaskan kebaikan orang tua. Cukup hanya tunjukkan kepada orang tua kamu bahwa kamu lelaki sejati dan bertanggung jawab. Jangan sampai kamu mempermalukan orang tua kamu. Papa berharap kalian menjadi keluarga yang sakina mawadah warohmah. ucap om Andruw.


****


Tante Mira sudah berada di rumah sakit dengan membawa perlengkapan bayi dan juga susu untuk ibu menyusui. Ketika tante Mira sudah berada di ruang rawat inap Felisha, Tante mira langsung memeluk Felisha dan mengucapkan selamat kepada Felisha dan juga Heryanto. "Selamat ya nak!" kalian sudah menjadi seorang ayah dan ibu, semoga kelak kalian menjadi keluarga yang sakinah mawadah warohmah dan cucu-cucuku menjadi saleh dan salehah ucap tante Mira sembari memeluk Felisha dan juga Haryanto.

__ADS_1


Tiba-tiba Haryanto Langsung menangis histeris dan bersujud di kaki tante Mira membuat tante Mira begitu terkejut dengan sikap putranya.


"Ada apa Nak?" Kenapa kamu Menangis?"


"Maafkan Heriyanto yang selama ini belum berbakti kepada mami. Sekarang Hariyanto sudah mengetahui betapa besarnya pengorbanan Mami selama ini kepada kami anak-anakmu. ucap Heriyanto sembari terisak.


"Sudah Nak?" itu sudah menjadi kuadrat seorang wanita sempurna. Pasti akan merasakan hal yang sama seperti yang dirasakan Felisha.


"Yang penting kamu bersikap lebih baik kedepannya, Mami hanya mendoakan kalian agar hidup kalian bahagia."ucap tante Mira kepada Hariyanto.


Haryanto bersujud kepada tante Mira karena ia membayangkan betapa besarnya pengorbanan seorang wanita untuk melahirkan seorang anak ke dunia ini. Wanita mengorbankan masa mudanya dan nyawanya hanya untuk melahirkan seorang keturunan dari suaminya.


"Terimakasih Mami!" Mami sudah melakukan yang terbaik buat kami anak-anakmu. Sekarang tugas kami ingin membahagiakan mami." ucap Heriyanto sambil menatap tante mira dengan tatapan sendu. Felisha yang melihat suaminya menyesali dirinya selama ini kurang berbakti kepada orangtuanya, mengembangkan senyumnya. Ia begitu bahagia yang ternyata suaminya sudah menyadari betapa besarnya pengorbanan seorang wanita.


Di tempat lain tepatnya di Himalaya group, Linda tampak kesal dengan sosok Pak Bos Raihan. Yang selalu mengatainya gajah bengkak. Bahkan ketika memanggil Linda ia selalu memanggil Linda dengan sebutan gajah.


"Ya Allah terus gimana sih besarku sehingga pas Bos gendeng itu mengatakan gue sebesar gajah bengkak? gumam Linda dalam hati


"Dasar Bos tidak ada akhlak!"umpat Linda yang masih bisa didengarkan oleh Pak Raihan.


"Gajah bengkak kamu ngapain di situ?" tidak perlu mengumpat saya silakan kembali bekerja perintah Pak Rehan kepada Linda.


"Bos songong!" umpat Linda kembali, sambil berlalu dan mengerjakan pekerjaannya kembali sesuai yang diperintahkan oleh Pak Rehan.


"lebih baik gue diam saja deh daripada harus melawan Bos songong itu. ucap Linda dengan nada mengecil sambil berkutat di hadapan laptopnya.


Tiba-tiba suara dering ponsel Linda pun terdengar. ia melihat yang menghubungi dirinya adalah Japet.


"Ada apa lagi sih?" ini orang menghubungiku disaat waktu yang gak tepat. Tidak tahu apa bos songong itu lagi ngomel melulu dari tadi." gumam Linda sembari langsung menekan tombol hijau yang ada di layar ponselnya.


Bersambung......

__ADS_1


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏🙏🙏


__ADS_2